Biaya Operasional


808


Apa Itu Biaya Operasional?

Biaya operasional merupakan biaya yang dibelanjakan untuk menjalankan kegiatan sehari-hari suatu perusahaan. Biaya operasional mencakup berbagai hal seperti pembayaran gaji karyawan, komisi penjualan, tunjangan karyawan dan kontribusi pensiun, transportasi dan perjalanan, amortisasi dan depresiasi, sewa, perbaikan, dan pajak.

Pencatatan biaya operasional harus dilakukan secara rutin oleh perusahaan, termasuk juga biaya-biaya yang tidak terkait langsung dengan kegiatan operasional, atau yang biasa disebut sebagai biaya non-operasional. Dengan mencatat kedua jenis pengeluaran ini, akuntan perusahaan dapat menentukan bagaimana biaya tersebut berhubungan dengan kegiatan yang menghasilkan pendapatan untuk perusahaan. Fungsi lain dari pencatatan biaya operasional adalah untuk melihat masa depan perusahaan, apakah bisnisnya masih dapat berjalan dengan lancar atau tidak.

Kategori Biaya Operasional

Biaya operasional suatu perusahaan dapat dikategorikan menjadi dua komponen pembiayaan utama, yaitu:
1. Biaya Tetap (Fixed Cost)
Biaya tetap adalah biaya yang tetap tidak berubah meskipun terjadi peningkatan dalam penjualan dan produktivitas. Biaya ini harus selalu dibayar, tanpa memperhatikan aktivitas dan performa perusahaan. Contoh biaya tetap meliputi pembayaran sewa, gaji karyawan yang tidak terkait dengan produksi, dan asuransi.

2. Biaya Variabel
Biaya variabel terdiri dari biaya-biaya yang tidak tetap, tergantung pada aktivitas produksi yang dilakukan. Tidak seperti biaya tetap yang tetap tidak berubah dan tidak dipengaruhi oleh biaya lainnya, biaya variabel akan meningkat seiring dengan peningkatan produksi. Jika produksi mengalami penurunan, maka biaya variabel juga akan turun. Contoh biaya variabel meliputi bahan baku dan biaya pengiriman.

See also  Audit Horizontal