Cara Menabung yang Benar menurut Pakar Keuangan


838

Cara Menabung yang Tepat Menurut Ahli Keuangan

Menabung adalah salah satu metode pengelolaan keuangan yang bertujuan untuk mengumpulkan dana cadangan untuk masa depan. Tabungan juga berperan dalam menjaga stabilitas keuangan saat menghadapi situasi yang tidak diinginkan. Secara tidak langsung, menabung dapat membantu Anda memahami prioritas dalam keuangan.

Memulai kebiasaan menabung memiliki peran penting dalam alur keuangan, terutama bagi mereka yang baru mulai bekerja dan mendapatkan penghasilan pertama. Namun, menabung tidak selalu menjadi kebiasaan yang mudah bagi setiap orang, meskipun mereka sudah mengetahui manfaatnya untuk masa depan. Hal ini akan semakin sulit jika Anda tidak memulai dengan cara menabung yang benar.

Tanda-tanda Anda Belum Menabung dengan Benar

Beberapa dari Anda mungkin sudah mulai menabung, tetapi apakah cara yang Anda gunakan sudah tepat? Berikut adalah beberapa tanda bahwa Anda belum menabung dengan benar.

1. Rekening Tabungan Belum Terpisah dari Rekening Harian

Jika rekening tabungan Anda masih digabungkan dengan rekening harian, itu berarti cara Anda menabung belum tepat. Menggabungkan uang tabungan dengan uang belanja akan membuat saldo rekening semakin besar. Hal ini justru akan mendorong Anda untuk menghabiskan lebih banyak uang. Alih-alih menabung, saldo tabungan Anda malah akan berkurang karena pengeluaran di luar anggaran.

See also  Termasuk Negara Maju, Yuk Pelajari Budaya China dan Terapkan Kebiasaannya!

2. Rekening Tabungan Tidak Stabil

Setelah memiliki rekening tabungan yang terpisah, pastikan tidak ada aktivitas lain di rekening tersebut selain menabung. Memiliki jumlah tabungan yang besar dapat mendorong Anda untuk menggunakan uang tersebut sesekali dalam keadaan darurat. Namun, pastikan jumlah yang Anda gunakan tidak melebihi jumlah yang Anda tabung setiap bulan. Jika Anda sering menggunakan uang tabungan untuk belanja kebutuhan tersier atau barang mewah tanpa keadaan darurat, itu berarti ada yang salah dengan cara Anda menabung.

3. Persentase Tabungan Masih Tidak Bijaksana

Sebelum menerima gaji, sebaiknya Anda membuat anggaran untuk menentukan persentase alokasi tabungan, belanja, dan kegiatan sosial lainnya. Sebaiknya Anda menyisihkan sekitar 10%-15% dari gaji untuk tabungan. Idealnya, persentase tabungan tidak boleh lebih kecil dari itu.

Seiring dengan naiknya gaji atau mendapatkan bonus tambahan, nilai tabungan dan persentasenya sebaiknya juga meningkat. Jika jumlah uang yang Anda tabung masih sangat kecil, sementara pendapatan Anda meningkat, itu berarti ada yang salah dengan anggaran belanja Anda.

Apakah Anda mengalami salah satu tanda di atas? Jika iya, maka saatnya untuk mengubah kebiasaan menabung Anda. Tidak pernah terlambat untuk memperbaiki pengelolaan keuangan.

Inilah Cara Menabung yang Tepat Menurut Ahli Keuangan

Dari banyaknya cara menabung, berikut adalah beberapa cara yang direkomendasikan oleh ahli keuangan. Berikut ini adalah cara menabung yang disarankan oleh ahli keuangan.

1. Mengatur Auto Debit ke Rekening Tabungan

Farnoosh Torabi, seorang penulis dan ahli keuangan, mengatakan bahwa menabung melalui transfer otomatis adalah cara yang paling efektif. Torabi merekomendasikan agar setidaknya 10% dari gaji Anda ditransfer secara otomatis ke rekening tabungan. Dengan cara ini, Anda tidak akan lupa menabung. Hal ini juga membantu Anda menghindari godaan untuk menghabiskan pendapatan sebelum ditabung.

See also  2 Hal Perbedaan Tunangan dan Lamaran

Tetapkan jumlah dan tanggal transfer secara konsisten agar langsung dialihkan ke rekening tabungan. Dengan menerapkan cara ini, Anda akan belajar untuk disiplin menabung dengan cara yang mudah.

2. Mulai dengan Jumlah Kecil Terlebih Dahulu

Menurut Clark Howard, seorang ahli konsumen, menabung sebaiknya dimulai dengan jumlah kecil terlebih dahulu namun dilakukan secara rutin. Tidak banyak orang yang mampu menabung dalam jumlah besar, oleh karena itu mulailah dengan yang paling kecil.

Jika Anda belum terbiasa mengalokasikan 20% dari gaji untuk tabungan, Anda dapat memulainya dengan 2% dari gaji. Namun, pastikan persentase tersebut naik setiap bulan hingga mencapai minimal 20% dari gaji. Bahkan Howard menyatakan bahwa orang yang baru mulai bekerja seharusnya dapat hidup dengan setengah dari gaji mereka karena belum memiliki banyak tanggungan dan pengeluaran.

3. Mengumpulkan dan Menyimpan Uang Kembalian

Ric Edelman, Ketua dan CEO Edelman Financial Services, memberikan trik khusus untuk menabung dengan benar. Menurutnya, mengumpulkan uang kembalian berbentuk recehan dapat digunakan untuk membeli barang dengan nilai yang besar.

Misalnya, uang kembalian setelah berbelanja di supermarket dapat dikumpulkan dan digunakan untuk membeli kopi atau makan siang. Dengan cara ini, Anda dapat menghemat pengeluaran untuk gaya hidup dan berhasil menyisihkan uang tabungan. Uang recehan ini secara tidak langsung akan membantu Anda mengurangi penggunaan kartu debit dan kartu kredit untuk memenuhi gaya hidup.

4. Membuat Rekening Terpisah

Ligwina Hananto, seorang perencana keuangan, menekankan pentingnya memisahkan rekening simpanan dengan rekening harian. Dengan memisahkan rekening tabungan, Anda telah menyisihkan uang untuk digunakan dalam keadaan darurat di masa depan.

Anda dapat memilih jenis rekening tabungan khusus, seperti TabunganKU, yang merupakan solusi bagi masyarakat Indonesia yang ingin menabung secara rutin. Dengan menggunakan rekening tabungan khusus, Anda akan mendapatkan banyak kemudahan dan keuntungan. Salah satunya adalah setoran awal yang ringan dan bebas biaya administrasi bulanan.

See also  Keuntungan Cardless dan Cara Transaksinya

5. Menetapkan Tujuan Menabung

Ligwina menjelaskan bahwa menyisihkan uang tanpa tujuan adalah hal yang mudah dilakukan. Jangan hanya menabung tanpa tujuan, tetapi tentukan tujuan Anda dalam menabung. Mulailah menabung untuk hal-hal yang Anda sukai terlebih dahulu. Misalnya, untuk perjalanan, ibadah haji, atau membeli sesuatu. Ketika kebiasaan menabung telah terbentuk, akan lebih mudah menetapkan tujuan yang lebih jelas.

Menetapkan tujuan akan membuat strategi menabung Anda lebih terarah. Anda dapat membuat tujuan menabung jangka pendek dan jangka panjang. Ketika tujuan sudah ditetapkan, Anda tinggal memilih jenis tabungan yang sesuai. Misalnya, untuk menabung dana pendidikan anak, Anda dapat memilih tabungan Pendidikan dengan setoran bulanan murah mulai dari Rp 100.000.

****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!