Saat air tambak udang berbau, itu menandakan bahwa kualitas air kolam buruk. Tingkat Total Organic Matter (TOM) juga memburuk karena banyak organisme yang mati dan membusuk di dasar tambak. Organisme tersebut seperti bakteri dan plankton yang mati dan mengendap. Penurunan kualitas air ini berbahaya bagi kesehatan udang dan dapat menghambat pertumbuhannya, sehingga sulit untuk mendapatkan hasil panen maksimal. Berikut ini adalah ciri-ciri tambak udang bau, penyebabnya, dan cara mengatasinya.
Ciri-Ciri Tambak Udang Bau
Terciumnya aroma tidak sedap dari tambak atau kolam udang menunjukkan ketidakseimbangan zat kimia atau pengendapan limbah yang dapat mengancam ekosistem tambak. Beberapa aroma tidak sedap yang biasa tercium seperti bau busuk, bau kotoran, atau bau telur busuk. Bau busuk berasal dari endapan bahan organik, seperti sisa pakan atau bakteri yang mati dan hasil sedimentasi pengolahan limbah cair yang terpapar cahaya matahari dan menciptakan gas amonia. Bau telur busuk berasal dari endapan dasar tambak yang merupakan tanda adanya produk limbah hidrogen sulfida (H2S) yang bercampur dengan karbon dioksida pada tingkat oksigen kolam yang rendah. Tingkat H2S pada tambak udang idealnya adalah 0. Jika angka ini lebih tinggi, dapat merusak insang pada udang dan menyebabkan kematian biota kolam.
Penyebab Air Tambak Udang Bau
Ada 5 penyebab air tambak udang bau, yaitu pertumbuhan alga yang berlebihan, penumpukan lumpur atau kotoran di dasar kolam, aerasi rendah, sistem filter yang buruk, dan pembusukan bahan organik. Berikut ini adalah penjelasan lebih lanjut mengenai masing-masing penyebabnya.
1. Blooming Alga
Perkembangan alga yang pesat dapat menyebabkan kematian alga secara massal dan menciptakan bau busuk. Alga yang terlalu banyak dalam waktu singkat dapat mengganggu keseimbangan ekosistem kolam dan menyebabkan hipoksia pada biota kolam.
2. Penumpukan Kotoran dan Lumpur
Lumpur yang berasal dari kotoran udang, sisa pakan, plankton, atau bakteri yang mati dan membusuk di dasar kolam dapat mengganggu kualitas air. Lumpur yang banyak dapat meningkatkan tingkat keasaman air dan menurunkan kadar oksigen terlarut.
3. Proses Penguraian Protein dan Senyawa Lainnya
Proses penguraian protein dan senyawa kimia di dalam tambak dapat terganggu jika sistem aerasi tidak berfungsi dengan baik. Kehadiran amonia dan bakteri dalam air dapat menyebabkan bau busuk.
4. Sistem Filter Buruk
Penggunaan sistem filter yang buruk dapat memperparah kondisi tambak dan menghasilkan bau busuk. Limbah organik yang tidak terfilter dengan baik akan menumpuk dan menjadi racun bagi biota tambak.
5. Pembusukan Organik
Pembusukan limbah atau bahan organik yang dibiarkan mengendap di dasar kolam dapat mengeluarkan bau busuk dan gas beracun yang dapat menyebabkan kematian.
Cara Mengatasi Air Tambak Udang Bau
Setelah mengetahui penyebab air tambak udang menjadi bau, berikut ini adalah cara mengatasi masalah ini.
1. Mengontrol dan Menghilangkan Alga
Mengontrol dan membersihkan tambak dari alga yang berlebihan.
2. Membersihkan Tambak dari Lumpur dan Kotoran Limbah
Membersihkan lumpur dan kotoran limbah dari dasar kolam.
3. Merancang Sistem Aerasi Tambahan
Menggunakan sistem aerasi tambahan untuk meningkatkan kadar oksigen terlarut di dalam air.
4. Memanfaatkan Sistem Filtrasi
Menggunakan sistem filtrasi baik buatan maupun alami untuk menghilangkan bau dan memecah zat-zat pada limbah.
5. Memanfaatkan Bakteri Baik
Memanfaatkan bakteri baik untuk mengurai bahan organik dan menghilangkan bau.
****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!
