Apa Itu Customer? Pengertian, Jenis dan karakteristiknya


847

Customer atau pelanggan adalah istilah yang sering digunakan dalam dunia bisnis. Secara sederhana, istilah ini merujuk kepada seorang individu yang membeli atau menggunakan produk dan jasa.Kehadirannya sangat penting bagi kelangsungan sebuah perusahaan, karena tanpa adanya pelanggan, perusahaan tidak akan memiliki pendapatan dan kesempatan untuk berkembang.Untuk itu, sangat penting bagi perusahaan memahami customer agar dapat menyesuaikan strategi pemasaran, mengembangkan produk atau jasa yang lebih relevan, dan meningkatkan kepuasan pelanggan.Nah, pada artikel kali ini akan dibahas secara tuntas mengenai arti customer. Simak ulasannya berikut ini!

Apa Itu Customer?

Customer adalah seorang individu dari berbagai organisasi, kelompok, atau instansi yang melakukan pembelian, mencoba, atau menggunakan produk atau layanan tertentu. Setiap bisnis memiliki tujuan untuk meningkatkan pendapatannya dengan memiliki sebanyak mungkin customer.Customer merupakan fokus utama dan target dalam operasional bisnis. Sehingga perusahaan berlomba-lomba untuk menarik dan mempertahankan sebanyak mungkin pelanggan, dengan memberikan pelayanan terbaik dan memenuhi kebutuhan mereka.Tujuan dari mempertahankan pelanggan ini adalah agar mereka lebih loyal dan royal kepada produk atau jasa yang dikeluarkan perusahaan.

Perbedaan Customer dengan Consumer

Di atas kita sudah membahas pengertian apa itu customer. Istilah satu ini seringkali disamakan dengan consumer. Padahal kedua istilah ini adalah dua hal yang berbeda.Arti customer berdasarkan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah pelanggan yaitu orang yang melakukan pembelian produk barang atau jasa. Sedangkan, consumer atau kita kenal dengan istilah yaitu konsumen merupakan orang yang mengonsumsi atau pemakai barang atau jasa.Selain itu, terdapat perbedaan lainnya dari customer vs consumer, yaitu sebagai berikut:

Customer Consumer
  • Mengacu pada pihak yang melakukan pembelian barang atau komoditas dan membayar harganya
  • Membeli barang dan memiliki kemungkinan untuk menjualnya kembali
  • Perlu membeli produk atau jasa untuk menggunakannya
  • Biasanya, motif pembelian adalah untuk dijual kembali atau untuk konsumsi
  • Pelanggan membayar harga produk atau jasa, namun mereka juga dapat memperoleh pengembaliannya dari pihak lain
  • Customer dapat berupa individu atau perusahaan
  • Membeli barang untuk penggunaan dan merasakan manfaatnya
  • Berperan sebagai penggunaan akhir dari produk atau layanan
  • Memiliki interaksi yang terbatas dengan perusahaan.
  • Tujuan membeli barang adalah memperoleh manfaat langsung
See also  Komitmen Organisasi: Pengertian, Tipe dan Cara Membangunnya

Jenis-jenis Customer

Jenis pelanggan Ada beberapa jenis customer yang perlu dipahami dalam konteks bisnis, diantaranya:

1. Customer Antara

Jenis ini adalah melalui perantara dalam penjualan produk. Namun, mereka bukan pengguna akhir dari produk atau layanan yang disediakan oleh perusahaan. Perbedaan utama dari customer antara adalah bahwa mereka bukan berasal dari lingkungan perusahaan, tetapi individu atau kelompok yang mendistribusikan produk atau layanan dari perusahaan tersebut.Contohnya adalah reseller produk kecantikan, agen perjalanan, atau agen bahan baku makanan.

2. Customer Eksternal

Jenis eksternal ini adalah pelanggan yang secara langsung menggunakan produk atau jasa dari perusahaan produsen. Jenis customer ini juga disebut sebagai pelanggan akhir. Mereka menjadi pelanggan karena perusahaan menawarkan kinerja, mutu, atau kualitas barang atau jasa yang baik sehingga konsumen dapat merasakan kepuasan langsung dari produk atau jasa tersebut. Dengan memberikan kualitas yang unggul, perusahaan dapat membangun komitmen yang tinggi dari pelanggan.

3. Customer Internal

Jenis pelanggan ini terdapat di dalam lingkup perusahaan. Mereka membeli produk atau layanan yang kemudian akan dijual kembali kepada orang lain. Selain itu, mereka memiliki peran dan pengaruh terhadap kinerja perusahaan, seperti staf pemasaran, karyawan operasional, pengiriman, atau sumber daya manusia (SDM). Untuk memaksimalkan kinerja mereka, customer internal membutuhkan kerjasama dan kolaborasi tim yang baik, sehingga dapat menarik sebanyak mungkin pelanggan. Baca Juga: Bagaimana Memahami Perilaku Konsumen Bisnis Kita?

Karakteristik Customer

Setiap customer pada umumnya mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai alasan, seperti pendidikan, lingkungan, latar belakang keluarga, dll. Nah, berikut ini adalah tujuh karakter customer lengkap dengan cara menghadapinya secara tepat.

1. Cheap Customer

Pengertian cheap customer adalah mereka yang biasanya mencari produk murah, mereka juga umumnya tidak segan untuk membayar dengan jumlah harga yang asma untuk barang yang sama ketika melihat suatu diskon. Jenis customer ini akan cenderung membeli barang dengan motivasi penghematan. Untuk itu, tidak jarang dari mereka selalu bertanya diskon, bonus, atau gratisan tertentu.
Cara menghadapi customer jenis ini adalah dengan lebih pintar mempromosikan produk secara menarik.

2. Difficult Customer

Pengertian customer jenis difficult customer adalah customer yang biasanya selalu memiliki sudut pandang negatif atas produk yang dijual. Hal ini bukan tanpa alasan, karena mereka sebelumnya sudah pernah mempunyai pengalaman buruk dengan produk yang sama. Mereka juga tidak jarang membandingkan produk Anda dengan produk lain dan mereka akan menjadi sulit untuk menerima penjelasan dari Anda.
Untuk mengatasi customer jenis ini, Anda harus lebih sabar, seperti memperhatikan suasana hatinya dan jangan berdebat, usahakanlah untuk lebih menjari pembahasan lain agar bisa menjaga perkataannya. Selain itu, usahakan untuk tidak mengambil hati atas apa yang mereka katakan. Jika Anda terlalu fokus dengan customer seperti ini, maka Anda hanya akan membuang waktu tanpa adanya penjualan.

See also  Kiat Menyelenggarakan Rapat Kerja yang Efektif dan Efisien

3. Sophisticated Customer

Pengertian Sophisticated Customer adalah customer yang memiliki kecerdasan tinggi atas suatu produk. Mereka biasanya telah melakukan riset sebelum membeli barang dan memiliki banyak referensi tentang produk Anda. Namun, mereka biasanya akan sulit diatasi pada awalnya saja, jika mereka sudah percaya dengan produk Anda, biasanya mereka akan menjadi loyal dan bahkan mengajak kerabatnya untuk menggunakan produk Anda.
Cara mengatasi customer ini adalah dengan memperkaya pengetahuan terkait produk yang Anda tawarkan.

4. Affluent Customer

Pengertian Affluent Customer adalah customer yang tidak melakukan banyak pertimbangan tentang harga produk. Mereka akan membeli produk berapapun harganya, karena mereka hanya akan menuntut hal terbaik mulai dari segi produk, pelayanan dan kualitas produk Anda. Oleh karena itu, customer ini sangat penting untuk dijadikan sebagai aset penting dalam bisnis Anda.
Untuk mengatasi customer ini, Anda hanya perlu memberikan perhatian individu yang lebih agar mampu memikat mereka menjadi customer tetap dan mendorong adanya pembelian yang lain lagi.

5. Customer Pemarah

Pengertian customer pemarah adalah customer yang memiliki tempramental tinggi dan emosi yang tidak teratur. Cara untuk menghadapinya adalah dengan tenang, sabar dan mampu mendengarkan segala jenih perkataannya dengan seksama. Anda juga harus memahami sebab kemarahannya dan mampu memberikan penjelasan dengan cara yang paling ramah.

6. Customer Pendiam

Pengertian customer pendiam adalah customer yang tidak banyak bicara dan cenderung banyak melihat-lihat produk Anda saja. Untuk menghadapinya, Anda memerlukan cara khusus untuk mendapatkan perhatiannya, seperti mencoba akrab dengannya, mengajaknya bicara dan membuatnya lebih nyaman, serta menanyakan barang apa yang diperlukannya.

7. Customer Tidak Sabaran

Pengertian customer tidak sabaran adalah customer yang selalu mengutamakan kecepatan dan ketepatan pelayanan. Mereka juga seringkali tidak sabaran dalam meminta banyak produk dalam waktu yang singkat. Untuk menghadapinya, Anda hanya memerlukan kesabaran yang tinggi.

See also  Data Collection Tools Bantu Pengelolaan Karyawan dan Perusahaan

Cara Mempelajari Customer

Mempelajari customer merupakan langkah penting dalam bisnis sehingga Anda bisa memahami kebutuhan mereka. Berikut ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk mempelajari dan memahami customer, di antaranya:

1. Tempatkan Diri Anda pada Posisi Pelanggan

Salah satu cara terbaik untuk memahami pelanggan adalah dengan memposisikan diri Anda sebagai pelanggan. Coba bayangkan bagaimana rasanya menjadi pelanggan dan ingin melakukan pembelian, penggunaan, dan memiliki pengalaman dengan produk atau layanan tersebut.Hal ini akan membantu Anda melihat dari sudut pandang pelanggan dan mengidentifikasi kebutuhan, tantangan, dan preferensi mereka.

2. Tingkatkan Empati

Empati adalah kemampuan untuk merasakan dan memahami perasaan, kebutuhan, dan pengalaman pelanggan. Dengan meningkatkan empati, Anda dapat menghubungkan diri secara lebih mendalam dengan pelanggan.Cobalah menjadi pendengar mereka, sehingga Anda bisa memahami kebutuhan dan keinginan mereka. Hal ini akan membantu Anda mengembangkan solusi yang lebih relevan dan memuaskan.

3. Sediakan Informasi

Pelanggan membutuhkan informasi yang jelas dan akurat tentang produk atau layanan Anda. Pastikan informasi tersebut mudah diakses baik itu melalui kemasan, brosur, atau media pemasaran lainnya.Berikan deskripsi yang lengkap, fitur, manfaat, dan cara penggunaan produk atau layanan. Informasi yang transparan akan membantu pelanggan membuat keputusan yang tepat dan membangun kepercayaan.

4. Kenali Bagaimana Persepsi Pelanggan terhadap Produk

Penting untuk memahami bagaimana pelanggan melihat dan mengevaluasi produk atau layanan Anda. Lakukan survei atau wawancara dengan pelanggan untuk mendapatkan umpan balik tentang kekuatan dan kelemahan produk hingga kepuasan mereka sesuai yang diinginkan. Hal ini akan membantu Anda mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan dan mengembangkan strategi yang lebih baik.

5. Tunjukkan Apresiasi

Menghargai pelanggan adalah langkah penting dalam membangun hubungan yang baik. Sediakan layanan pelanggan yang ramah, tanggap, dan profesional. Luangkan waktu untuk mendengarkan masukan dan keluhan pelanggan, dan berikan respons yang tepat waktu dan efektif. Menunjukkan apresiasi kepada pelanggan dengan memberikan diskon, promosi khusus, atau hadiah kecil juga dapat meningkatkan loyalitas pelanggan.

6. Berikan Pilihan

Pelanggan menyukai berbagai macam pilihan. Berikan variasi produk atau layanan yang sesuai dengan berbagai kebutuhan dan preferensi pelanggan. Menyediakan opsi yang berbeda dalam ukuran, warna, fitur, atau harga dapat membantu memenuhi keinginan pelanggan yang beragam.Namun, perlu diingat hindari memaksakan satu produk kepada mereka, meskipun Anda tahu bahwa produk tersebut memang dibutuhkan. Hal ini juga dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan membantu Anda memperluas bisnis.

Kesimpulan

Itulah informasi seputar customer yang bisa Anda pahami. Customer memiliki peran yang sangat penting dalam bisnis. Mempelajari dan memahami pelanggan secara mendalam adalah langkah krusial untuk kesuksesan perusahaan. Secara keseluruhan, customer dapat membantu perusahaan dalam membangun hubungan yang baik, meningkatkan loyalitas pelanggan, dan mencapai kesuksesan jangka panjang.Semoga informasi ini bermanfaat dan nantikan artikel lainnya dari !

****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!