Ketahui Istilah Penting dalam Budidaya Udang di Sini!


844

Terminologi dalam budidaya udang merupakan pengetahuan yang penting bagi seorang Petambak udang. Beberapa terminologi penting ini adalah parameter utama dalam analisis operasional budidaya udang. Semua terminologi dalam budidaya udang terkait dengan parameter kinerja produksi agar Anda dapat memperoleh data yang representatif untuk meningkatkan kelangsungan hidup udang yang dibudidayakan. Berikut adalah 6 terminologi penting dalam budidaya udang:

1. FCR atau Feed Conversion Ratio

FCR adalah nilai rasio konversi pakan atau ransum pakan. Tujuannya untuk mengetahui efektivitas pemberian pakan yang dilihat dari berapa jumlah pakan yang ditebar (diberikan) dibandingkan dengan bobot udang (besar pertumbuhan) udang. Nilai FCR ini menunjukkan berapa banyak pakan yang terkonversi menjadi bobot.FCR digunakan sebagai indikator efisiensi produksi budidaya, serta untuk menunjukkan hasil manajemen pemberian pakan, kinerja ekonomi maupun lingkungan.Nilai FCR bervariasi berdasarkan sistem produksi dan jenis pakan yang digunakan. Nilai FCR 1,1-1,5 umumnya diperoleh dari budidaya udang vaname dengan sistem budidaya intensif. Studi ini mengevaluasi efisiensi lingkungan-ekonomi menggunakan konsep FCR. FCR dihitung dengan rasio antara pemberian pakan dan pertambahan bobot populasi udang.FCR dihitung menggunakan rumus berikut:

2. DOC atau Day of Culture

DOC atau Day of Culture adalah perhitungan hari budidaya udang yang dihitung dari penebaran benur udang hingga panen tiba. Jumlah hari budidaya udang digunakan untuk mengetahui nilai AGD (Average Daily Growth), dan memperkirakan baik buruknya nilai parameter lain dalam budidaya seperti nilai SR, ABW, FCR, serta kualitas air.

See also  6 Cara Pemasaran Ikan Patin, Mudah dan Cepat!

3. ADG atau Average Daily Gain

ADG adalah penambahan berat badan harian dalam waktu tertentu, tujuannya untuk mengetahui kecepatan pertumbuhan udang. ADG dihitung menggunakan rumus di bawah ini:

4. Biomassa Udang

Biomassa udang merupakan jumlah populasi pada waktu tertentu (satuan berat). Rumus menghitung biomassa adalah sebagai berikut:

5. ABW atau Average Body Weight

ABW adalah berat rata-rata udang per individu. Umumnya perhitungan ABW dilakukan pada saat sampling. Perhitungan dilakukan dengan cara menghitung berat bersih udang saat sampling dan dihitung jumlah udang saat sampling. ABW dihitung menggunakan rumus berikut:

6. SR atau Survival Rate

SR atau Survival Rate merupakan persentase udang yang hidup dari total populasi di akhir budidaya (panen). SR dapat dihitung dengan membagi populasi akhir dan populasi awal, menggunakan rumus sebagai berikut:

****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!