Laporan Laba Rugi: Pengertian, Unsur, dan Fungsinya


842

Laporan Laba Rugi: Pengertian, Unsur, dan Fungsinya

Dalam dunia bisnis dan perdagangan, istilah laporan laba rugi sangatlah umum. Laporan laba rugi penting untuk dibuat karena bisa memberikan informasi mengenai kondisi keuangan dari suatu usaha atau bisnis yang sedang berjalan.

Laporan laba rugi adalah laporan yang berisi informasi mengenai pengeluaran, pendapatan, serta laba atau rugi yang didapatkan oleh perusahaan dalam periode tertentu. Melalui laporan laba rugi ini, kita dapat melihat kinerja keuangan dari suatu usaha atau perusahaan.

Selain itu, laporan laba rugi juga berfungsi sebagai alat untuk memonitor kemajuan dan kekurangan keuangan perusahaan. Biasanya para pengusaha membuat laporan laba rugi untuk menentukan profitabilitas dan nilai investasi perusahaan.

Laporan laba rugi ini biasanya dibuat pada akhir tahun atau akhir periode. Adanya laporan laba rugi dalam sebuah perusahaan juga memudahkan para investor dalam membaca dan memahami kinerja dari perusahaan tersebut.

Pengertian Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi (Income Statement atau Profit and Loss Statement) adalah bagian dari laporan keuangan suatu perusahaan yang dibuat dalam periode akuntansi tertentu dan menjelaskan unsur-unsur pendapatan dan beban perusahaan sehingga menghasilkan laba atau rugi bersih.

Laporan laba rugi dapat dibuat dalam periode satu bulan, satu tahun, atau berdasarkan konsep perbandingan antara pendapatan dan beban yang terkait. Laporan ini merupakan salah satu dari empat laporan keuangan utama perusahaan dan berfungsi sebagai penghubung antara dua laporan neraca.

See also  Ini Cara dan Langkah Mudah Cek Tagihan Listrik PLN

Selain itu, laporan laba rugi juga memiliki manfaat lain dalam bisnis seperti sebagai bahan evaluasi bagi pihak manajemen perusahaan dalam menentukan strategi bisnis ke depan, perbandingan dengan laporan sebelumnya, dan penentuan total pajak pada periode selanjutnya.

Unsur di Dalam Laporan Laba Rugi

Setiap perusahaan memiliki kebijakan, jenis operasi, dan valuasi yang berbeda-beda, sehingga terdapat perbedaan dalam laporan laba rugi masing-masing perusahaan.

Walaupun demikian, terdapat unsur-unsur mendasar yang ada dalam setiap laporan laba rugi. Unsur-unsur tersebut meliputi pendapatan, beban, laba, dan rugi. Berikut adalah penjelasan singkat mengenai unsur-unsur tersebut.

Pendapatan (revenue)

Pendapatan merupakan peningkatan aktiva atau arus masuk perusahaan yang dihasilkan dari kegiatan operasional. Nilai pendapatan didapatkan dari total pendapatan kotor perusahaan yang dikurangi potongan harga, diskon, retur, dan tunjangan lainnya.

Beban (expenses)

Beban merupakan arus keluar atau pemakaian aktiva yang menyebabkan terjadinya liabilitas dalam suatu periode tertentu akibat pengiriman atau produksi barang.

Keuntungan (profit)

Keuntungan adalah peningkatan ekuitas yang terjadi akibat transaksi perusahaan atau pendapatan atau investasi dari pemilik perusahaan.

Kerugian (loss)

Kerugian adalah penurunan ekuitas yang terjadi akibat transaksi yang dilakukan oleh perusahaan atau akibat beban dan pendistribusian kepada pemilik perusahaan.

Pembagian Laba Rugi dalam Laporan Laba Rugi

Selain unsur-unsur yang terdapat dalam laporan laba rugi, terdapat juga beberapa jenis pembagian laba yang ada dalam proses penyusunan laporan ini. Berikut adalah beberapa jenis pembagian laba dalam laporan laba rugi.

Laba Kotor

Laba kotor merupakan pengukuran pendapatan langsung perusahaan dari penjualan produk dalam suatu periode akuntansi. Laba kotor didapatkan dari pendapatan bersih setelah dikurangi harga pokok penjualan. Laba kotor biasanya digunakan sebagai indikator seberapa baik perusahaan dalam menutupi biaya produksinya.

See also  Apa Saja Alat Pembayaran Non Tunai

Laba Operasi

Laba operasi adalah selisih antara penjualan dan semua biaya dan beban operasi perusahaan. Laba operasi biasanya digunakan sebagai ukuran kemampuan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari bisnisnya.

Laba Sebelum Pajak

Laba sebelum pajak adalah jumlah laba sebelum pajak penghasilan yang ditetapkan berdasarkan standar akuntansi keuangan. Laba ini tidak mempengaruhi jumlah pajak penghasilan yang sebenarnya untuk pihak-pihak yang menggunakannya dalam pengambilan keputusan.

Laba Bersih

Laba bersih adalah kelebihan keuntungan dalam penjualan bersih perusahaan setelah dikurangi harga pokok penjualan, beban operasi, dan pajak penghasilan. Laba bersih merupakan indikasi dari profitabilitas perusahaan.

Laba Operasi Berjalan

Laba operasi berjalan adalah laba yang didapatkan dari kegiatan bisnis perusahaan setelah dikurangi pajak dan bunga. Laba operasi berjalan juga dikenal sebagai laba sebelum pos luar biasa.

Fungsi Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi memiliki fungsi-fungsi penting yang harus dilakukan secara rutin. Beberapa fungsi laporan laba rugi tersebut adalah sebagai berikut.

Sebagai Bahan Evaluasi Keuangan

Laporan laba rugi digunakan sebagai bahan evaluasi keuangan untuk melihat transaksi keuangan yang terjadi selama satu bulan atau satu tahun, baik transaksi yang menghasilkan laba maupun rugi. Dengan mencatat lengkap transaksi keuangan, perusahaan dapat dengan mudah melihat data keuangan secara jelas. Hal ini memungkinkan untuk melakukan penghitungan yang lebih mendalam saat evaluasi.

Untuk Mengetahui Perkembangan Perusahaan

Laporan laba rugi dapat menjadi indikator untuk melihat perkembangan suatu perusahaan. Perkembangan perusahaan dapat dilihat dari kondisi keuangan yang terdapat dalam laporan laba rugi. Jika laba perusahaan lebih besar daripada rugi, maka prospek perusahaan ke depan akan semakin meningkat. Hal ini akan lebih baik jika didukung dengan peningkatan alat produksi, sumber daya manusia, dan faktor lainnya.

See also  Sertifikat Deposito: Ciri, Keuntungan, dan Jangka Waktunya

Untuk mengetahui perkembangan perusahaan, data laba rugi perusahaan harus diketahui. Dengan demikian, laporan laba rugi dapat digunakan sebagai tolok ukur perkembangan perusahaan.

Mengingat pentingnya laporan laba rugi bagi perusahaan atau bisnis yang sedang berjalan, perlu memastikan bahwa laporan ini dibuat secara rutin dan dengan teliti. Terutama dalam kondisi pandemi COVID-19 saat ini, di mana pengelolaan bisnis banyak dilakukan secara mobile dan tidak terbatas pada kantor. Para pelaku usaha membutuhkan dukungan aplikasi perbankan untuk mengelola keuangan secara fleksibel.

****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!