Keadaan yang menggambarkan ketidakikutsertaan tenaga kerja yang sebenarnya produktif dalam proses produksi karena jumlah pekerjaan yang tersedia lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah tenaga kerja yang ada (pengangguran). Otoritas Jasa Keuangan Pengangguran atau tunakarya (unemployment) adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Wikipedia
Apa Itu Pengangguran?
Pengangguran adalah istilah yang digunakan untuk merujuk kepada angkatan kerja (penduduk yang berusia antara 15 hingga 65 tahun) yang tidak bekerja sama sekali atau sedang mencari pekerjaan. Orang yang tidak sedang mencari pekerjaan, seperti ibu rumah tangga, siswa sekolah menengah, mahasiswa perguruan tinggi, dan sebagainya, tidak membutuhkan pekerjaan karena alasan tertentu. Pengangguran biasanya terjadi karena jumlah angkatan kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang tersedia.
Penyebab Pengangguran
Meningkatnya jumlah pengangguran dapat disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini:
1. Banyaknya jumlah tenaga kerja yang tidak sebanding dengan kesempatan atau lapangan kerja yang ada.
2. Rendahnya tingkat pendidikan.
3. Kurangnya keterampilan yang dimiliki oleh pelamar kerja sehingga mereka tidak memenuhi kriteria lowongan pekerjaan.
4. Kemajuan teknologi yang akhirnya dapat menggantikan tenaga kerja manusia.
5. Resesi ekonomi.
6. Pemanfaatan tenaga kerja antar daerah yang tidak seimbang.
7. Kebijakan pemerintah untuk menghentikan pengiriman tenaga kerja ke luar negeri.
8. Persaingan pasar global, di mana banyak perusahaan, terutama perusahaan asing di Indonesia, lebih memilih menggunakan tenaga kerja dari negara lain daripada tenaga kerja lokal karena dianggap kurang memiliki kemampuan yang memadai.
Upaya Mengatasi Pengangguran
Seiring berjalannya waktu, jumlah pengangguran terus meningkat. Untuk mencegah hal ini, berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi pengangguran:
1. Memperluas lapangan kerja dengan meningkatkan ekspor, mendorong ekspor, menyediakan sarana dan prasarana yang diperlukan, memperluas produksi, dan menggiatkan program padat karya.
2. Mengurangi urbanisasi agar penyebaran tenaga kerja menjadi seimbang dan mengurangi pengangguran di kota-kota besar.
3. Meningkatkan mutu pendidikan agar masyarakat memiliki tingkat pendidikan yang setara dan untuk menciptakan keseimbangan antara dunia kerja dan dunia pekerjaan.
4. Menggunakan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja.
5. Meningkatkan penyelenggaraan job fair dan magang melalui kerja sama dengan perusahaan dan kampus agar informasi tentang lowongan kerja dapat tersebar luas.
6. Mengendalikan pertumbuhan penduduk melalui program keluarga berencana (KB).
Dampak Pengangguran
Semakin banyak pengangguran yang ada di suatu negara, tentu akan memberikan dampak negatif tertentu, antara lain:
1. Dampak Pengangguran Terhadap Perekonomian Negara
Banyaknya jumlah pengangguran umumnya berhubungan dengan tingkat pertumbuhan ekonomi negara tersebut. Pengangguran dapat menyebabkan penurunan pendapatan rata-rata perkapita, peningkatan biaya sosial yang harus ditanggung oleh pemerintah, berkurangnya pendapatan pajak yang diterima pemerintah, dan menambah hutang negara.
2. Dampak Pengangguran Terhadap Masyarakat
Pekerjaan adalah sumber penghasilan bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Menganggur tentu memiliki dampak negatif bagi seseorang, seperti peningkatan kemiskinan, meningkatnya tindak kriminalitas atau kejahatan, munculnya ketimpangan politik dan sosial, penurunan keterampilan karena tidak digunakan dalam waktu yang lama, dan dapat menyebabkan gangguan psikologis bagi individu yang menganggur atau keluarga yang terkena dampaknya.
****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!

