Bisnis UMKM sebenarnya tidak selalu memerlukan modal yang besar. Ini bergantung pada fokus usaha yang Anda jalankan. Meski demikian, Anda memang harus menyiapkan dana modal dalam jumlah cukup sehingga operasional bisnis bisa berjalan lancar dan sesuai dengan harapan.
Namun, nyatanya tidak semua masyarakat yang ingin berbisnis memiliki modal yang cukup untuk memulai usahanya. Alhasil, masyarakat harus mendapatkan bantuan modal usaha sehingga bisnis dapat tetap berjalan sebagaimana mestinya. Salah satu cara mendapatkan bantuan usaha dagang melalui lembaga pembiayaan seperti perbankan.
Langkah Pengajuan Pinjaman Bank untuk Bisnis UMKM
Meski demikian, pengajuan permintaan bantuan UMKM bukan menjadi perkara yang mudah. Bank memiliki sejumlah aturan yang sangat ketat, salah satunya pada daftar modal usaha sehingga hanya pebisnis yang bisa memenuhi semua aturan dan syarat yang ditentukanlah yang dapat memperoleh bantuan modal dari bank.
Ini artinya, agar permohonan pengajuan modal untuk bisnis UMKM Anda mendapatkan persetujuan dari bank, pastikan Anda tahu bagaimana langkah mengajukan pinjaman untuk modal usaha UMKM, seperti berikut ini.
1. Menentukan Jenis Pinjaman Sesuai Kebutuhan
Umumnya, daftar modal usaha untuk sektor UMKM terbagi menjadi dua jenis, yaitu Kredit Investasi dan Kredit Modal Kerja. Kredit Investasi adalah bentuk bantuan modal usaha yang umumnya dipakai oleh debitur yang telah mempunyai modal tetapi ingin melakukan pengembangan bisnis yang dijalani.
Terkait dengan jenis bantuan usaha dagang ini, umumnya bank akan memberikan jangka waktu sampai lima tahun. Sementara itu, Kredit Modal Kerja memiliki tujuan untuk mendapatkan modal awal atau modal tambahan. Jenis pinjaman bantuan UMKM ini memiliki jangka waktu selama setahun. Pastikan Anda memilih jenis pinjaman usaha yang sesuai kebutuhan.
2. Mengajukan Pinjaman dengan maupun Tanpa Agunan
Langkah berikutnya adalah menentukan jenis pinjaman, apakah dengan agunan atau tanpa agunan. Perlu Anda ketahui bahwa pinjaman dana yang diajukan dengan agunan maupun tanpa agunan punya nilai lebih dan kurangnya sendiri. Jadi, sebaiknya Anda mempertimbangkan semua aspek tersebut dengan baik sebelum memutuskan.
Pinjaman modal dengan agunan punya keunggulan dari segi bunga yang relatif rendah, jangka waktu yang cenderung lebih panjang, dan nominal pinjaman lebih besar sesuai jaminan yang diberikan. Meski begitu, jenis pinjaman ini memiliki nilai minus berupa proses pencairan dana yang lebih kompleks dan rumit. Sebab, kreditur tentu memiliki banyak pertimbangan sebelum memberikan pinjaman, salah satunya survei tempat usaha.
Sementara itu, bantuan modal usaha tanpa agunan lebih mudah diajukan tanpa memerlukan jaminan. Selain itu, proses pencairan uangnya juga lebih cepat. Sayangnya, bunga yang dibebankan lebih tinggi dengan jangka waktu lebih singkat. Tak hanya itu, nominal pinjaman yang Anda dapatkan juga lebih kecil.
3. Menyiapkan Dokumen dan Syarat Lain yang Dibutuhkan
Langkah paling penting dalam mengajukan bantuan daftar modal usaha ke bank adalah menyiapkan semua berkas yang dibutuhkan, seperti berikut ini.
- Kartu Identitas (KTP).
- Kartu Keluarga (KK).
- Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atau Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak.
- Melampirkan rekening koran selama 3 bulan terakhir.
- Memiliki kelengkapan surat-menyurat terkait usaha.
Sementara itu, untuk para pemilik usaha UMKM yang bekerja sebagai karyawan di suatu perusahaan, bank juga mewajibkan calon debitur melampirkan slip gaji bulanan. Cek semua berkas dan pastikan tidak ada yang Anda lewatkan. Sebab, bukan tidak mungkin pihak bank akan menolak pengajuan bantuan usaha dagang yang Anda ajukan karena dokumen tidak lengkap atau tidak memenuhi persyaratan.
Tak hanya itu, umumnya pihak bank akan menanyakan atau meminta calon debitur memberikan surat-surat yang berkaitan dengan aset yang dimiliki untuk dijadikan jaminan pinjaman. Ini berarti, apabila Anda tidak dapat melunasi bantuan UMKM yang diberikan, maka kreditur atau bank akan menggunakan jaminan yang Anda berikan untuk menutup atau melunasi pinjaman yang diberikan pada debitur.
Meski begitu, berbeda halnya jika Anda mengajukan daftar modal usaha pada pihak lembaga pembiayaan tanpa jaminan. Misalnya permohonan untuk bantuan modal kepada lembaga pembiayaan non-bank atau lebih dikenal dengan sebutan financial technology alias fintech.
4. Memahami dengan Baik Konsep 5C
Langkah terakhir dalam pengajuan bantuan UMKM adalah memastikan bahwa Anda memahami konsep 5C yang populer di sektor usaha, yaitu Capacity, Collateral, Character, Conditions, and Capital. Bukan tanpa alasan, kelima aspek ini yang nantinya akan dijadikan bahan pertimbangan oleh pihak perbankan sebelum memutuskan apakah Anda layak untuk mendapatkan bantuan modal usaha atau tidak.
Lalu, apa saja sebenarnya makna dari konsep 5C tersebut? Aspek Capacity memiliki hubungan dengan kemampuan atau kapabilitas pemilik bisnis dalam melakukan pengembalian dana yang diberikan sebagai modal usaha. Biasanya, pihak bank akan melihat aspek ini dari bagaimana Anda mengatur keuangan dari pemasukan yang didapatkan.
Selanjutnya, aspek Collateral yang berhubungan dengan aset milik Anda yang dapat digunakan sebagai jaminan ketika Anda melakukan permohonan pinjaman. Berikutnya, aspek Character yang mengacu pada penilaian pihak bank yang didasarkan pada kepribadian atau karakteristik debitur. Misalnya latar belakang atau hal lainnya yang memiliki kaitan dengan kehidupan Anda sehari-hari.
Sementara itu, aspek Condition memiliki hubungan dengan bagaimana pengaruh kondisi pasar terhadap bisnis yang Anda jalankan. Terakhir, aspek Capital yang memiliki kaitan dengan nominal nilai usaha secara bersih dan semua hak Anda sebagai pemilik usaha di dalamnya.
Demikian tadi empat langkah mudah yang dapat Anda lakukan saat berniat untuk mengajukan daftar modal usaha untuk membantu operasional bisnis UMKM yang sedang Anda geluti. Agar lebih mudah dalam transaksi, Anda bisa memanfaatkan for Business, solusi transfer dan menerima pembayaran untuk bisnis.
Melalui for Business, Anda bisa transfer hingga ke 20 ribu rekening hanya dalam hitungan menit. Selain itu, melalui for Business, Anda juga bisa menerima pembayaran secara langsung dari berbagai cara. Tak ketinggalan, transfer uang ke rekening luar negeri dengan biaya yang lebih ringan daripada produk lain yang serupa.
Segera daftar for Business dan coba transfer ke rekening domestik gratis selama 7 hari atau kontak langsung sales untuk mendapat informasi lebih lengkap. Semoga bermanfaat!
****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!

