Saponin si Pahlawan! Simak 6 Manfaat Saponin untuk Udang!


848

Budidaya udang pada tahap awal di tambak tradisional seringkali menjadi saat yang paling rentan gangguan, terutama saat umur udang baru 1-2 bulan. Hal ini disebabkan oleh seringnya munculnya predator dalam tambak yang memangsa benih-benih udang (benur). Predator ini biasanya berupa ikan liar pemangsa yang tumbuh dengan cepat dan semakin banyak, sehingga dapat menyebabkan petambak udang mengalami gagal panen. Saponin telah lama dikenal dapat membantu mengatasi hama ikan predator dalam tambak udang. Yuk simak manfaat saponin untuk udang selengkapnya di sini!

Apa itu Saponin?

Saponin adalah senyawa alami yang umumnya terdapat dalam akar, daun, dan biji tumbuhan, seperti daun papaya, daun atau biji mengkudu, daun bidara laut, dan biji teh Camelia oleifeira. Selain itu, saponin juga dapat diperoleh dari ekstrak hewan laut seperti teripang kasur dan beberapa jenis bakteri.

Manfaat Saponin untuk Udang

Saponin memiliki beberapa manfaat bagi tambak udang, antara lain:
1. Mengatasi Hama dalam Tambak Udang
Saponin berperan dalam persiapan kolam tambak untuk membunuh hama ikan liar pemangsa benur udang. Saponin bersifat racun bagi binatang berdarah dingin sehingga dapat digunakan untuk membasmi hama tertentu. Saponin diduga membunuh hama dengan merusak sel darah merah melalui aktivitas hemolisis. Meskipun saponin beracun bagi binatang berdarah dingin, namun tidak beracun bagi binatang berdarah panas seperti udang karena memiliki sifat anti eksudatif dan anti inflamatori.
2. Berperan Sebagai Anti Mikroba
Saponin juga berperan saat pertengahan masa budidaya udang karena dapat membunuh bakteri patogen dengan merusak protein dan membran sel bakteri.
3. Mempercepat Proses Molting
Saponin dapat merangsang proses pergantian kulit pada udang atau yang biasa disebut molting. Ketika tubuh udang tumbuh dan berkembang menjadi semakin besar, udang akan mengganti seluruh karapasnya agar tubuh udang dapat berkembang lebih mudah. Karapas yang telah terkelupas dari tubuh udang akan jatuh ke dasar tambak dan menjadi pupuk organik. Hal ini membuat kolam tambak menjadi lebih subur.
4. Mendorong Pertumbuhan Udang
Saponin dapat berperan sebagai imunostimulan yang merangsang sistem imun pada udang sehingga meningkatkan kekebalan tubuh dan mendorong pertumbuhan udang.
5. Membantu Pertumbuhan Plankton
Ampas saponin yang jatuh ke dasar kolam akan menjadi pupuk organik yang merangsang pertumbuhan plankton dalam tambak. Keberadaan plankton dalam kolam tambak memberikan keuntungan dalam budidaya udang karena plankton merupakan pakan alami bagi udang.
6. Menimbulkan Busa pada Tambak
Penggunaan saponin biasanya diiringi dengan pergerakan arus air hasil dari pergerakan kincir dalam tambak, yang dapat menimbulkan busa atau buih. Busa memiliki peran penting dalam kualitas air tambak, salah satunya adalah menurunkan tegangan permukaan air untuk mempermudah difusi oksigen antara udara dan air.

See also  Cek Penyebab dan Cara Atasi Ikan Lele Menggantung

Cara Penggunaan Saponin

Saponin yang digunakan biasanya berbentuk seperti tepung kasar berwarna cokelat. Penggunaan saponin harus disesuaikan dengan kondisi tambak, terutama salinitas air dan kesehatan udang. Pengaplikasian saponin sebaiknya tidak dilakukan ketika udang kurang sehat atau sedang mengalami molting masal. Penggunaan saponin dari biji teh Camelia oleifeira dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut:

  1. Tumbuk dan haluskan biji teh
  2. Rendam tumbukan biji teh selama satu malam atau 6-12 jam agar saponin larut dalam air
  3. Taburkan larutan saponin beserta ampasnya ke dalam kolam secara merata saat mengoperasikan kincir air. Sebaiknya taburan saponin dilakukan saat cuaca sedang cerah agar penggunaannya lebih efektif dan efisien.

****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!