Apa itu investasi obligasi? Investasi ada bermacam-macam jenisnya. Salah satu jenis investasi menguntungkan dengan risiko relatif kecil adalah obligasi. Nah, obligasi sendiri adalah surat utang negara dengan periode waktu tertentu. Artinya, lewat investasi ini, kamu meminjamkan sejumlah dana kepada negara dalam jangka waktu yang telah disepakati. Lalu, untuk apa uang yang dikumpulkan dari investasi obligasi tersebut? Ada banyak sekali penggunaannya, tapi yang paling umum adalah untuk membangun infrastruktur seperti jalan raya, terminal, jembatan, hingga bandara. Sebagai peminjam dana, negara wajib membayarkan bunga (berupa kupon) kepada investor per bulan. Bagaimana, tertarik untuk mulai investasi obligasi? Baca juga: Kenali Investasi Syariah, Investasi yang Halal dan Cuan!
Jenis-Jenis Obligasi
Sumber: Freepik Obligasi ada bermacam-macam jenisnya. Berikut adalah beberapa jenis obligasi yang paling banyak ditawarkan kepada masyarakat luas:
– Obligasi Pemerintah
Merupakan jenis obligasi yang diterbitkan oleh Kementerian Keuangan, dana investasi kemudian dikumpulkan untuk mendanai APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). Obligasi yang satu ini sangat aman karena dijamin oleh pemerintah. Beberapa contohnya adalah ORI (Obligasi Ritel Indonesia) dan juga SR (Sukuk Ritel).
– Obligasi Suku Bunga
Tetap Investasi obligasi satu ini memiliki suku bunga yang tetap (tidak turun maupun naik). Pembayarannya dilakukan secara berkala selama obligasi masih berlaku.
– Obligasi Tanpa Bunga
Obligasi tanpa bunga atau zero coupon bond merupakan jenis obligasi yang tidak memiliki bunga. Pemilik obligasi nantinya akan menerima dana utang pokok saat jatuh tempo tiba.
Keuntungan Investasi Obligasi
Sumber: Pexels Sebagai instrumen investasi, obligasi menawarkan beragam keuntungan bagi investornya. Poin-poin di bawah ini menjelaskan beberapa keuntungan yang bisa kamu dapat dengan investasi obligasi:
1. Menerima Bunga Berkala
Dalam obligasi, bunga dikenal dengan nama kupon (coupon). Kupon obligasi ini akan diberikan secara berkala sesuai kesepakatan awal. Ada yang memberikan kupon per tiga bulan, ada juga yang tiap enam bulan sekali. Beberapa bahkan memberikan bunga per bulannya. Di obligasi, bunga dibagi menjadi dua jenis: tetap (fixed) dan mengambang alias tidak tetap (floating).
2. Bisa Jadi Jaminan
Beberapa bank atau institusi keuangan yang menawarkan pinjaman ternyata menerima obligasi atau sukuk sebagai jaminan atau agunan. Anda juga bisa menjadikan investasi obligasi sebagai jaminan saat membeli saham.
3. Potensi Keuntungan Lebih Tinggi daripada Deposito
Banyak orang yang menyukai deposito karena praktis, tapi memberikan keuntungan yang pasti. Selain itu, potensi risikonya pun relatif kecil. Namun, tahukah kamu? Keuntungan yang ditawarkan obligasi ternyata bisa lebih tinggi dari deposito. Rata-rata, bunga deposito tidak mencapai angka 3%. Sementara itu, investasi obligasi menawarkan kupon setidaknya 4%.
4. Memperoleh Capital Gain
Obligasi juga menawarkan capital gain yang pasti. Ini karena tingkat peminatnya tergolong tinggi. Saat dilepas ke pasar sekunder, pasti akan ada yang mencari. Sering kali, penawaran yang diberikan bahkan lebih tinggi dari harga yang Anda keluarkan untuk membeli obligasi.
Cara Memulai Investasi Obligasi
Untuk memulai investasi obligasi sebenarnya tidak terlalu rumit. Bahkan prosedurnya cenderung sama dari waktu ke waktu. Berikut langkah-langkahnya: 1. Pilih jenis obligasi yang ingin kamu beli. Untuk obligasi pemerintah, biasanya terbit secara berkala dan diumumkan melalui website resmi Kementerian Keuangan. Misalnya, ORI021 yang ditawarkan pada tanggal 24 Januari – 17 Februari 2022. Jadi, jangan sampai tertinggal informasinya. 2. Lakukan registrasi melalui Mitra Distribusi. Kemudian, masukkan informasi yang diminta seperti data diri, nomor SID (Single Investor Identification), nomor Rekening Surat Berharga, dan nomor Rekening Dana. Kalau kamu belum punya, bisa langsung menghubungi Mitra Distribusi. 3. Jika registrasi berhasil, kamu bisa langsung melakukan pemesanan obligasi. Pastikan membaca Memorandum Informasi untuk mengetahui cara kerja obligasi. Pemesanan obligasi hanya bisa dilakukan selama periode penawaran, ya. 4. Setelah sistem melakukan verifikasi terhadap pemesanan, kamu akan mendapat kode pembayaran. Gunakan kode tersebut untuk menyetorkan dana investasi melalui channel yang sudah ditunjuk. 5. Apabila pembayaran berhasil, kamu akan langsung mendapat NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara) beserta notifikasi pembelian obligasi sukses. Kamu juga akan mendapat alokasi investasi secara resmi pada tanggal penerbitan obligasi. Jangan lupa untuk meminta Bukti Konfirmasi Kepemilikan Obligasi ke Mitra Distribusi, ya!
Cara Menghitung Peluang Keuntungan Investasi Obligasi
Katakanlah kamu membeli ORI021 yang memiliki kupon senilai 4,9%. Jumlah unit obligasi yang kamu beli adalah 10 unit (Rp10.000.000). Maka, perhitungannya adalah sebagai berikut: Nilai investasi obligasi | : Rp10.000.000 | Kupon per tahun = Rp10.000.000 x 4,9% = Rp490.000 Kupon per bulan = Rp490.000 / 12 = Rp40.833 Pajak (10%) per bulan = Rp40.833 x 10% = Rp4.083 Kupon bersih = Rp40.833 – Rp4.083 = Rp36.750Artinya, kamu berpeluang mendapat kupon (bunga) dari obligasi tersebut senilai Rp36.750 per bulannya. Sedangkan untuk per tahun, kupon yang akan kamu dapat adalah senilai Rp441.000. Baca juga: Ingin Memulai Investasi Emas? Baca Dulu Penjelasannya di Sini!Bagaimana, tertarik untuk mulai investasi obligasi? Pastikan rekening yang menjadi sumber dana investasimu punya cukup saldo, ya! Jika belum, kamu bisa transfer antarbank melalui . Transfer dana antar bank melalui , bebas biaya admin*!*Gratis hingga 50 kali per bulan.
****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!

