Cara pemijahan ikan mas yang tepat menjadi kunci sukses dalam budidaya. Dengan pemijahan, Anda dapat mengurangi biaya operasional dalam budidaya ikan dan memilih bibit ikan mas yang unggul. Lalu apa itu pemijahan? Bagi yang masih asing dengan kata pemijahan, pemijahan merupakan proses perkawinan ikan jantan dan betina sehingga menghasilkan benih ikan baru.
Pemijahan ikan mas bertujuan untuk menghasilkan benih ikan mas unggul yang memiliki nilai ekonomis dan menghasilkan calon indukan baru yang berkualitas. Benih hasil pemijahan ini dapat Anda besarkan atau dijual ke Pembudidaya pembesaran ikan. Pemijahan dibagi menjadi dua jenis yaitu pemijahan secara alami dan pemijahan buatan. Namun di antara keduanya, pemijahan alami banyak diterapkan oleh Pembudidaya karena prosesnya relatif mudah dan keberhasilannya juga tinggi. Dalam artikel ini akan dibahas secara lengkap mengenai pemijahan, dimulai dari pemilihan induk, langkah pemijahan yang tepat, dan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemijahan. Yuk simak!
2 Cara Membedakan Ikan Mas Jantan dan Betina
Sebelum Anda memulai pemijahan ikan mas, pertama-tama harus bisa membedakan ikan mas jantan dan betina. Berikut perbedaannya.
1. Bentuk Tubuh Ikan
Tubuh ikan mas jantan dan betina memiliki perbedaan yang cukup jelas. Ikan mas jantan memiliki tubuh yang ramping dan pergerakannya cepat. Sedangkan ikan mas betina memiliki tubuh yang besar dan perutnya membulat.
2. Warna Cairannya
Jika Anda memijat perut ikan mas ke bawah menuju alat kelaminnya, maka ikan akan mengeluarkan cairan. Jika cairannya berwarna kuning merupakan jenis betina. Sedangkan jika warnanya putih berarti sperma dari ikan mas jantan.Baca Juga: Apa Perbedaan Lele Jantan dan Betina? Cek di Sini!
Tips Memilih Indukan Mas yang Sudah Matang
Ketika ingin memijah ikan mas, Anda harus memastikan agar indukan ikan mas yang dipilih sudah matang. Selain itu, Anda juga perlu menyeleksi ikan yang secara keseluruhan mulus dan tidak cacat. Sisiknya juga tersusun rapi berwarna cerah dan tidak kusam. Berikut kriteria yang perlu Anda perhatikan ketika memilih ikan mas jantan dan betina.
1. Kriteria Ikan Mas Jantan
Jantan memiliki umur minimum 8 bulan dengan berat kurang lebih 0.5 kg/ekor. Tubuhnya langsing dan tidak berlemak. Ketika dipijat perutnya mengeluarkan cairan kental berwarna putih susu.
2. Kriteria Ikan Mas Betina
Betina memiliki umur 1,5-2 tahun dengan berat sebesar 2 kg/ekornya. Jika distiping mengeluarkan cairan berwarna kuning. Pada bagian perutnya membesar dan ketika ditekan terasa lunak.Baca Juga: Mau Mulai Budidaya Ikan Mas? Cek Artikel Ini!
4 Hal yang Perlu Diperhatikan saat Pemijahan Ikan Mas
Sebelum memulai proses pemijahan ikan mas, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan agar meraih kesuksesan.
1. Kolam Pemijahan
Pastikan kolam tidak berlumpur dan bercadas. Air kolam juga tidak keruh dengan kadar oksigen, dan debit air yang cukup, serta suhu kolam optimal yaitu 25 derajat celcius.
2. Tempat Menempel Telur
Anda juga perlu menyediakan tempat menempelnya telur pada kolam pemijahan. Hal ini akan memudahkan Anda dalam proses pemanenan telur.
3. Luas Kolam Pemijahan
Luas kolam menjadi faktor penting kesuksesan dalam proses pemijahan ikan mas. Anda harus memperhatikan jumlah ikan mas dan ketersediaan luas kolam. Seekor induk dengan berat 1 kg memerlukan kolam seluas 6m2.
4. Pemberian Pakan
Pemberian pakan dilakukan secara teratur sebanyak dua kali pada pagi dan sore hari dengan takaran 2-4% dari berat induk. Pastikan juga pakan yang diberikan bernutrisi tinggi dengan kandungan protein sebesar 25%.
4 Cara Pemijahan Ikan Mas agar Sukses
Ada beberapa cara yang harus Anda lakukan agar pemijahan ikan mas dapat sukses. Ini kami rangkum 4 cara pemijahan ikan mas.
1. Pemberokan Indukan Mas
Pemberokan merupakan pemeliharan indukan ikan mas jantan dan betina yang telah dipilih pada kolam khusus. Indukan selanjutnya tidak diberikan makanan selama 1-2 hari untuk menghilangkan lemak pada kantung telur. Selain itu, untuk mencegah induk memijah sebelum waktunya
2. Persiapan Kolam
Cara pemijahan ikan mas yang pertama yaitu dengan mempersiapkan kolam. Di antara beberapa jenis kolam, Anda dapat memilih kolam tanah untuk tempat pemijahan. Untuk persiapannya, cukup lakukan penjemuran kolam, pengolahan tanah, pengapuran, dan pengairan.Selanjutnya Anda perlu menentukan jumlah ikan yang akan dipijahkan.
Setiap indukan betina memijah membutuhkan lahan sebesar 6 m2 per kg bobot tubuhnya, dengan kedalaman air 60-80 cm. Jadi jika Anda ingin mengisi 10 indukan, maka diperlukan kolam seluas 60m2.Anda juga perlu membuat kakaban sebagai tempat ikan mas untuk meletakkan telurnya. Kakaban ijuk dipasang melayang sekitar 10-15 cm di bawah permukaan air. Kakaban tersebut perlu diikat pada patok yang kuat agar tidak bergeser saat pemijahan.
3. Proses Pemijahan
Indukan jantan dan betina dimasukkan ke dalam kolam pemijahan dengan perbandingan jantan:betina yaitu 1:2. Kedua jenis indukan ini dapat Anda masukkan pada pukul 16.00-17.00. Indukan akan memijah pada pukul 01.00-06.00 yang ditandai dengan ikan yang saling berkejaran dan bau amis pada kolam.
4. Penetasan Telur Ikan Mas
Keesokan harinya saat proses pemijahan selesai, pindahkan kakaban yang sudah dipenuhi telur ke kolam penetasan. Penetasan telur pemijahan ikan mas dapat dilakukan pada bak semen, kolam terpal, dan akuarium. Suhu ideal untuk telur menetas yaitu berkisar antara 28-30 derajat celcius selama 1-3 hari. Larva juga tidak langsung diberikan pakan karena larva masih membawa nutrisi dari kuning telur.Proses ini memakan waktu selama satu minggu hingga ukuran larva mencapai 1-2 cm. Saat proses ini larva dapat diberikan pakan dari kuning telur yang telah direbus.
****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!

