Tata Cara Pemberian Pakan Ikan Lele Terlengkap


837

Metode pemberian pakan ikan lele adalah tugas yang tidak mudah. Anda tidak boleh sembarangan dalam menyebar pakan, karena ada beberapa pertimbangan dan faktor penting lainnya yang perlu diketahui. Dengan mengikuti aturan dan cara yang benar dalam memberi pakan ikan lele, Anda dapat mempercepat pertumbuhan dan perkembangan ikan lele. Untuk memastikan ikan lele hasil budidaya Anda memiliki bobot yang tepat dalam waktu singkat, Anda perlu menerapkan teknik dan trik khusus. Salah satunya adalah dengan cara pemberian pakan ikan lele yang baik dan benar. Berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai cara pemberian pakan ikan lele yang baik dan benar.

Kebutuhan Nutrisi Ikan Lele

Pakan ikan lele dapat mencapai setengah dari biaya operasional budidaya, sehingga Pembudidaya perlu memikirkan dengan matang dan mengelola cara pemberian pakan ikan lele yang paling optimal. Dengan begitu, Anda dapat mengurangi biaya modal untuk penyediaan pakan lele. Pemberian pakan yang optimal bukan berarti mengurangi kebutuhan nutrisi ikan lele. Memenuhi kebutuhan nutrisi ikan lele adalah langkah yang paling penting untuk kesuksesan dalam membesarkan ikan lele.

Bahkan, ada trik dan cara khusus untuk mempercepat pertumbuhan dan perkembangan ikan lele melalui cara pemberian pakan yang benar. Ikan lele membutuhkan protein sebanyak 30-40%, tergantung pada usianya. Berikut ini adalah kebutuhan protein ikan lele secara spesifik:
– Benih lele membutuhkan protein sebesar 38-40%.
– Pada usia pertumbuhan, ikan lele membutuhkan protein sebesar 30-33%.
– Pada usia akhir pertumbuhan, lele dewasa membutuhkan protein kurang dari 30%.

Selain protein, ikan lele juga membutuhkan nutrisi lain yang baik seperti karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral. Perlu diketahui bahwa Feed Conversion Ratio (FCR) > 1. FCR > 1 adalah rasio antara pemberian pakan dan peningkatan bobot tubuh. Dengan kata lain, setiap 1 kg pakan yang diberikan tidak akan meningkatkan bobot ikan lele sebesar 1 kg atau lebih. Semakin rendah FCR, semakin optimal pemberian pakan, karena berarti jumlah pakan yang ditebar hampir sama dengan peningkatan bobot ikan.

Cara Menghitung Pakan Ikan Lele

Kita sudah mengetahui kebutuhan nutrisi ikan lele berdasarkan usianya. Sekarang, bagaimana cara menghitung kebutuhan pakan lele per harinya? Mari kita ulas di bawah ini! Ada 2 cara menghitung kebutuhan pakan lele, yaitu berdasarkan bobot total lele dan berdasarkan usia tebar lele. Idealnya, lele membutuhkan pakan sebanyak 3-6% dari bobot tubuh ikan secara keseluruhan. Tetapi, angka tersebut bersifat fleksibel. Artinya, jumlah pakan masih bisa berkurang atau bertambah, tergantung pada nafsu makan ikan.

See also  7 Produk Budidaya Udang agar Sukses Bisnis Tambak Udang

Misalnya, Anda memberikan pakan lele saat ini sebanyak 4% dari bobot total lele. Anda masih perlu memperhatikan nafsu makan ikan lele untuk menentukan jumlah pakan yang akan ditebar selanjutnya. Perhatikan selama 10 hari dan lakukan sampling. Jika dalam 10 hari berat lele bertambah, maka kadar pemberian pakan bisa ditingkatkan hingga 2 kali lipat.

Namun, perlu diingat bahwa beberapa minggu sebelum masa panen, Anda perlu mengurangi jumlah pakannya menjadi hanya 2-3% dari bobot total ikan lele untuk mengantisipasi proses panen. Ada perlakuan khusus yang harus dilakukan sebelum proses pemberian pakan untuk benih lele. Anda perlu merendam pakan terlebih dahulu agar sedikit mengembang. Setelah itu, pakan tersebut dapat ditebar di kolam budidaya ikan lele. Tujuan dari perlakuan khusus ini adalah untuk menghindari terjadinya lele kembung. Tips agar pemberian pakan tidak mempengaruhi kualitas air adalah dengan memperhatikan kolam ikan selama 10 menit setelah pemberian pakan. Jika ada sisa pakan yang mengambang di permukaan air kolam, segera ambil sisa pakan tersebut agar tidak mengendap dan berubah menjadi amonia. Jika ada banyak sisa pakan, Anda juga perlu mengevaluasi kembali jumlah pakan dan kondisi ikan. Bisa jadi, nafsu makan ikan berkurang atau ikan tidak nafsu makan karena sedang sakit.

Cara Pemberian Pakan Ikan Lele yang Efektif

Bagian terakhir dari proses pemberian pakan ikan lele adalah dengan memperhatikan jadwal/waktu pemberian pakan dan cara pemberian pakan ikan lele berdasarkan jenisnya.

1. Berdasarkan Waktu Pemberian Pakan

Umumnya, jadwal pemberian pakan ikan lele adalah sebanyak 3-6 kali sehari. Namun, frekuensi ini juga bergantung pada cuaca dan aktivitas ikan lele. Pada saat cuaca ekstrem seperti hujan deras, sebaiknya pemberian pakan ikan lele dikurangi atau dihentikan terlebih dahulu. Hujan deras dapat menyebabkan perubahan suhu yang cukup ekstrem pada air kolam, sehingga lele sering kehilangan nafsu makan. Jika Anda tetap memberikan pakan ikan lele, akan ada banyak pakan yang tersisa dan mengendap di dasar kolam, memicu munculnya gas amonia. Anda dapat mulai memberikan pakan pada pukul 09.00.

See also  Ini Dia Cara Mudah Memilih Bibit Ikan Mas Berkualitas Tinggi

Berdasarkan pengalaman para Pembudidaya profesional, pada pagi hari kondisi air kolam masih tercemar oleh zat beracun yang dibawa oleh embun atau udara pagi. Jika jadwal pemberian pakan ikan lebih pagi dari pukul 9, maka ikan lele akan kelaparan, sehingga potensi ikan mengonsumsi racun pun jadi lebih besar. Namun, jika Anda memberikan pakan sebelum pukul 9 pagi, dikhawatirkan ikan akan mengonsumsi racun-racun tersebut. Selain itu, memberikan pakan ikan lele sebelum pukul 9 pagi juga dapat menyebabkan ikan terserang penyakit radang insang yang diakibatkan oleh parasit dari embun pagi. Waktu yang paling efektif untuk memberikan pakan lele di pagi hari adalah pukul 9 atau pada saat sinar matahari menyinari kolam.

Sinar matahari akan membuat sisa embun dan udara menguap sehingga zat beracun pun akan ikut terbawa. Sinar matahari yang menyinari kolam juga akan membuat suhu kolam lebih hangat. Idealnya, Anda memberikan pakan lele saat suhu kolam mencapai 21°C. Skema pemberian pakan untuk ikan lele sebaiknya diberikan dengan interval waktu minimal 2-4 jam. Berikut ini adalah skema pemberian pakan untuk durasi pemberian 4 kali sehari dan 6 kali sehari:
– Skema pemberian pakan sebanyak 4 kali: Anda dapat memberikan pakan di pagi hari (ketika matahari sudah terbit), siang hari (ketika matahari di atas kepala), sore hari (sebelum matahari terbenam), dan malam hari (ketika sudah benar-benar gelap) dengan jeda masing-masing 4 jam.
– Skema pemberian pakan sebanyak 6 kali: Anda dapat memberikan pakan di pagi hari (ketika matahari sudah terbit), siang hari (ketika matahari di atas kepala), siang menuju sore hari (ketika matahari sudah mulai turun), sore hari (sebelum matahari terbenam), menuju malam hari (ketika matahari sudah terbenam), dan malam hari (ketika sudah benar-benar gelap) dengan jeda masing-masing 3 jam.

2. Berdasarkan Jenis Pakan

Selain berdasarkan waktu pemberian, Anda juga perlu mengetahui cara pemberian pakan berdasarkan jenis pakan yang digunakan. Jenis pakan yang digunakan dipengaruhi oleh ukuran ikan lele yang sedang dibudidayakan. Ada beberapa jenis pakan yang biasa digunakan untuk budidaya ikan lele, terutama pada tahap pembesaran. Teknik pemberian pakan untuk benih ikan lele yang sedang memasuki tahap pembesaran perlu diperhatikan. Untuk mempercepat proses pembesaran benih, Anda bisa memberikan pakan berupa cacing sutera.

See also  Kolam Ikan Patin: Jenis, Padat Tebar, dan Perawatan

Cacing sutera yang telah dibersihkan dapat ditebar pada satu titik kolam, seperti di sudut kolam atau bagian tengah kolam. Lalu, tebarkan sisa cacing sutera di titik yang berbeda. Teknik ini merupakan teknik terbaik untuk memberikan pakan benih ikan pada proses pembesaran. Tujuannya adalah agar penebaran pakan cacing sutera lebih merata. Ada dua cara pemberian pakan ikan lele yang baik dan benar berdasarkan jenis pakan, yaitu pakan terapung atau pakan apung dan pakan tenggelam. Apabila Anda menggunakan pakan apung, Anda perlu memperhatikan teknik pemberian atau penyebaran pakannya. Supaya pemberian pakannya lebih merata, bagi pakan untuk ditebar di 3 titik penyebaran, yaitu titik ujung sebelah kiri, tengah, dan ujung kanan.

Pemilihan ujung kanan atau kiri sebagai titik awal sebenarnya fleksibel. Jika Anda memilih ujung sebelah kanan terlebih dahulu, maka pemberian pakan akan berakhir pada bagian ujung kiri. Teknik pemberian pakan akan memengaruhi aktivitas dan pertumbuhan ikan. Teknik penyebaran seperti itu dapat melatih ikan lele untuk bergerak dan berenang aktif. Teknik tersebut juga dapat mengoptimalkan penyebaran pakan sehingga menghasilkan panen yang lebih maksimal dan merata. Sebelum ditebar, semprotkan air hangat ke pakan apung secukupnya, jangan sampai terlalu basah. Kemudian aduk pakan tersebut dan diamkan selama 10-15 menit sampai pakan memiliki tekstur empuk.

Berbeda dengan pakan apung yang perlu ditebar di banyak titik, Anda hanya perlu menyebar pakan tenggelam di satu titik saja. Namun, meskipun hanya pada satu titik, pakan tenggelam perlu ditebar secara perlahan dan sedikit demi sedikit agar pakan ikan terbagi rata ke semua ikan. Ada satu hal penting yang tidak boleh dilakukan ketika menyebar pakan, yaitu mengaduk atau mengobok-obok kolam setelah menyebar pakan lele, ketika lele sedang makan, atau setelah lele menghabiskan seluruh pakan. Kebiasaan buruk tersebut dapat membuat ikan lele stres dan memuntahkan kembali makanan yang sudah dimakan. Muntahan lele tersebut bisa menjadi limbah pakan yang mengendap di dasar kolam dan menjadi amonia.

****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!