Kram pada udang adalah masalah kesehatan di mana udang mengalami kerusakan pada uratnya. Penyebab umum dari kram udang adalah kurangnya mineral dalam air tambak udang, yang menyebabkan tingkat stres udang meningkat dan menyebabkan kram otot. Meskipun udang mengalami kram, mereka masih dapat berenang di dalam tambak. Namun, jika tidak ditangani, udang akan mati secara perlahan. Terlebih lagi jika udang menghadapi ancaman atau pergerakan tiba-tiba, seperti cahaya yang tiba-tiba muncul di malam hari, udang akan terkejut dan bergerak dengan cepat, yang juga dikenal sebagai rontap dan menyebabkan kram atau kerusakan urat. Artikel ini akan membahas tentang ciri-ciri, penyebab, dan cara mengatasi kram udang.
Ciri-Ciri Udang Kram
Ketika udang mengalami kram otot, udang akan mengalami tingkat stres yang mempengaruhi uratnya. Sulit untuk mendeteksi kapan udang stres, namun Anda dapat mengenali ciri-ciri berikut ini untuk mengetahui apakah udang mengalami gangguan kesehatan kram otot:
- Ada pembengkokan kaku di bagian ekor.
- Udang yang berenang dengan membungkuk menunjukkan gejala udang bengkok sebagian, sedangkan udang yang berenang di dasar tambak menunjukkan gejala udang bengkok total.
- Ada luka pada permukaan tubuh dan ekor.
- Udang kesulitan meluruskan otot ekornya.
- Terlihat adanya gumpalan putih.
Penyebab Udang Kram
Secara pasti, belum ada yang dapat menyebutkan penyebab pasti dari kram udang. Karena gangguan kesehatan ini juga dapat menjadi gejala penyakit udang lain seperti Penyakit Myo dan Penyakit Telonia (Microsporida). Namun, secara umum penyebab kram udang disebabkan oleh peningkatan tingkat stres pada udang, kurangnya mineral dalam air, penurunan kualitas air, perubahan suhu air tambak, kualitas pakan yang buruk, dan penyebab lainnya.
1. Tingkat Stress Meningkat
Salah satu penyebab kram udang yang paling umum adalah peningkatan tingkat stres pada udang. Ketika udang mengalami stres, mereka dapat mengalami Cramp Muscle Syndrome (CMS), yang menyebabkan kram otot pada udang. Jika udang mengalami kram, bagian dalam ototnya akan berubah menjadi warna putih. Jika tidak segera ditangani dengan benar, udang dapat mati dalam waktu dekat.
2. Kualitas Air Buruk
Sumber: Dramatizen.com
Salah satu penyebab udang mudah stres adalah kualitas air yang buruk. Air yang kotor, tingkat keasaman yang tidak seimbang, dan kadar oksigen terlarut yang rendah adalah faktor utama yang membuat udang stres. Kualitas air yang buruk dapat menyebabkan udang terkena Penyakit Telonia (Microsporida). Akibatnya, udang akan mengalami kram otot saat mengalami stres.
3. Peningkatan Suhu Air
Perubahan suhu air yang drastis antara dasar tambak dan permukaan air juga dapat membuat otot-otot udang mengalami kram. Oleh karena itu, penting untuk menjaga perubahan suhu air, terutama saat musim hujan.
4. Kurangnya Mineral
Penyebab kram udang selanjutnya, dan yang paling umum terjadi, adalah kurangnya mineral dalam udang, terutama kalsium dan fosfor. Ketidakseimbangan kadar mineral ini dapat membuat udang stres dan mengalami kram otot. Bahkan, dalam beberapa kasus, udang ditemukan dalam kondisi kulit yang lembek dan tidak dapat mengeras. Jika tidak segera ditangani, banyak udang yang akan tumbuh tanpa kulit.
5. Kualitas Pakan Buruk
Seperti halnya makhluk hidup lainnya, udang juga membutuhkan nutrisi seimbang dalam pakan mereka. Kram udang yang disebabkan oleh kualitas pakan buruk dapat dideteksi dengan melihat apakah otot ekor udang mengalami kontraksi dan adanya kelainan fisiologis.
6. Penyebab Kram Udang Lainnya
Selain penyebab yang telah disebutkan, ada penyebab lain mengapa udang mengalami kram otot. Beberapa di antaranya adalah ketidakseimbangan magnesium dan kalsium, defisiensi vitamin C, perubahan salinitas, adanya campuran anion dalam tambak udang, dan paparan kation yang tidak biasa.
Cara Mengatasi Udang Kram
Untuk mengatasi udang yang mengalami kram, cara yang mudah adalah dengan memijat lembut bagian otot udang yang bengkok agar kembali ke kondisi semula. Hindari memijat udang saat cuaca sedang panas. Namun, yang paling penting adalah mengetahui penyebab kram udang terlebih dahulu. Jika penyebabnya adalah kurangnya mineral, Anda dapat memberikan dolomit atau pupuk KCL pada pagi hari sekitar jam 9 pagi. Selain itu, Anda juga dapat menyeimbangkan nutrisi dengan menggunakan vitamin atau suplemen khusus. Salah satu suplemen yang direkomendasikan oleh ahli akuakultur adalah suplemen Coforta A yang berguna untuk meningkatkan metabolisme dan daya tahan tubuh udang, sehingga udang tidak mudah stres dan pertumbuhannya cepat.
****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!
