Apa Saja Alat Pembayaran Non Tunai


825

Apa Saja Alat Pembayaran Non Tunai

Seiring perkembangan teknologi dan informasi, efisiensi dan kecepatan menjadi hal yang utama. Seperti dengan hadirnya sistem atau alat pembayaran non tunai. Kemajuan teknologi memungkinkan transaksi keuangan tak lagi dilakukan secara cash alias menggunakan alat pembayaran non tunai.

Dengan kemudahan bertransaksi, masyarakat kini semakin terbiasa dengan penggunaan alat pembayaran non tunai atau kerap disebut sebagai masyarakat tanpa uang tunai. Tapi apa sebenarnya yang dimaksud dengan alat pembayaran non tunai? Secara singkat, alat pembayaran terbagi menjadi dua yaitu tunai dan non-tunai.

Alat pembayaran tunai, biasa disebut konvensional, adalah pembayaran menggunakan uang kartal seperti uang logam dan kertas. Sebaliknya, alat pembayaran non tunai, adalah mekanisme atau cara bayar transaksi yang tidak lagi memerlukan uang fisik. Contohnya antara lain kartu kredit, kartu debit, cek, hingga yang paling mutakhir adalah uang elektronik atau e-money.

Secara ringkas, berikut adalah beberapa jenis alat pembayaran non tunai yang perlu Anda ketahui:

Kartu kredit

Merupakan kartu yang dikeluarkan oleh bank sebagai alat pembayaran non tunai yang menggunakan mekanisme hutang.

Kartu debit

Berbeda dengan kartu kredit, kartu debit adalah alat pembayaran non tunai yang berbasis saldo milik nasabah. Kartu ini diterbitkan oleh pihak bank tempat nasabah menabung rekeningnya. Tergantung jenisnya, biasanya kartu debit memiliki batas atau limit tertentu dalam setiap transaksinya.

See also  Peran Penting Inovasi dan Kreativitas Dalam Menjalankan Bisnis

Cek

Cek merupakan surat perintah nasabah kepada bank untuk menarik dananya dalam jumlah tertentu atas namanya atau nama yang ditunjuk. Cek terbagi menjadi tiga jenis yaitu cek atas nama, cek atas unjuk, dan cek silang.

Bilyet giro

Merupakan surat perintah dari nasabah kepada bank penyimpan dana untuk memindahbukukan sejumlah dana dari rekening yang bersangkutan kepada rekening pemegang yang disebutkan namanya.

Nota kredit

Nota kredit umumnya digunakan untuk mengirimkan atau memindahkan dana bukan tunai kepada nasabah bank atau bank lain melalui kliring.

Nota debit

Nota debit Adalah surat yang diterbitkan untuk menagih nasabah bank lain atau bank lain melalui kliring.

E-money atau uang elektronik

Jenis alat pembayaran non tunai yang satu ini semakin populer penggunaannya dalam beberapa tahun terakhir. Uang elektronik bisa berupa kartu yang dapat digunakan untuk pembayaran atas dasar nilai uang atau dana yang sudah disetorkan terlebih dahulu. Jenis kartu ini bisa digunakan untuk membayar e-toll, parkir, hingga tiket KRL.

Dengan melihat tuntutan zaman yang serba cepat di era digital, penggunaan alat pembayaran non tunai tidak bisa lagi kita hindarkan. Namun bukan hanya untuk menyesuaikan dengan zaman, alat pembayaran non tunai memiliki manfaat dan keuntungan yang tidak sedikit. Salah satunya adalah sifatnya yang praktis. Dengan alat pembayaran non tunai, Anda tidak perlu lagi membawa uang tunai dalam jumlah banyak, karena semuanya tersimpan secara aman di dompet atau kartu elektronik.

Di Indonesia sendiri, tren pembayaran menggunakan alat pembayaran non tunai semakin meningkat. Terlebih sejak diluncurkannya mekanisme pembayaran elektronik atau e-payment di platform-platform digital. Melakukan berbagai pembayaran dan tagihan cukup hanya menggunakan gadget di genggaman.

See also  Uang THR Lebaran, Tradisi Turun-temurun Hingga Cara Hitungnya

Keuntungan dan Manfaat yang Anda Dapatkan Dalam Bertransaksi Menggunakan Alat Pembayaran Cashless / Non Tunai

Lalu, apa saja keuntungan menggunakan alat pembayaran non tunai? Berikut adalah keuntungan dan manfaat yang Anda dapatkan dalam bertransaksi menggunakan alat pembayaran non tunai.

Praktis dan efisien

Keuntungan dan manfaat alat pembayaran non tunai yang utama adalah praktis dan efisien. Sebagai pengguna alat pembayaran non tunai, Anda tidak lagi direpotkan dengan membawa uang dalam jumlah banyak karena semua transaksi bisa dibayarkan secara non tunai baik melalui uang elektronik maupun dompet digital. Selain praktis, menggunakan pembayaran non tunai juga memangkas waktu transaksi karena bisa dilakukan di mana saja melalui ponsel dengan jumlah pembayarannya yang pas.

Menghindari tindak kejahatan

Jika Anda termasuk orang yang khawatir membawa uang dalam jumlah banyak, maka penggunaan alat pembayaran non tunai sangat cocok bagi Anda. Dengan alat pembayaran non tunai seperti kartu debit/kredit, e-money, m-banking, atau pun dompet digital, Anda tidak perlu lagi membawa uang dengan jumlah banyak. Semuanya tersimpan secara aman di jenis alat pembayaran non tunai yang Anda miliki. Selain itu, membawa uang tunai dalam jumlah banyak tentu akan sangat mencolok dan berpotensi pada tindak kriminalitas dan kejahatan. Karena itu, untuk alasan keamanan, alat pembayaran tunai sangat dianjurkan.

Keamanan penyimpanan

Selain mudah, penggunaan alat pembayaran non tunai juga melalui sistem keamanan yang cukup teruji. Antara lain melalui serial number atau PIN dan nomor OTP yang hanya diketahui oleh Anda selaku pengguna alat pembayaran non tunai. Dengan sistem keamanan ini, orang lain tidak bisa dengan mudah menggunakan alat pembayaran non tunai milik Anda karena nomor PIN dan OTP yang hanya diketahui oleh Anda. Selain itu, untuk tindakan pertama, Anda bisa melakukan pemblokiran dengan segera apabila kartu kredit/debit milik Anda hilang. Hal itu untuk meminimalisir tindakan-tindakan yang bisa merugikan saldo atau uang yang tersimpan pada alat pembayaran non tunai milik Anda.

See also  Daftar Bank yang Bisa Buka Rekening Online, Bebas Setoran Awal!

Riwayat pengeluaran lebih tertata

Dalam alat pembayaran non tunai, segala transaksi Anda akan tercatat dengan rapi dan jelas. Seperti di alat pembayaran non tunai jenis m-banking. Pada m-banking, semua transaksi pengeluaran dan pemasukkan akan tercatat di riwayat transaksi. Anda bisa melihatnya dengan mudah melalui aplikasi m-banking. Begitu juga dengan dompet digital atau e-wallet. Hal ini tentunya berbeda dengan uang tunai yang memerlukan pencatatan secara manual.

Banyak promo dan diskon

Keuntungan lain yang didapatkan dengan menggunakan alat pembayaran non tunai adalah banyaknya promo dan diskon yang ditawarkan oleh masing-masing penyedia layanan alat pembayaran non tunai. Contoh alat pembayaran non tunai e-wallet yang kini amat banyak ditemui. Banyak merchant-merchant atau toko-toko yang bekerja sama dengan penyedia layanan e-wallet memberi potongan harga hingga cashback jika Anda membayar dengan menggunakan layanan e-wallet tertentu. Selain merchant, diskon atau cashback juga banyak dijumpai di pembelian tiket pesawat, kereta, hotel, bioskop, hingga tempat-tempat wisata.

Bisa dilakukan di mana saja

Tuntutan serba cepat dan mobilitas yang tinggi, tentunya akan sangat terbantu dengan layanan pembayaran non tunai. Lewat pembayaran non tunai seperti m-banking dan e-wallet, Anda bisa membayar segala macam tagihan seperti listrik, internet, pulsa, air, hingga asuransi dengan gawai atau gadget yang Anda miliki. Tanpa perlu mengantre dan berdesak-desakkan.

****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!