Emisi


796


Apa itu Emisi?

Emisi adalah proses penawaran sekuritas kepada investor untuk mengumpulkan dana. Perusahaan dapat menerbitkan obligasi atau saham sebagai metode pembiayaan bisnis. Istilah “emisi” juga merujuk pada serangkaian saham atau obligasi yang ditawarkan kepada publik dan biasanya terkait dengan satu penawaran.

Penawaran sekuritas memiliki berbagai bentuk. Perusahaan dapat melakukan emisi baru, di mana mereka merilis sekuritas untuk pertama kalinya, atau emisi musiman, di mana perusahaan yang sudah mapan menawarkan saham tambahan. Secara umum, emisi merujuk pada penawaran tertentu. Misalnya, jika perusahaan menjual sekelompok obligasi 10 tahun kepada publik, kelompok obligasi tersebut akan disebut sebagai satu emisi tunggal.

Jika sebuah perusahaan membutuhkan modal untuk bertahan dalam bisnis, mereka memiliki opsi untuk mendapatkan pendanaan melalui penjualan saham atau menerbitkan obligasi. Dalam penawaran saham sekunder, dewan direksi (BOD) memberikan suara untuk menerbitkan lebih banyak saham dan meningkatkan jumlah saham yang tersedia di pasar untuk diperdagangkan. Hasil penjualan saham tambahan kepada publik akan langsung masuk ke perusahaan.

Demikian juga, jika bisnis ingin memindahkan utang yang ada dan membuat utang baru pada saat yang sama, mereka harus memutuskan untuk menerbitkan obligasi. Perusahaan meminjam uang dari investor dan membayarnya dengan bunga. Bunga adalah biaya yang dapat dikurangkan dari pajak dan mengurangi biaya pinjaman perusahaan.

Faktor-faktor dalam Penerbitan Emisi

Perusahaan perlu mempertimbangkan tujuan bisnis ketika memutuskan apakah akan menjual saham atau menerbitkan obligasi. Mengeluarkan saham atau obligasi dapat memberikan modal bagi proyek dan mengubah struktur modal perusahaan yang terdiri dari hutang dan ekuitas. Struktur perusahaan yang lebih banyak didominasi oleh hutang atau ekuitas akan mempengaruhi biaya modal perusahaan. Biaya penerbitan obligasi adalah tingkat bunga yang harus dibayarkan secara berkala kepada investor dan pemberi pinjaman. Biaya penerbitan saham adalah pembayaran dividen. Menemukan keseimbangan yang tepat antara kedua jenis sekuritas dapat membantu perusahaan menghindari membayar biaya modal yang tinggi.

See also  Pembedaan Upah

Uang yang diperoleh dari penjualan saham tidak perlu dilunasi, dan tidak ada bunga (atau dividen) yang perlu dibayarkan seperti halnya dengan obligasi. Namun, setiap penawaran saham akan mengubah kepemilikan investor di perusahaan, sehingga ada batasan pada berapa banyak saham yang dapat dikeluarkan oleh perusahaan agar tidak terjadi dilusi.

Namun, perusahaan dapat menerbitkan obligasi selama investor bersedia menjadi pemberi pinjaman. Dengan menerbitkan obligasi, perusahaan dapat membayar tingkat bunga yang lebih rendah kepada pemegang obligasi dan mempertahankan kendali yang lebih besar atas pendanaan tersebut. Dalam hal ini, menerbitkan obligasi lebih murah daripada meminjam dari bank. Penerbitan obligasi tidak mengubah kepemilikan atau operasi perusahaan seperti halnya ketika menjual saham. Pembukuan juga lebih mudah dilakukan oleh pemegang obligasi, karena semua obligasi dengan penerbitan yang sama akan memiliki tingkat bunga yang sama dan tanggal jatuh tempo yang sama. Penawaran obligasi juga lebih fleksibel daripada penawaran saham.



****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!