Investasi Emas: Apa Kelebihan Jenis Investasi Ini?
Selain saham, investasi emas juga dianggap sebagai salah satu bentuk investasi yang menjanjikan serta bisa memberikan keuntungan menarik bagi Anda. Jenis investasi ini menjadi pilihan yang populer di masa pandemi COVID-19. Terdapat beberapa cara investasi emas yang dapat dilakukan.
Emas tidak hanya populer sebagai perhiasan, tetapi juga dianggap sebagai pilihan investasi yang sangat menguntungkan. Hal ini dikarenakan investasi emas memiliki harga yang cenderung naik dan jarang mengalami penurunan signifikan dalam jumlahnya.
Contohnya adalah situasi yang terjadi selama pandemi Covid-19. Harga emas mengalami peningkatan yang signifikan. Saat ini, emas menjadi incaran sebagai alat investasi, oleh karena itu penting bagi Anda untuk mengetahui cara investasi emas.
Menurut data dari Antam, pada akhir tahun 2018, harga emas Antam per gram dijual dengan kisaran Rp 600 ribuan. Harga tersebut meningkat secara signifikan sepanjang tahun 2019. Pada tanggal 4 Desember 2019, emas Antam dijual dengan harga mencapai Rp 753 ribu per gram.
Tren kenaikan harga emas sepanjang tahun 2019 ini menjadi sinyal positif bagi para investor emas. Harga emas terus meningkat, dan pada bulan Agustus 2020, harga emas batangan Antam mencapai Rp 1.028.000 per gram, yang merupakan harga tertinggi sepanjang sejarah. Pada 2 Januari 2020, harga emas Antam masih berada pada kisaran Rp 771.000 per gram. Pada tanggal 8 Januari, harga emas mencapai level tertinggi sebesar Rp 808 ribu per gram sebelum akhirnya turun. Harga emas mulai naik kembali pada bulan Februari dan mencapai puncaknya pada tanggal 9 Maret 2020 dengan harga Rp 860 ribu per gram.
Setelah mencapai puncak tersebut, harga emas sempat turun ke level terendah pada bulan Maret, yaitu sebesar Rp 810 ribu per gram pada tanggal 17 Maret 2020. Namun, kemudian harga emas mulai naik dengan cepat dan mencapai level Rp 972 ribu per gram pada tanggal 7 April 2020.
Harga emas kembali turun dan mencapai level terendah pada tanggal 8 Juni 2020, yaitu sebesar Rp 876 ribu per gram. Sejak saat itu, harga emas secara perlahan mulai naik kembali. Badan Pusat Statistik mencatat bahwa kenaikan harga emas memberikan sumbangan terhadap inflasi sebesar 0,05 persen untuk indeks harga konsumen atau IHK pada bulan Juli 2020. Komoditas ini mengalami kenaikan harga di 80 kota di Indonesia dan menyebabkan inflasi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencapai 0,06 persen.
Keuntungan Investasi Emas
Nilai aset yang jarang mengalami perubahan, kemudahan dalam pembelian dan penjualan yang dapat dilakukan di mana saja, serta modal yang relatif terjangkau, merupakan hanya beberapa keuntungan yang dapat Anda rasakan ketika memiliki investasi emas. Terutama bagi Anda yang baru ingin memulai investasi emas. Kemudahan tersebut dapat dianggap sebagai keuntungan dari investasi emas. Berikut adalah informasi rinci mengenai keuntungan-keuntungan yang dapat Anda peroleh dalam berinvestasi emas.
-
-
Investasi Emas: Nilai aset cenderung stabil
-
Keuntungan pertama dari investasi emas adalah nilai aset emas yang Anda miliki cenderung tetap stabil dari waktu ke waktu. Salah satu faktor yang membuat harga emas cenderung stabil dalam tabungan emas Anda adalah permintaan dan penawaran yang jelas di pasar. Investasi emas tidak hanya berperan sebagai instrumen investasi, tetapi juga sebagai pelengkap gaya hidup seseorang. Ketika transaksi emas terus berjalan dengan kuat, risiko harga aset emas yang turun menjadi minim.
-
-
Investasi Emas: Mudah dicairkan menjadi uang tunai
-
Keuntungan lain dari investasi emas adalah kemudahan dalam mencairkan atau mengonversikan investasi emas menjadi uang tunai. Sifat investasi emas yang mirip dengan tabungan konvensional membuat Anda dapat dengan mudah menukarkan aset yang ada dalam investasi emas Anda menjadi uang tunai. Baik Anda memiliki emas dalam bentuk fisik maupun digital, emas sebagai salah satu jenis logam mulia masih diakui keabsahannya di hampir seluruh dunia. Hal ini juga memudahkan proses pencairan aset emas menjadi lebih mudah di mana saja.
-
-
Investasi Emas: Bebas dari bunga
-
Jika Anda melakukan investasi lain di luar investasi emas, Anda akan menyadari bahwa saat ingin melikuidasi aset, nilai yang Anda terima cenderung memiliki selisih yang signifikan dari nilai aset yang dimiliki karena adanya bunga. Namun, hal ini tidak berlaku untuk investasi emas. Anda akan terbebas dari bunga yang termasuk dalam nilai investasi. Sehingga, saat Anda melakukan transaksi penjualan, nilai emas yang Anda cairkan akan setara dengan apa yang Anda miliki dalam tabungan.
-
-
Investasi Emas: Bersifat seperti dana darurat
-
Sama seperti menabung secara konvensional, Anda dapat menganggap tabungan emas Anda sebagai sumber dana darurat. Dengan rutin menabung emas sebagai bentuk investasi, kemungkinan untuk memperkuat keuangan Anda juga semakin besar. Dengan nilai aset yang cenderung stabil dan kemudahan dalam mengonversikan emas menjadi uang tunai, Anda dapat menggunakan tabungan emas yang Anda miliki sebagai sumber dana darurat atau persiapan dana pensiun.
-
-
Investasi Emas: Melindungi Nilai Kekayaan
-
Dengan kecenderungan nilai emas yang meningkat dari tahun ke tahun, emas sangat cocok disebut sebagai investasi yang mampu melindungi nilai kekayaan seseorang. Perlindungan investasi emas terhadap kekayaan seseorang dapat dilihat dari harga emas yang stabil dan cenderung naik, sehingga saat dijual kembali, pemegang investasi emas cenderung mendapatkan hasil yang lebih tinggi.
Kekurangan memiliki tabungan emas dalam berinvestasi
Dalam setiap kemudahan atau keuntungan berinvestasi, tidak jarang Anda juga akan menemukan kekurangan atau kerugian. Hal yang sama berlaku untuk investasi emas. Jika Anda tertarik untuk memulai investasi dengan membuka tabungan emas, Anda perlu memperhatikan kekurangannya agar Anda memahami risiko dari investasi yang akan Anda lakukan.
-
-
Investasi jangka panjang
-
Investasi emas cenderung memiliki sifat yang identik dengan tabungan konvensional. Kenaikan nilai aset emas yang Anda miliki akan dipengaruhi oleh frekuensi transaksi yang Anda lakukan dalam tabungan emas. Jika Anda sering menambah jumlah emas yang Anda miliki dalam tabungan emas, maka kemungkinan nilai aset yang Anda miliki dalam investasi emas juga semakin besar. Namun, jika Anda pasif, maka keuntungan investasi emas yang Anda prediksi akan sulit tercapai dalam waktu dekat. Oleh karena itu, memiliki tabungan emas lebih sering dianggap menguntungkan sebagai bentuk investasi jangka panjang, seperti dana pensiun atau dana darurat.
-
-
Biaya administrasi dan penitipan
-
Bagi Anda yang ingin membuka tabungan emas, perhatikan bahwa saat melakukan transaksi pertama kali, Anda akan dikenakan biaya penitipan emas. Biaya penitipan emas ini biasanya memiliki batas waktu tertentu. Jika masa berlakunya habis, biaya penitipan tersebut akan diperpanjang dengan cara memotong saldo tabungan emas Anda. Selain itu, setiap pembelian emas, Anda juga akan dikenakan biaya administrasi dari layanan penyedia jasa jual beli emas terkait.
****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!

