Ini Cara Mengelola Arus Kas Bisnis Insuretech


836



Insuretech jadi salah satu bisnis yang mulai banyak berkembang secara global selama beberapa tahun terakhir, terutama sejak pandemi. Jika Anda berencana atau baru memulai industri ini, pastikan Anda mengelola arus kas bisnis insuretech dengan tepat agar bisnis dapat berkembang dan tidak hanya sebatas meramaikan tren.

Perkembangan dan Masa Depan Bisnis Insuretech 

Berasal dari kata insurance technology, insuretech adalah industri bisnis asuransi yang tidak lagi menggunakan cara-cara konservatif dalam operasionalnya. Insuretech menggunakan teknologi digital untuk menciptakan keunikan model bisnis hingga customer experience yang akan ditawarkan pada pelanggan.

Jenis-Jenis Penyelenggaraan Insuretech 

Jumlah bisnis insuretech di Indonesia terbilang masih tidak terlalu besar jika dibandingkan fintech terutama yang menawarkan layanan pinjaman. Walau begitu, telah cukup banyak jenis penyelenggaraan insuretech yang dijalankan seperti berikut.

1. Aggregator

Aggregator insuretech adalah pihak yang menjadi perpanjangan tangan pihak asuransi dengan calon konsumen. Dalam kata lain, peran aggregator adalah sebagai pihak yang menawarkan layanan asuransi.Dengan demikian, aggregator insuretech tidak melakukan aktivitas underwriting maupun mengeluarkan kebijakan dan kontrak asuransi. Pihak aggregator hanya menyediakan platform untuk mempermudah calon nasabah menemukan produk asuransi tersebut dan bertransaksi.

2. Insurtech Brokers

Disebut juga agen insuretech, pihak ini merupakan aggregator yang sudah mengantongi izin sebagai broker atau agen asuransi dengan pihak asuransi terkait. Lewat izin ini, insuretech broker boleh secara aktif membantu nasabah dalam memilih asuransi hingga tercapainya kesepakatan dan transaksi.

See also  Mengenal Strategi Positioning Untuk Pemasaran Produk Yang Lebih Efektif

3. Full Stack Insurtech

Model bisnis ini sepenuhnya mempunyai izin atas penyelenggaraan asuransi. Dalam operasionalnya, full stack insuretech menggunakan platform digital untuk melakukan aktivitas promosi, penjualan, analisis, hingga transaksi dan klaim. Meski terbilang masih sedikit pelaku full stack insuretech di Indonesia, bukan berarti masa depan bisnis ini tak cerah. Sebaliknya, ini adalah kesempatan yang tepat untuk Anda menjalankan bisnis dan menjadi pionir sehingga lebih mudah menjadi top of mind di masyarakat.Hal ini didukung oleh kesadaran masyarakat yang mulai meningkat terhadap kualitas hidupnya. Ditambah lagi, teknologi digital yang jadi gaya hidup masyarakat sangat tepat dengan kemudahan akses asuransi yang ditawarkan oleh insuretech.

Cara Mengelola Arus Kas Bisnis Insuretech 

Mengelola arus kas adalah kunci kestabilan sebuah bisnis, tak terkecuali pada insuretech. Profit dan pendapatan yang besar sekalipun tidak dapat menjamin stabilitas bisnis tanpa dukungan cash flow yang lancar.

1. Manfaatkan Teknologi dengan Optimal

Tidak cuma nasabah yang dapat menikmati kemudahan memperoleh akses asuransi lewat teknologi digital yang Anda kembangkan. Anda juga bisa menggunakan layanan automasi untuk mendukung berbagai transaksi dengan lebih mudah.Selain waktu dan tenaga, teknologi digital juga membantu meningkatkan efisiensi biaya sekaligus meningkatkan produktivitas. Anda pun dapat menghemat pengeluaran sehingga dana yang tersedia dapat dialokasikan untuk hal lain, seperti dana cadangan. Hal ini menjadi langkah antisipasi jika terjadi kekacauan cash flow sehingga bisnis tetap terselamatkan.

2. Alokasi Dana yang Seimbang

Mengelola arus kas bisnis insuretech juga mewajibkan Anda cermat dalam memilah alokasi dana. Terlalu banyak menyimpan uang tunai berarti menghilangkan kesempatan mengembangkan aset dan memperoleh pendapatan tambahan.Namun jika kekurangan uang tunai (menaruh terlalu banyak dana pada instrumen investasi), maka Anda harus melakukan pinjaman dan membayar sejumlah bunga. Hal ini justru akan menambah beban karena adanya pengeluaran tambahan yang dapat berefek pada arus kas di masa mendatang, apalagi jika dilakukan dalam jangka panjang.

See also  Mengenal Contoh Struktur Organisasi Pada Perusahaan

3. Tinjau Ulang dan Evaluasi Struktur Pembiayaan

Struktur pembiayaan menjadi upaya dalam mengelola suatu pembiayaan. Dengan demikian, jenis dan tujuan pembiayaan yang diberikan sesuai target sasaran sekaligus dapat meminimalkan risiko yang mungkin muncul atas adanya pembiayaan-pembiayaan tersebut.Anda juga bisa mengecek tingkat kredit penghasilan karena dapat mengimbangi biaya-biaya yang muncul pada deposito bisnis Anda. Diskusikanlah dengan banker pilihan Anda untuk memastikan keuangan yang Anda miliki tetap aman dan jangan ragu membuat beberapa perubahan jika memang dibutuhkan untuk menjaga kestabilan arus kas.

Tips Bisnis Insuretech Terus Berkembang

Selain menjaga kelancaran dan stabilitas arus kas bisnis, Anda juga perlu mempertimbangkan aspek-aspek lain untuk memastikan usaha insuretech yang dijalankan. Berikut adalah beberapa tips agar bisnis insuretech Anda tetap berjalan dan terus berkembang.

1. Meningkatkan Profitabilitas

Meningkatkan profitabilitas adalah tantangan paling umum yang dialami oleh startup, termasuk insuretech. Namun, resesi hebat yang dimulai sejak pandemi COVID-19 membuat para pemilik saham pun menuntut profit yang lebih nyata dan cepat.Terutama jika Anda masih mengandalkan investor untuk pendanaan, jangan terlalu lama untuk mulai memanen profit. Di tengah ketidakpastian dan situasi ekonomi saat ini, investor menjadi jauh lebih selektif memilih bisnis yang dapat memberi keuntungan paling optimal bagi mereka.

2. Menciptakan Inovasi

Untuk mendukung profitabilitas, Anda harus berinovasi. Mulai optimalkan platform yang Anda miliki dengan berbagai peluang menarik ataupun menyediakan berbagai fitur, produk, atau layanan bernilai lainnya.Inovasi pun bukanlah hal sekali yang harus Anda lakukan. Pastikan bahwa siklus hidup dan keberlangsungan inovasi yang Anda ciptakan memiliki jangka panjang. Anda bisa melakukan banyak improvisasi lanjutan dari inovasi yang sudah diciptakan untuk memaksimalkan potensi keuntungan.

3. Mengedepankan Efisiensi dan Produktivitas

Mengelola arus bisnis kas bisnis tidak akan lepas dari efisiensi biaya. Cermatlah dalam membuat pengeluaran, termasuk untuk kepentingan sumber daya. Hal ini tak cuma soal sumber daya manusia, tetapi juga perangkat, aset, dan sebagainya.Mulailah dengan memilih sumber daya terbaik yang dapat mendukung produktivitas bisnis Anda—mengutamakan kualitas dibanding kuantitas adalah langkah awal yang tepat. Buatlah roadmap yang matang sehingga Anda benar-benar dapat memperhitungkan kebutuhan bisnis dengan pas. for Business adalah salah satu alternatif untuk membantu Anda mengelola arus kas bisnis insuretech lebih efektif dan efisien untuk mencapai keberhasilan perusahaan. Melalui layanan Money Transfer, Anda dapat melakukan disbursement hingga ke ribuan rekening sekaligus dalam hitungan menit secara real time. Fitur andal pengecekan otomatis juga meminimalkan risiko terjadinya human error seperti salah kirim atau dobel transfer.Dengan demikian, Anda dan tim tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga, waktu, dan biaya untuk melakukan pekerjaan rutin. Sumber daya yang ada dapat dimaksimalkan untuk mendukung optimalisasi bisnis lainnya. 

See also  Pengertian, Cara Hitung, dan Cara Menanggulanginya


****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!