Pakan Ikan Lele: Kebutuhan Nutrisi, Jenis & Tips Pemberian!


850

Pakan Ikan lele yang diberikan menjadi kunci kesuksesan budidaya Anda. Nutrisi yang seimbang akan meningkatkan kecepatan pertumbuhan ikan lele. Perlu Anda ketahui ikan lele menjadi salah satu ikan budidaya yang tidak cerewet pakan. Jadi biaya operasional pembelian pakannya relatif rendah dan pasarnya sangat luas, sehingga budidaya lele menguntungkan.

Akan tetapi, pakan yang Anda berikan juga harus efisien dan ekonomis. Pakan ikan lele yang terlalu mahal dapat meningkatkan biaya operasional Anda. Jadi pilihlah pakan terbaik untuk ikan lele Anda. Apalagi, penelitian terbaru telah menguak kebutuhan utama dari ikan lele, mulai dari formula nutrisi yang efisien, ekonomis, dan strategi pemberian pakan.

Kebutuhan Nutrisi Ikan Lele agar Cepat Besar

Kebutuhan nutrisi yang cukup menjadi kunci utama dalam kesuksesan budidaya ikan lele. Jika Anda memberikan nutrisi yang cukup bagi ikan lele, maka proses pertumbuhan akan lebih cepat. Berikut 5 nutrisi esensial untuk tumbuh kembang ikan lele Anda.

  • Protein 28-32%
  • Lemak 9,5-10%
  • Karbohidrat 10-20%
  • Vitamin 0,25-0,40%
  • Mineral 1,0%

1. Protein

Sebesar 70% dari berat ikan lele kering mengandung protein. Maka dari itu, protein menjadi nutrisi utama bagi pertumbuhan ikan lele. Umumnya harga protein relatif mahal, sehingga banyak Pembudidaya mencampur protein dari sumber yang berbeda agar budidaya lebih ekonomis. Protein yang digunakan biasanya bersumber dari tanaman dan hewan. Beberapa contoh sumber protein seperti tepung kedelai, tepung biji kapas, tepung tulang/darah, dan tepung ikan.

See also  6 Cara Pemasaran Ikan Patin, Mudah dan Cepat!

2. Lemak

Lemak dibutuhkan oleh ikan lele untuk menjaga proses metabolismenya terutama asam lemak esensial. Namun, hindari pemberian pakan dengan kandungan lemak yang terlalu banyak. Biasanya lemak digunakan sebagai pakan untuk mengurangi jumlah bahan dari protein yang mahal. Akan tetapi, terlalu banyak lemak dapat menyebabkan tertimbunnya lemak yang berlebihan di dalam tubuh ikan lele. Hal ini akan menurunkan kualitas dari ikan lele.

3. Karbohidrat

Karbohidrat merupakan salah satu sumber energi utama bagi ikan lele. Sumber karbohidrat juga relatif lebih murah dibandingkan protein. Anda dapat menggunakan karbohidrat dari biji-bijian atau produk sampingannya. Contohnya seperti biji jagung, biji gandum, dan lainnya.

4. Vitamin

Vitamin diperlukan dalam jumlah yang sedikit untuk mendukung pertumbuhan, kesehatan dan reproduksi dari ikan Anda. Ikan lele dapat diberi vitamin premix yang dilengkapi dengan semua vitamin esensial. Jadi ikan lele Anda dapat besar dengan cepat.

5. Mineral

Dalam pembuatan pakan ikan lele, Anda juga harus mempertimbangkan ketersediaan mineral pada pakan. Hal ini karena, mineral sangat penting untuk metabolisme dan pertumbuhan tulang ikan lele. Meskipun ikan lele dapat menyerap mineral dari air kolam, namun ikan dapat kekurangan mineral. Kekurangan mineral atau defisiensi ini sering terjadi, contohnya pada mineral fosfor. Anda dapat mencampurkan tanaman yang mengandung fosfor seperti daun kelor dalam pakan.

3 Jenis Makanan Ikan Lele Supaya Cepat Besar

Ada banyak jenis pakan ikan lele yang dapat Anda pilih. Tentunya jika Anda menggunakan pakan yang kaya nutrisi, ikan lele akan cepat besar. Namun, Anda juga perlu memperhatikan faktor ekonomis sehingga pakan tidak terlalu mahal. Berikut kami rangkum 3 jenis makanan ikan lele yang murah dan kaya akan nutrisi agar ikan lele cepat besar.

See also  Ikan Jamuran? Cek Ciri, Penyebab, dan Cara Obati di Sini!

1. Maggot (Belatung Lalat)

Maggot dengan nama latin Hermetia illucens merupakan pakan ikan lele yang favorit, karena kadar proteinnya yang tinggi hingga 40%. Anda dapat juga membiakkan maggot sendiri. Maggot juga dapat hidup dengan memakan limbah rumah tangga seperti ampas tahu dan sisa sayuran, sehingga biaya pakannya ekonomis.

2. Ikan Rucah

Ikan rucah merupakan ikan sisa tangkapan yang dapat Anda temukan di tempat pelelangan ikan. Bentuknya yang kecil membuatnya tidak diminati sebagai makanan konsumsi. Jadi Anda dapat membeli ikan ini dengan harga yang murah.

3. Bekicot

Bekicot merupakan pakan favorit bagi Pembudidaya ikan lele karena mudah ditemui dan harganya relatif murah. Kandungan protein dan zat besi dari bekicot ini sangat tinggi sehingga membantu tumbuh kembang ikan lele.

4 Cara Membuat Pakan Ikan Lele Sendiri

Cara membuat pakan ikan lele tidak sesulit yang banyak orang pikirkan. Ini dia 4 langkah mudah untuk membuat pakan ikan lele sendiri.

1. Persiapan Tepung

Anda perlu menentukan jenis tepung pakan ikan yang digunakan. Anda dapat membuatnya dari campuran 2 kg tepung kedelai, 5 kg tepung jagung, 8 kg tepung ikan, 2 kg tepung tapioka, 3 kg dedak halus, 0,2 kg minyak ikan, dan 0,2 kg mineral. Akan lebih baik jika Anda menggunakan berbagai jenis protein seperti di atas, sehingga kandungan gizi ikan lele akan lebih banyak tercukupi.

2. Pembuatan Adonan

Anda selanjutnya dapat mencampurkan tepung tersebut dengan air secukupnya. Pastikan adonan tidak tumpah jika digenggam, jika tumpah Anda perlu tambahkan air.

3. Cetak Makanan Ikan Lele

Adonan yang telah dibuat selanjutnya dimasukkan ke dalam mesin pencetak pelet. Kemudian, pelet dijemur di atas terik matahari agar cepat kering.

See also  Penyebab Udang Kram dan Cara Mengatasinya

4. Penyimpanan Pelet

Setelah kering, Anda dapat menyimpan pelet pada kantong plastik sehingga kedap air. Selanjutnya, pelet disimpan pada ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang baik.

Pemberian Pakan Ikan Lele yang Tepat

Ada beberapa faktor yang harus Anda perhatikan dalam pemberian pakan. Untuk menghasilkan FCR yang rendah, pemberian pakan ikan lele harus dilakukan dengan tepat. Berikut strategi pemberian pakan ikan lele yang tepat.

1. Waktu Pemberian Pakan

Anda dapat memberikan pakan pada pagi hari pukul 07:00, siang hari pukul 12:00, sore hari pukul 17:00, dan malam hari pukul 22:00. Frekuensinya juga berbeda, jika ikan masih kecil dapat dilakukan 4-5 kali sehari, sedangkan ikan yang sudah besar cukup 3 kali sehari.

2. Jumlah Pakan

Jumlah pakan yang ideal yaitu sekitar 3-6% dari bobot ikan lele Anda. Cara mudah untuk mengetahuinya, setelah 10 hari Anda dapat melakukan sampling bobot ikan. Jika bertambah, maka Anda dapat memberikan pakan dua kali lipat. Selanjutnya, menjelang masa panen dapat dikurangi bobot pakannya hingga 2-3% dari bobot ikan lele.

****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!