Biaya Tetap


802



Biaya perusahaan yang tidak dipengaruhi oleh tingkat aktivitas perusahaan, baik dalam produksi maupun penjualan; biaya tetap ini termasuk gaji karyawan, pembayaran bunga, sewa, depresiasi, dan biaya asuransi (biaya tetap). Otoritas Jasa Keuangan. Dalam ekonomi, biaya tetap adalah pengeluaran bisnis yang tidak tergantung pada tingkat barang atau jasa yang dihasilkan oleh bisnis tersebut. Pengeluaran ini berkaitan dengan waktu, seperti gaji atau beban sewa yang dibayar setiap bulan, dan sering disebut sebagai pengeluaran tambahan. Wikipedia

Apa Itu Biaya Tetap?
Biaya tetap adalah biaya atau pengeluaran bisnis yang tidak tergantung pada perubahan jumlah barang atau jasa yang dihasilkan, sehingga tidak akan berubah meskipun terjadi perubahan jumlah barang dan jasa yang dihasilkan dalam kisaran tertentu. Biaya tetap tidak terpengaruh oleh perubahan-perubahan dalam aktivitas bisnis yang dijalankan oleh perusahaan.
Biaya tetap dalam akuntansi pada dasarnya adalah jenis biaya yang tidak berubah atau statis, dan akan tetap dikeluarkan baik ketika tidak ada kegiatan atau proses produksi yang dilakukan maupun saat melakukan banyak kegiatan. Biaya tetap contohnya seperti gaji karyawan, sewa gedung, hingga biaya cukai. Biaya-biaya tersebut harus selalu dibayarkan meskipun perusahaan tidak menghasilkan output barang atau jasa apa pun.
Pada penyusunan laporan, biaya tetap dialokasikan atau dicatat di bagian pengeluaran tidak langsung pada laporan laba rugi yang berkaitan dengan laba operasi.

Jenis-jenis Biaya Tetap
1. Committed Fixed Cost
Committed Fixed Cost atau yang juga disebut dengan biaya tetap yang telah ditentukan adalah biaya yang dikeluarkan untuk menjaga eksistensi perusahaan. Biaya tetap yang telah ditentukan berkaitan dengan investasi fasilitas dan struktur organisasi perusahaan. Contohnya seperti gaji karyawan, biaya asuransi, biaya pajak bangunan, dan sebagainya.
Biaya jenis ini bersifat jangka panjang dan tidak dapat diubah begitu saja. Oleh karena itu, menentukan biaya tetap harus dilakukan dengan hati-hati dan menggunakan perhitungan yang benar.

See also  Disinflasi

2. Discretionary Fixed Cost
Discretionary Fixed Cost atau yang juga disebut dengan biaya tetap kebijakan adalah biaya yang dikeluarkan berdasarkan kebijakan manajemen perusahaan. Biaya tetap kebijakan bersifat jangka pendek dan dapat diubah sewaktu-waktu jika terdapat perubahan biaya yang tidak terduga oleh manajemen. Contoh biaya tetap jenis ini adalah biaya pemasangan iklan, riset, pelatihan karyawan, hubungan masyarakat, dan sebagainya.

Perhitungan Biaya Tetap
Biaya tetap merupakan biaya yang terkait dengan volume atau kapasitas. Karakteristik utama dari biaya tetap adalah bahwa biayanya tetap dan tidak dipengaruhi oleh periode atau aktivitas tertentu, dan biaya per unit berbanding terbalik dengan perubahan volume. Jika kapasitas atau volume tinggi, maka biaya tetap per unit akan rendah, dan sebaliknya.
Dalam analisis biaya produksi, perhitungan total biaya tetap dapat dilakukan dengan menggunakan rumus penambahan biaya tetap dan biaya variabel.

Perbedaan Dasar Biaya Tetap dan Biaya Variabel
Berikut ini beberapa poin yang dapat digunakan sebagai panduan untuk membedakan antara biaya tetap dan biaya variabel.

– Fokus Penilaian: Biaya tetap dinilai berdasarkan waktu, sementara biaya variabel dinilai berdasarkan jumlah produksi. Kedua faktor ini akan menentukan total biaya yang harus dikeluarkan saat melakukan produksi barang atau jasa.

– Biaya Satuan: Semakin tinggi produksi per unit, maka semakin rendah biaya tetap yang harus dikeluarkan, dan sebaliknya. Hal ini berbeda dengan biaya variabel yang berbanding lurus dengan jumlah satuan atau unit yang diproduksi.

– Waktu Pengeluaran: Biaya tetap akan selalu dikeluarkan selama periode tertentu, baik saat ada atau tidak ada produksi yang dilakukan. Sementara biaya variabel hanya dikeluarkan saat proses produksi berlangsung dan tidak diperlukan saat tidak ada kegiatan produksi.

See also  Fund Fact Sheet

– Kuantitas Unit Produksi: Jumlah biaya tetap tidak akan berubah meskipun kuantitas unitnya berubah. Ini berbeda dengan biaya variabel yang jumlahnya berubah sesuai dengan jumlah produksi unit.

– Komposisi Biaya: Biaya tetap terdiri dari biaya overhead produksi, biaya penjualan, biaya administrasi, dan biaya distribusi. Sementara biaya variabel terdiri dari biaya bahan produksi, beban produksi, biaya material yang digunakan, tenaga kerja, serta biaya penjualan dan distribusi yang tidak tetap.