Sebagai Pembudidaya ikan, satu hal penting yang harus Anda ketahui adalah ciri-ciri ikan yang sehat dan sakit. Biasanya, ikan yang sakit bisa dilihat dari perilaku dan kebiasaannya yang tidak normal. Anda harus sering memeriksa keadaan ikan untuk memastikan kesehatannya. Jika penyakit terdeteksi sejak dini, pencegahan dan penanganannya akan lebih mudah dilakukan. Baca artikel ini untuk mengetahui ciri-ciri ikan sehat dan sakit serta cara penanganannya!
Ciri-Ciri Ikan Sakit
Penting bagi Anda untuk mengenali ciri-ciri ikan sakit supaya bisa segera melakukan penanganan dini. Berikut adalah ciri-ciri ikan yang sudah terjangkit virus dan penyakit:
1. Melompat-lompat ke Atas Kolam
Ketika merasakan ketidaknyamanan, ikan akan melompat-lompat ke atas kolam dengan gerakan yang tidak teratur. Hal ini disebabkan oleh peningkatan suhu, penurunan pH, atau adanya akumulasi senyawa beracun di dalam kolam.
2. Terlihat Agresif
Peningkatan agresivitas pada ikan disebabkan oleh kepadatan kolam yang terlalu tinggi. Anda harus berhati-hati karena ketika kolam ikan terlalu padat, kandungan oksigen di air kolam akan menurun. Hal ini akan membuat ikan menjadi stres dan lemas.
3. Menyendiri
Ikan yang senang hidup bergerombol seperti ikan mas saat terserang penyakit cenderung akan memisahkan diri dari kelompoknya. Kebanyakan ikan sakit ini akan berdiam diri di salah satu sudut kolam dan tingkat responnya pun akan menurun karena merasa sangat lemas.
4. Gerakan yang Lambat
Ketika sedang sakit, gerakan ikan akan melambat, tidak seperti ketika ikan tersebut sedang sehat. Hal ini disebabkan oleh adanya luka di tubuh ikan, kurangnya kadar oksigen di air, dan serangan patogen. Luka parah yang ada di tubuh ikan bisa disebabkan oleh serangan predator. Luka tersebut dapat menghambat gerakan ikan di dalam air. Gerakan yang lambat juga bisa disebabkan oleh penurunan kadar oksigen.
5. Kondisi Fisik yang Abnormal
Kondisi fisik yang abnormal seperti bercak merah, bercak putih, bisul, jamur, dan insang yang memucat merupakan tanda-tanda dari serangan penyakit. Jika muncul tanda-tanda seperti ini di ikan Anda, segera obati ikan sesuai dengan penyakitnya.
Ciri-Ciri Ikan Sehat
Setelah mengetahui ciri-ciri ikan sakit, mengetahui ciri-ciri ikan sehat juga penting. Hal ini sangat berguna bagi kelancaran budidaya karena ikan yang sehat harus dipisahkan dari ikan yang sakit. Simak penjelasan di bawah ini untuk mengetahui ciri-ciri ikan sehat!
1. Bergerak dengan Aktif
Keaktifan ikan dalam bergerak adalah hal pertama yang akan Anda lihat dari ikan yang sehat. Secara umum, ikan yang sehat akan tampak selalu bergerak dengan aktif. Ikan sehat dapat bergerak dengan aktif karena ada banyak energi di dalam tubuhnya yang didapat dari pakan yang ditelannya.
2. Nafsu Makan yang Tinggi
Ikan sehat selalu memiliki nafsu makan yang tinggi karena mereka membutuhkan banyak energi untuk bergerak dengan aktif. Pakan yang masuk ke tubuh ikan juga harus mengandung gizi tinggi yang diperlukan tubuh ikan. Jika gizinya sudah tercukupi, tumbuh kembang, sistem reproduksi, dan pencernaan yang bekerja dalam tubuh ikan akan berfungsi dengan sempurna.
3. Warna Mata yang Bening
Ikan sehat akan memiliki mata bening tanpa selaput dan bintik putih. Ciri-ciri mata lainnya pada ikan sehat adalah bentuknya yang tidak terlalu menonjol keluar. Mata ikan yang terlalu menonjol keluar disebabkan oleh kondisi air yang jelek dengan banyak kandungan bakteri jahat.
4. Kondisi Tubuh Ideal
Kondisi tubuh yang ideal hanya bisa dimiliki oleh ikan yang sehat. Tidak hanya dilihat dari bobot ikan, kondisi tubuh yang ideal juga bisa ditentukan dari keutuhan anggota badan ikan seperti kelengkapan sirip, sisik, serta ekor. Ikan yang sehat juga tidak memiliki luka di sekujur tubuhnya karena luka yang mengekspos tubuh ikan bisa dijadikan gerbang bagi bakteri jahat untuk masuk menjangkiti ikan.
5. Keteraturannya dalam Bernafas
Insang ikan yang sehat akan membuka dan menutup secara bersamaan. Dengan demikian, bisa dikatakan kedua insang yang dimiliki ikan bekerja dengan sempurna. Ikan yang hanya bernafas menggunakan salah satu insangnya saja biasanya terjangkit penyakit kutu insang.
Penyebab Ikan Sakit
Banyak faktor yang bisa menyebabkan ikan terserang penyakit, seperti lingkungan yang tidak cocok dan pakan yang tidak seimbang. Untuk lebih jelasnya, lanjut baca di bawah ini!
1. Lingkungan yang Tidak Cocok
Faktor lingkungan yang tidak menunjang kehidupan ikan antara lain adalah pH air yang tidak netral, kandungan oksigen yang rendah, perubahan temperatur air secara tiba-tiba, dan adanya gas beracun serta limbah di dalam kolam. Jika salah satu dari penyebab di atas ada di kolam Anda, atasi secepatnya. Kalau tidak, faktor-faktor tersebut akan mencelakakan ikan.
2. Manajemen Pakan yang Buruk
Salah satu penyakit yang bisa menjangkiti ikan adalah kelaparan. Ikan yang kelaparan akan terganggu pertumbuhannya dan mengalami anemia. Selain itu, jika Anda tidak memberikan ikan pakan dengan kandungan gizi yang seimbang, ikan akan kekurangan vitamin dan gizi yang akan mempengaruhi kualitas dagingnya.
3. Stres
Stres pada ikan bisa menyebabkan timbulnya penyakit. Stres merupakan suatu rangsangan yang menaikkan batas keseimbangan psikologi dalam diri ikan terhadap lingkungannya. Biasanya stres pada ikan disebabkan oleh perubahan lingkungan, misalnya pengangkutan ikan menggunakan jaring apung. Setelah pengangkutan, biasanya ikan akan mengalami shock, berhenti makan, dan daya tahan tubuhnya melemah.
4. Kepadatan Kolam yang Tinggi
Kepadatan ikan yang terlalu tinggi di kolam akan menimbulkan persaingan antar ikan untuk mendapatkan oksigen. Selain itu, terlalu banyaknya kapasitas ikan di kolam akan memperbanyak jumlah zat sisa metabolisme seperti amonia. Amonia dapat menimbulkan stres dan serangan penyakit pada ikan.
Cara Mengatasi Ikan Sakit
Seperti kata pepatah, mencegah lebih baik daripada mengobati. Sama halnya dengan penyakit ikan. Mencegah penyakit yang menjangkiti ikan lebih baik daripada mengobati ikan yang sakit. Untuk mencegah penyakit pada ikan, Anda disarankan untuk menjaga kebersihan kolam, meningkatkan kualitas pakan, mencegah kepadatan kolam, dan memberikan vitamin pada ikan. Hal-hal tersebut sangat berkaitan satu sama lain. Contohnya, jika kolam atau media ikan tidak sesuai standar, penyakit akan mudah menempel pada ikan. Begitu pun sebaliknya, ikan tidak akan terjangkit penyakit jika lingkungannya sudah memenuhi standar, pakannya kaya akan nutrisi, kolamnya tidak padat, dan vitaminnya cukup.
****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!

