Apa itu Audit? ini Jenis, Prosedur dan Tujuannya


839



Jika Anda adalah seorang HR, tentu Anda sudah tidak asing lagi ketika mendengar istilah audit. Istilah ini sendiri mengacu pada suatu proses pemeriksaan terhadap penyajian laporan keuangan yang dimiliki oleh perusahaan.Tujuan dilakukannya kegiatan ini sendiri adalah agar perusahaan dapat meminimalisir terjadinya kesalahan dan kekeliruan terhadap data dan informasi yang dimiliki oleh perusahaan.Pada artikel kali ini, kami akan memberikan seputar informasi kepada Anda mengenai apa itu audit hingga prosedur melakukan audit secara baik dan benar.Simak ulasan berikut sampai tuntas ya! 

Apa itu Audit?

Audit adalah proses peninjauan kembali data-data konkrit dalam suatu laporan yang dimiliki oleh perusahaan.Nantinya, seluruh data yang tertulis di dalam laporan tersebut akan diperiksa secara detail. Data juga akan dianalisis apakah terdapat data yang melenceng atau seluruh data tersebut sudah sesuai dengan kenyataan yang ada.Setelah itu, data-data yang sudah di analisis tersebut akan dilakukan evaluasi kembali untuk mengetahui alasan terjadinya.Biasanya, perusahaan akan melakukan proses audit guna memeriksa laporan keuangan yang dimilikinya. Baik perorangan maupun perusahaan keseluruhannya.Hasil audit yang sudah diperoleh nantinya dapat digunakan oleh perusahaan untuk mengambil suatu keputusan guna kemajuan perusahaan tersebut. Baca Juga: Apa Itu Audit Sumber Daya Manusia? Berikut Penjelasannya 

Tujuan Audit

Melakukan kegiatan audit di sebuah perusahaan tentu memiliki tujuan. Tujuan utama perusahaan dalam melakukan kegiatan audit adalah agar perusahaan bisa menjadi lebih baik lagi di masa yang akan mendatang.Kegiatan audit juga menjadi salah satu kegiatan yang memiliki dampak besar bagi perusahaan. Karena kegiatan ini dapat memberikan pengaruh terhadap sebuah perusahaan dalam melakukan pengambilan kebijakan secara tepat dan akurat.Oleh karena itu, audit menjadi salah satu kegiatan yang sangat penting di dalam perusahaan. Agar perusahaan dapat memiliki dan menggunakan data yang tepat guna meminimalisir terjadinya kesalahan dalam pengambilan keputusan yang tidak mendasar. 

See also  7 Alasan Absen Wajah Penting untuk Diterapkan Perusahaan

Jenis-Jenis Audit

Kegiatan audit sendiri terdiri dari beberapa jenis, di antaranya adalah audit umum, audit khusus, dan audit HR. Berikut adalah penjelasan dari ketiga jenis audit tersebut: 

  1. Audit Umum

Audit umum adalah jenis audit yang bertujuan untuk melakukan peninjauan kembali dan evaluasi dan akan dilakukan oleh auditor independen.Jenis pemeriksaan ini tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Karena Anda harus melakukannya dengan didasarkan pada standar profesional akuntan publik beserta kode etiknya. 

  1. Audit Khusus

Audit khusus adalah jenis audit yang bertujuan untuk memeriksa laporan keuangan dengan ruang lingkup yang terbatas.Jenis audit ini bisa digunakan oleh perusahaan yang hendak melakukan pemeriksaan audit terhadap divisi finance dalam kurun waktu 1 tahun terakhir. 

  1. Audit HR

Audit HR adalah sebuah proses yang ditujukan untuk mengevaluasi kinerja departemen Human Resource di suatu perusahaan. Dalam melakukan audit jenis ini, perusahaan akan mengkaji berbagai aspek dari tugas HR yang sudah dilakukan dan mengidentifikasi hal apa saja yang selama ini sudah berhasil diterapkan dan mana yang tidak berhasil.Tujuan dari audit jenis ini adalah untuk meningkatkan operasional dan performa perusahaan pada periode tertentu. Untuk mempermudah Anda dalam melakukan audit HR, perusahaan Anda bisa memanfaatkan penggunaan Software HRD yang dapat memudahkan seluruh kegiatan manajemen SDM di perusahaan.Selain itu, Software HRD juga sudah terjamin memiliki tingkat keakuratan data yang tinggi. Dalam hal ini, Anda tidak perlu lagi khawatir dengan penyajian data yang salah akibat human error atau mengorbankan waktu dan tenaga yang lebih banyak untuk melakukan evaluasi terhadap data HR. Baca Juga: Human Resource Audit Perusahaan 

Prosedur Audit yang Benar

Agar Anda dapat melakukan proses audit secara baik dan benar, maka Anda bisa mengikuti langkah-langkah dari prosedur audit yang baik dan benar berikut ini. 

  1. Inspeksi

Langkah ini dilakukan dengan cara memeriksa secara terperinci terhadap seluruh dokumen, catatan, atau kondisi fisik sesuatu yang berkaitan dengan laporan keuangan. 

  1. Pengamatan

Pada langkah ini, auditor akan mengamati seluruh proses dan prosedur yang dilakukan oleh klien guna mengetahui bagaimana proses bekerja yang mereka lakukan. 

  1. Konfirmasi

Konfirmasi adalah langkah penyelidikan yang bertujuan untuk mendapatkan informasi dari pihak lain selain pihak perusahaan. 

  1. Permintaan Keterangan

Pada tahap ini, auditor perusahaan akan melakukan permintaan keterangan secara lisan dan akan melibatkan bagian manajemen perusahaan dan karyawan. 

  1. Penelusuran

Penelusuran adalah tahapan yang akan oleh seorang auditor dengan melakukan penelusuran ulang, mulai dari tahap awal sampai data dalam dokumen atau sampai ke tahap catatan transaksi. Pada prosedur audit ini, nantinya seorang auditor akan mendapatkan hasil dari kelengkapan data dari catatan akuntansi yang ada.  

  1. Perhitungan

Prosedur audit selanjutnya adalah perhitungan yang bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap bukti fisik berupa barang yang ada, jumlah kas, hingga catatan keseluruhan dokumen dengan nomor urut yang sudah dicetak. 

  1. Pemeriksaan Bukti Pendukung

Tahapan ini akan dilakukan dengan membandingkan antara dokumen dengan catatan akuntansi. 

  1. Pelaksanaan Ulang

Prosedur audit yang terakhir adalah dengan melakukan pelaksanaan ulang yang akan meliputi premi obligasi, bunga akrual, diskon, beban penyusutan, total jurnal, perhitungan kuantitas yang dikalikan dengan harga per item yang sudah disesuaikan.Tahapan ini juga bisa dilakukan terhadap proses transaksi tertentu guna memastikan kembali semua hal yang sudah dilakukan.  

See also  Shift Adalah Sistem Kerja Bergantian, Ketahui Definisi Hingga Contoh Jadwalnya!

Audit Internal VS Audit External

Dalam  melakukan kegiatan audit sendiri, Anda bisa melakukannya melalui dua cara, di antaranya adalah audit internal dan audit eksternal. Kedua cara ini sendiri tentunya memiliki beberapa perbedaan, berikut adalah penjelasannya. 

  1. Audit Internal

Audit internal adalah kegiatan audit yang akan dilakukan oleh auditor internal. Biasanya dalam melakukan kegiatan ini, perusahaan akan langsung mempekerjakan auditor internal mereka untuk melakukan peninjauan terhadap data-data konkrit yang dimiliki oleh perusahaan.Nantinya, hasil laporan audit yang sudah dilakukan oleh auditor internal tersebut dapat langsung diserahkan kepada manajemen atau dewan direksi perusahaan. 

  1. Audit Eksternal

Audit eksternal adalah kegiatan audit yang dilakukan oleh auditor dari pihak luar. Kegiatan audit eksternal sendiri dinilai penting bagi perusahaan. Karena melalui kegiatan ini perusahaan dapat menghilangkan bias dalam proses peninjauan keuangan yang dimilikinya. Baca Juga: Pengertian Opini Audit dan Dampaknya bagi Perusahaan 

Kesimpulan

Audit adalah suatu kegiatan yang sering dilakukan oleh perusahaan guna melakukan peninjauan kembali dari data-data konkrit dalam suatu laporan yang dimiliki oleh perusahaan.Salah satu jenis audit yang sering dilakukan oleh perusahaan adalah audit HR yang ditujukan untuk mengevaluasi kinerja departemen Human Resource di suatu perusahaan. Jika Anda ingin melakukan kegiatan audit pada perusahaan yang Anda jalani, maka Anda harus mengikuti prosedur audit mulai dari tahap awal. Yaitu inspeksi hingga tahap akhir hingga pelaksanaan ulang.Untuk mempermudah kegiatan audit HR sendiri, perusahaan bisa menggunakan bantuan software HRIS yang dapat memudahkan seluruh kegiatan manajemen SDM di perusahaan.  Audit HR yang berarti penilaian terhadap performa karyawan di lingkup HR dan proses keefektifan proses HR dapat dinilai menggunakan performance management system dalam sistem HRIS di .Performance management tersebut dapat membandingkan Goals yang dimiliki divisi HR dan progress aktualnya. Hal ini dapat memberikan insight mengenai gap yang dimiliki performa dan targat yang disepakati sebelumnya.Dengan software HRIS , kegiatan audit akan lebih efektif dan efisien. Anda pun akan semakin mudah dalam membuat keputusan strategis untuk perusahaan.

See also  Mengulik Hacker dari Jenis Hingga Penghasilannya


****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!