Komposisi dan Jenis Makanan Ikan Gabus Supaya Cepat Besar


848

Ikan gabus dikenal sebagai salah satu jenis ikan yang memiliki potensi keuntungan maksimal jika pembudidaya merawatnya dengan tekun. Trik agar ikan gabus memiliki nilai jual tinggi adalah dengan memberikan perhatian pada makanannya.

Biaya budidaya ikan gabus lebih murah daripada budidaya ikan lele dan ikan nila, tetapi harga jualnya justru lebih tinggi. Ikan gabus tidak perlu makan banyak untuk memiliki nilai tinggi, tetapi pakan yang diberikan harus kaya nutrisi. Berikut ini penjelasan lebih lengkap tentang makanan ikan gabus dan cara memberikannya.

Makanan Ikan Gabus agar Cepat Besar

Baik ikan gabus yang dapat dikonsumsi maupun ikan gabus yang dijadikan ikan hias, kedua jenis ikan ini akan menghasilkan keuntungan maksimal jika Anda memperhatikan cara memberi makanannya dengan benar.

Jika Anda ingin ikan gabus yang dapat dikonsumsi tumbuh besar dengan proporsional, perhatikan pemberian pakan agar cepat besar.

Sedangkan jika Anda ingin memiliki ikan gabus hias dengan warna yang solid dan motif yang tegas, perhatikan pemberian pakan agar ikan menghasilkan warna yang diinginkan dan meningkatkan harga jualnya.

Selain itu, ikan gabus membutuhkan protein sebagai nutrisi untuk pertumbuhannya. Berikut ini beberapa jenis makanan ikan gabus.

1. Pelet Buatan Pabrik

Pelet ikan adalah jenis pakan ikan gabus yang mudah ditemukan di toko-toko ikan. Pelet yang diberikan harus mengandung lebih dari 30% protein yang berasal dari tepung darah, tepung ikan, kepala udang, ampas tahu, dan lain-lain.

See also  Air Kolam Ikan Berbusa? Cek Alasan & Cara Cegah di Sini!

Meskipun pelet sudah mengandung lebih dari 30% protein, tetap perlu memberikan pakan lain yang kaya protein agar asupan proteinnya optimal. Ikan gabus membutuhkan pakan kaya protein yang berasal dari hewan.

Jika ikan gabus yang dibudidayakan langsung ditangkap dari rawa atau sungai, sebaiknya jangan langsung memberikan pelet karena ikan mungkin tidak akan memakannya.

2. Cacing Sutera

Cacing sutera atau tubifex adalah pakan ikan gabus yang kaya protein. Berikan bibit ikan gabus pakan cacing sutera secara rutin agar cepat tumbuh besar.

Jika bibit ikan gabus diberi pelet buatan pabrik, tubuhnya akan tumbuh besar dengan cepat, tetapi ukurannya akan berbeda dengan bibit yang diberi cacing sutera.

Bibit ikan yang diberi pakan cacing sutera bisa memiliki bobot 4-5 kali lebih besar daripada bibit yang diberi pelet buatan. Namun, perlu diingat bahwa memberikan cacing sutera membutuhkan biaya lebih banyak karena harganya cukup mahal. Anda bisa memberikan cacing sutera hanya pada bibit ikan gabus saja.

3. Ikan Rucah

Daripada pelet buatan pabrik, sebaiknya berikan makanan ikan gabus berupa ikan rucah. Harga ikan rucah lebih murah daripada pelet buatan, tetapi kaya protein seperti cacing sutera. Namun, sulit untuk menemukan ikan rucah.

Biasanya ikan rucah dijual di tempat pelelangan ikan dekat dermaga nelayan. Jika Anda melakukan budidaya di dekat lokasi tersebut, Anda bisa menggunakan ikan rucah sebagai makanan utama ikan gabus.

4. Ikan Kecil

Anda juga bisa memberikan makanan ikan gabus berupa ikan atau hewan kecil lain yang ditempatkan di kolam bersama ikan gabus. Anda bisa membudidayakan ikan gabus dan ikan kecil dalam satu kolam.

Misalnya ikan wader atau ikan cethul yang berukuran kecil dan hidup di air tawar. Hewan kecil lain yang bisa disimpan di kolam air tawar misalnya kepiting, udang air tawar, atau bekicot.

5. Udang

Udang bisa menjadi alternatif makanan saat ikan gabus mengalami penurunan nafsu makan. Namun, sebaiknya udang hanya dijadikan pakan tambahan atau alternatif saja, bukan sebagai makanan utama.

See also  Cara Membuat Makanan Ikan Sidat Berkualitas Terbaik

Harga udang cukup mahal dan bisa meningkatkan biaya operasional, terutama dalam penyediaan pakan ikan gabus. Jadi, berikan udang hanya sesekali atau saat nafsu makan ikan menurun.

6. Cacing Tanah

Anda bisa memberikan pakan ikan gabus berupa cacing tanah. Ikan gabus terbiasa mengonsumsi cacing tanah karena habitatnya yang berada di rawa atau sungai berlumpur.

Meskipun cacing tanah kaya protein yang dibutuhkan ikan gabus, sebaiknya berikan cacing tanah sebagai makanan tambahan saja. Gunakan pelet buatan sebagai makanan utama dan cacing tanah sebagai tambahan.

7. Siput

Anda juga bisa memberikan siput sebagai makanan ikan gabus. Siput yang hidup di tanah yang lembab mengandung nutrisi yang baik untuk pertumbuhan ikan gabus.

Caranya adalah memisahkan cangkang dan daging siput, lalu potong dagingnya kecil-kecil dan tebarkan di kolam.

8. Keong Sawah

Keong sawah memiliki kandungan protein yang tinggi dan bisa membantu pertumbuhan ikan gabus. Jika Anda tinggal di dekat sawah atau memiliki sawah, Anda bisa menggunakan keong sawah sebagai makanan tambahan ikan gabus.

Baik bibit ikan gabus maupun ikan gabus dewasa bisa mengonsumsi keong sawah. Caranya adalah memisahkan cangkang dan daging keong sawah, lalu potong dagingnya kecil atau dihaluskan. Kemudian tebarkan di kolam.

9. Kutu Air

Kutu air bisa menjadi pakan ikan gabus kecil atau bibit ikan gabus. Kutu air mengandung kadar protein tinggi sekitar 41%.

Dengan kadar protein yang tinggi, kutu air dapat mempercepat pertumbuhan bibit ikan gabus agar cepat besar. Ukuran kutu air yang kecil menarik minat bibit ikan gabus dan melatih sifat memburunya.

10. Bekicot

Selain keong sawah, Anda juga bisa menggunakan bekicot sebagai makanan tambahan ikan gabus. Nutrisi yang terkandung dalam bekicot hampir sama dengan keong sawah.

See also  Kunci Budidaya Sukses di Musim Pancaroba

Jadi, Anda bisa memberikan bekicot bersamaan dengan keong sawah sebagai pakan ikan gabus.

Cara Memberi Pakan Ikan Gabus yang Benar

Ikan gabus adalah ikan predator yang memangsa ikan, udang, katak, dan cacing di perairan air tawar. Jadi, jangan biarkan dosis pakan ikan gabus berkurang karena ikan gabus bisa memangsa sesamanya, terutama bibit ikan gabus.

erikan pakan sebanyak dua hingga tiga kali sehari dengan takaran yang disesuaikan dengan jumlah ikan gabus di kolam. Idealnya, pakan ikan gabus per hari sebesar 5% dari bobot biomassanya.

Jadi, semakin banyak ikan gabus di kolam, semakin banyak pakan yang diberikan. Waktu terbaik untuk memberi pakan ikan gabus adalah pagi, siang, dan sore hari.

Tips Memilih Makanan Ikan Gabus dan Komposisi yang Tepat

Untuk mempercepat proses panen ikan gabus, pilih makanan yang kaya protein. Protein dapat memaksimalkan pertumbuhan ikan gabus dengan cepat.

Beberapa pakan alami diklaim dapat mempercepat pertumbuhan ikan gabus dua hingga lima kali lebih cepat daripada pelet buatan pabrik. Jika Anda ingin membuat makanan ikan sendiri, Anda bisa mengikuti komposisi berikut:

  • Bahan kategori 1 pertama sebesar 30%
  • Bahan kategori 1 kedua sebesar 20%
  • Bahan kategori 2 sebesar 40%
  • Bahan kategori 3 sebesar 5%

Misalnya, campurkan 35% tepung ikan, 30% cacahan udang, 40% tepung jagung, garam, dan 5% bahan tambahan lain yang mengandung mineral.

Meskipun kadar bahan bisa berbeda tergantung ketersediaan dana, pastikan kadar tetap tidak terlalu berbeda jauh dari komposisi di atas.

Misalnya, jika Anda ingin menambahkan kadar tepung ikan menjadi 40%, cacahan ikan rucah menjadi 30%, tepung kedelai menjadi 30%, dan bahan tambahan tetap 5%.

Persoalan yang Sering Terjadi saat Panen Ikan Gabus

Banyak pembudidaya ikan gabus mengalami kerugian saat panen karena hasil panen ikan gabus jauh lebih sedikit dari target.

Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dalam mengatur dan mengelola pakan ikan gabus.

Selain memperhatikan kadar protein dalam pakan, Anda juga perlu memperhatikan komposisi pakan yang dibutuhkan dalam satu kolam budidaya ikan gabus.

Jika kebutuhan protein kurang, ikan gabus bisa memangsa sesamanya.

****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!