Profitabilitas


805


Margin laba kotor adalah rasio profitabilitas yang digunakan untuk mengevaluasi persentase laba kotor terhadap pendapatan dari penjualan. Laba kotor ini mencerminkan jumlah laba yang diperoleh oleh perusahaan setelah mempertimbangkan biaya yang digunakan untuk memproduksi barang atau jasa. Rumus margin laba kotor adalah (laba kotor : pendapatan) x 100%.

  • Margin Laba Bersih

Margin laba bersih atau net profit margin adalah rasio profitabilitas yang digunakan untuk mengevaluasi persentase laba bersih setelah dikurangi pajak terhadap pendapatan dari penjualan. Rasio ini juga dikenal sebagai profit margin ratio. Margin laba bersih ini mengukur seberapa baik operasi perusahaan dalam menghasilkan laba setelah pajak dari penjualan. Rumus margin laba bersih adalah laba bersih setelah pajak : penjualan.

  • Rasio Pengembalian Aset

Rasio pengembalian aset adalah rasio profitabilitas yang digunakan untuk mengevaluasi persentase keuntungan yang diperoleh perusahaan terhadap sumber daya atau total aset yang dimiliki. Rasio ini mengindikasikan efisiensi perusahaan dalam mengelola asetnya. Rumus rasio pengembalian aset adalah laba bersih : total aset.

  • Rasio Pengembalian Ekuitas

Rasio pengembalian ekuitas atau return on equity (ROE) adalah rasio profitabilitas yang digunakan untuk mengevaluasi kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari investasi pemegang saham dalam bentuk persentase. ROE dihitung dengan membagi penghasilan perusahaan dengan modal yang diinvestasikan oleh pemilik perusahaan. Rasio ini mengindikasikan seberapa sukses perusahaan dalam mengelola modalnya, sehingga tingkat keuntungan diukur dari investasi pemilik modal. Rumus rasio pengembalian ekuitas adalah laba bersih setelah pajak : ekuitas pemegang saham.

  • Rasio Pengembalian Penjualan

Rasio pengembalian penjualan atau return on sales adalah rasio profitabilitas yang menunjukkan tingkat keuntungan perusahaan setelah mengurangi biaya variabel produksi seperti upah pekerja dan bahan baku dari pendapatan sebelum dikurangi pajak dan bunga. Rasio ini mengindikasikan tingkat keuntungan yang diperoleh dari setiap rupiah penjualan dan juga dikenal sebagai margin operasional atau margin pendapatan operasional. Rumus rasio pengembalian penjualan adalah (laba sebelum pajak dan bunga : penjualan) x 100%.

  • Pengembalian Modal yang Digunakan

Pengembalian modal yang digunakan atau return on capital employed (ROCE) adalah rasio profitabilitas yang mengukur keuntungan perusahaan dari modal yang digunakan dalam bentuk persentase. Modal yang dimaksud adalah ekuitas perusahaan ditambah dengan kewajiban tidak lancar atau total aset dikurangi kewajiban lancar. ROCE mencerminkan efisiensi dan profitabilitas modal atau investasi perusahaan. Rumus ROCE adalah laba sebelum pajak dan bunga : modal kerja atau laba sebelum pajak dan bunga : (total aset – kewajiban).

  • Return on Investment

Return on investment atau ROI adalah rasio profitabilitas yang dihitung dari laba bersih setelah dikurangi pajak terhadap total aset. ROI digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan secara keseluruhan dalam menghasilkan keuntungan terhadap jumlah aset yang tersedia. Semakin tinggi rasio ini, semakin baik kondisi perusahaan. Rumus ROI adalah ((laba atas investasi – investasi awal) : investasi) x 100%.
Earning per share atau EPS adalah rasio profitabilitas yang mengevaluasi kemampuan setiap lembar saham dalam menghasilkan laba untuk perusahaan. Manajemen perusahaan, pemegang saham, dan calon pemegang saham sangat memperhatikan EPS karena merupakan indikator keberhasilan perusahaan. Rumus EPS adalah (laba bersih setelah pajak – dividen saham preferen) : jumlah saham yang beredar.

See also  Ekonomi Kreatif


****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!