Jangan Sepelekan Udang Stres! Ini Cara Mengatasinya


842

Petambak harus mengetahui penyebab dan cara mengatasi stres pada udang. Ketika udang mengalami stres, dapat menyebabkan peningkatan kematian, kehilangan nafsu makan, kanibalisme, dan mudah terserang penyakit. Udang dapat mengalami stres akibat perubahan salinitas air yang tiba-tiba. Hal ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi yang mengurangi jumlah ion per liter air dan mempengaruhi kesadahan air. Untuk mencegah stres pada udang, penting bagi petambak untuk mengetahui penyebab dan cara mengatasi stres agar budidaya udang dapat berjalan dengan optimal. Yuk, mari pahami cara mengatasi stres pada udang di artikel ini!

Penyebab Stres pada Udang

Udang memiliki mekanisme alami untuk mengatasi perubahan kualitas air. Mekanisme ini bekerja dengan baik pada perubahan salinitas yang lambat dan berjangka panjang. Namun, udang mudah kewalahan oleh perubahan salinitas yang terjadi dalam waktu singkat. Ketika salinitas air turun di bawah tingkat tertentu, tekanan osmotik menyebabkan masuknya air ke dalam jaringan udang dan mengakibatkan disfungsi serta kematian sel. Stres dalam budidaya udang dapat berdampak signifikan terhadap produksi udang.

Udang sering mengeluarkan energi dan nutrisi tambahan untuk melawan stresor, yang mengakibatkan nutrisi yang lebih sedikit dan tingkat energi yang lebih rendah untuk pertumbuhan dan kinerja udang. Hal ini pada akhirnya menghasilkan bobot udang yang lebih rendah. Salah satu penyebab stres umum dalam budidaya udang adalah padat tebar yang tinggi. Padat penebaran yang tinggi meningkatkan risiko luka atau cedera kulit pada udang, sehingga dapat menyebabkan infeksi bakteri atau patogen yang menyebabkan penyakit. Stres juga dapat disebabkan oleh perubahan lingkungan seperti kualitas air yang buruk atau perubahan drastis suhu dan salinitas air.

See also  Daftar Harga Ikan Bawal per Kg Terbaru dan Terupdate!

Ciri-Ciri Udang yang Mengalami Stres

Beberapa ciri-ciri udang yang mengalami stres yang perlu diperhatikan oleh petambak adalah:

  1. Pergerakan udang yang lesu
  2. Warna tubuh udang yang pucat
  3. Kurang nafsu makan
  4. Pertumbuhan yang menurun
  5. Masalah molting

Seperti yang telah disebutkan di atas, ada banyak tanda stres pada udang dan beberapa di antaranya sulit dideteksi secara langsung. Tetapi yang lebih buruk, alasan dari tanda-tanda stres tersebut sulit ditentukan.

Cara Mengatasi Stres pada Udang

Berikut adalah cara mengatasi stres pada udang yang bisa dilakukan oleh petambak:

  1. Memberikan probiotik ke air tambak secara rutin
  2. Menjaga parameter kualitas air tetap optimal, seperti salinitas, suhu, pH, amonia, dan kecerahan
  3. Menjaga jumlah pakan yang diberikan dan cegah overfeeding
  4. Melakukan panen parsial jika biomassa udang pada petak terlalu tinggi
  5. Memberikan suplemen untuk menjaga sistem imun udang

Penting untuk diingat bahwa stres dapat melemahkan sistem kekebalan udang dan membuatnya lebih rentan terhadap penyakit. Stres kronis dapat menghambat respon imun dan kemampuan udang untuk melawan penyakit. Oleh karena itu, petambak harus memperhatikan kondisi tambak udang agar tetap optimal, sehingga udang terhindar dari stres.

****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!