Trik Merawat Induk Udang Vaname agar Sukses Pembenihan


845

Induk udang vaname perlu Anda rawat agar dapat melakukan pembenihan dengan baik. Hal ini dikarenakan, kualitas udang vaname bergantung pada induknya. Proses pembenihan udang vaname kemudian terus dilakukan sampai sekarang untuk menghasilkan benih udang yang tahan penyakit dan cepat tumbuh. Jadi jika Anda ingin meningkatkan kesuksesan budidaya udang, pembenihan sendiri jadi solusinya. Dalam artikel ini akan kita bahas secara lengkap serba-serbi pemijahan udang vaname, mulai dari cara merawat indukan hingga cara pembibitan udang vaname. Yuk simak!

Pemilihan Induk Vaname yang Berkualitas untuk Pembenihan

Saat melakukan pembenihan udang vaname, pastikan induk udang vaname yang dipilih berkualitas. Ini 4 kriteria induk udang vaname berkualitas.

1. Usia Induk Udang Sudah Matang

Induk harus dipilih dari yang sudah memasuki usia yang matang. Usia matang ini sejak udang vaname berumur 20 hari dari fase udang sepenuhnya. Udang vaname yang telah matang juga ditandai dengan induk betina memiliki warna oranye pada punggungnya. Indikator ini menjadi tanda bahwa telur udang betina telah matang.

2. Ukuran Udang yang Seragam

Selanjutnya Anda perlu memilih indukan yang punya ukuran tubuh yang seragam. Jika ada udang vaname yang lebih kecil dari udang lainnya, kemungkinan udang tersebut terhambat pertumbuhannya.

3. Bentuk yang Lengkap

Pastikan indukan udang vaname yang Anda pilih memiliki bentuk yang sempurna. Induk udang yang mengalami kecacatan dikhawatirkan sulit untuk berkembang. Ciri-ciri Induk udang yang lengkap adalah memiliki kaki, ekor, mata, dan antena yang lengkap, dengan kaki berjumlah 5 pasang, ekor yang terbuka, mata yang menonjol keluar, dan sepasang antena yang membuka dan menutup.

See also  Ini Cara Budidaya Ikan Gurame agar Cepat Besar

4. Usus Udang Vaname Berisi

Usus udang vaname yang berisi menunjukkan bahwa udang memiliki nafsu makan yang besar. Usus udang ini dapat Anda perhatikan karena udang vaname memiliki tubuh yang transparan.

Langkah Pemijahan Induk Udang Vaname yang Tepat

Setelah Anda memilih induk yang berkualitas, maka langkah selanjutnya yaitu pemijahan. Berikut 5 langkah pemijahan induk udang vaname.

1. Persiapan Kolam Pemijahan

Anda dapat menggunakan beberapa jenis kolam seperti kolam terpal dan kolam semen untuk pemijahan udang vaname. Namun, perlu diperhatikan kebersihan dari kolam yang digunakan. Sebelum proses pemijahan, bersihkan terlebih dahulu permukaan dari kolam pemijahan. Selanjutnya, kolam dikeringkan dan diisi air sebelum digunakan untuk pemijahan.

2. Persiapan Induk Udang Vaname

Pilihlah induk udang vaname yang berkualitas dengan kriteria seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Pisahkan indukan jantan dan betina agar tidak memijah sebelum waktunya. Cara membedakan induk udang jantan dan betina terletak pada bagian saddle (bakal telur) yang terletak pada area perut atau bagian atas lehernya. Bentuk perut induk betina cenderung cembung dan ukurannya membesar saat masa pemijahan.

3. Manajemen Pakan

Pakan menjadi salah satu kunci untuk perkembangan gonad pada udang vaname sehingga dapat dilakukan pemijahan. Anda dapat menggunakan pakan alami seperti dari irisan cumi-cumi dan cacing laut, serta pakan buatan.

4. Proses Pemijahan

Induk udang vaname jantan dan betina dengan perbandingan 2:3 atau 1:2 dimasukkan dalam kolam pemijahan. Pilihlah indukan yang sudah matang gonadnya, yang ditandai dengan adanya warna kuning keemasan pada toraks induk udang. Proses pemijahan dapat berlangsung selama 4-5 jam. Keesokan harinya setelah proses pemijahan, pisahkan telur dengan indukan udang ke kolam penetasan.

See also  Jenis-Jenis Penyakit Lele Sangkuriang yang Perlu Diwaspadai

5. Proses Penetasan

Telur udang vaname dimasukkan secara hati-hati ke kolam penetasan. Telur akan menetas dalam jangka waktu 10-12 jam. Selanjutnya Anda dapat menjual benih udang vaname atau membesarkannya sendiri. Jika Anda ingin lanjut membesarkan benih, maka benih yang telah menetas harus menunggu selama 120 hari untuk dapat panen. Berat panen yang dapat dijual per ekor mencapai 10-20 gram.

****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!