Apakah Anda tahu mengapa kualitas air kolam sangat penting bagi pertumbuhan ikan lele? Mungkin selama ini Anda berpikir bahwa kualitas air kolam tidak berpengaruh pada pertumbuhan ikan. Padahal sebenarnya, pertumbuhan ikan lele akan terganggu jika kolam yang mereka tempati berbau tidak sedap, berlendir, dan berwarna putih keruh.
Kondisi air kolam yang tidak baik ini disebabkan oleh sisa pakan, bahan organik, racun, dan zat berbahaya lainnya yang mengendap di kolam. Kondisi tersebut akan menyebabkan stres dan mengurangi nafsu makan ikan. Akibatnya, tingkat kematian ikan pun akan tinggi dan hasil panen Anda menjadi tidak maksimal. Lantas, bagaimana kondisi kolam yang baik untuk pertumbuhan ikan lele? Artikel ini akan membahas bagaimana kualitas air kolam yang baik serta cara untuk menjaganya. Yuk, cari tahu di bawah!
Kondisi Air Kolam Ikan Lele yang Baik
Kondisi air kolam ikan lele yang baik bisa dilihat dari warna air kolam dan bau yang dikeluarkannya. Yuk, kita bahas satu per satu dimulai dari warna air. Air kolam lele yang baik direpresentasikan dalam beberapa warna, tergantung kondisi lingkungan dan perawatan yang Anda berikan. Air kolam ikan lele yang baik biasanya berwarna hijau muda, hijau tua, cokelat muda, dan cokelat kemerahan.
Air berwarna hijau muda menunjukan adanya plankton berklorofil dengan kepadatan rendah yang berjenis Cyanobacteria dan Gloeotrichia echinulata. Plankton ini dapat meningkatkan kadar oksigen di kolam dan menambah nafsu makan ikan lele.
Jika air berwarna hijau tua, tandanya air kolam padat akan plankton berklorofil. Warna air pekat juga bisa mencegah stres pada ikan karena akan membuat ikan merasa aman dan terhindar dari gangguan predator dari luar kolam. Walaupun aman, Anda juga harus tetap waspada agar polusi organik di air kolam tidak terlalu tinggi.
Warna air cokelat muda biasanya terjadi di kolam tanah, kolam air deras, dan kolam beton. Jika warna air kolam Anda cokelat muda, berarti kandungan bahan organik dan mineral di air sudah cukup. Hal ini juga menunjukkan bahwa Anda memberikan pakan secara cukup dan tidak berlebihan.
Warna air cokelat kemerahan juga baik untuk ikan lele karena adanya bakteri probiotik yang berfungsi untuk menguraikan limbah dan menjaga kualitas air. Selain karena adanya bakteri probiotik, warna cokelat kemerahan juga disebabkan oleh kemunculan plankton Diatom dan alga Rhodophyta.
Selain warna-warna air di atas, ciri-ciri air kolam ikan lele yang berkualitas baik juga ditandai dengan tidak adanya bau amonia yang berasal dari air kolam. Amonia adalah limbah yang sangat berbahaya dan bersifat racun bagi ikan. Jika air kolam ikan lele Anda mengandung amonia, ambil sampel ikan secara acak untuk diperiksa. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit yang disebabkan amonia.
Untuk mengetahui apakah air kolam Anda sudah nyaman bagi bibit ikan lele, Anda bisa melakukan uji coba terhadap bibit. Jika pada hari pertama, kedua, dan ketiga bibit ikan bergerak dengan aktif, responsif terhadap suara, dan pakan, maka kualitas air sudah bisa dibilang baik. Jika tidak, perbaikilah kualitas air dengan cara di bawah ini!
Cara Menjaga dan Memperbaiki Kualitas Air Kolam Lele
Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga atau memperbaiki kualitas air kolam ikan lele. Salah satu caranya adalah dengan menguras kolam dengan rutin. Anda hanya perlu mengganti air kolam apabila air menimbulkan bau amis, bau amoniak, dan nafsu makan ikan berkurang. Anda bisa melakukannya dengan membuang ⅔ air kolam agar sisa pakan yang ada di dalam kolam ikut terbuang. Jika sudah, Anda dapat mengisi kembali air kolam lalu menambahkan pupuk higienis dengan dosis tertentu untuk memulihkan fisik ikan dan mengembalikan nafsu makannya.
Anda juga dianjurkan untuk memberi kincir di atas kolam untuk menambah kandungan oksigen di air kolam. Oksigen sangat berguna untuk pertumbuhan ikan karena walaupun ikan bernafas dengan insang, ikan tetap membutuhkan oksigen untuk bernapas.
Selain itu, Anda bisa menumbuhkan plankton yang nantinya bisa menjadi pakan alami ikan dan membuat air kolam berwarna hijau, loh. Cara membuat air kolam lele berwarna hijau adalah dengan menaburkan pupuk urea SP 36 dan kapur dolomit ke dalam air tambak. Jika sudah ada plankton yang dihasilkan, warna air kolam akan berubah menjadi hijau. Semakin banyak plankton yang terkandung, maka warna hijau pada air juga akan semakin pekat.
****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!

