Magang atau internship digunakan sebagai sarana bagi fresh graduate untuk mempersiapkan diri sebelum masuk ke dunia kerja yang sesungguhnya. Bisa dibilang, magang adalah latihan bagi seseorang untuk menguasai suatu pekerjaan lebih jauh. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan tentang magang beserta aturan, manfaat, hingga tips magang di artikel berikut ini!
Apa itu Magang?
Magang adalah suatu proses pelatihan individu atas suatu pekerjaan tertentu, tetapi bukan menjadi bagian seutuhnya dari perusahaan. Tujuan utamanya adalah supaya si individu siap menghadapi dan terjun ke pekerjaan yang sesungguhnya setelah program berakhir. Program disiapkan dan dibentuk sedemikian rupa sesuai dengan pekerjaan yang sesungguhnya. Tak jangan banyak universitas yang mewajibkan mahasiswa untuk mengikuti magang sebagai syarat kelulusan agar siap bekerja setelah lulus kuliah. Jadi, apakah magang termasuk pengalaman kerja? Jawabannya iya. Pengalaman seperti ini bisa disertakan seorang individu dalam CV sebagai pertimbangan bagi HRD ketika karyawan melamar kerja di tempat lain.
Aturan Mempekerjakan Karyawan Magang
Walau tidak terikat kontrak kerja seperti karyawan pada umumnya, karyawan magang justru perlu peraturan karyawan magang khusus dalam pengelolaannya. Apa saja aturan yang harus diperhatikan?
-
Minimal Berusia 17 Tahun
Merujuk ke Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2020, usia peserta minimal berusia 17 tahun. Jika peserta berusia tepat 17 tahun, maka butuh persetujuan orang tua atau wali berupa lampiran surat persetujuan.
-
Jumlah dalam Perusahaan
Jumlah karyawan juga diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2020. Pasal 2 menjelaskan bahwa jumlah anak magang di perusahaan tidak boleh lebih dari 20%. Hal ini agar menjaga keseimbangan komposisi karyawan dalam perusahaan.
-
Komposisi Teori dan Praktek
Program internship mengharuskan perusahaan membimbing karyawan yang belum mempunyai skill mumpuni untuk menguasai pekerjaan tertentu.Teori untuk membimbing diberikan maksimal 25%, sedangkan praktek minimal sebesar 75% dari total waktu. Baca Juga: 7 Manfaat Learning by Doing Selama Bekerja
-
Jam Kerja
Jam kerja yang berlaku untuk karyawan permagangan mengikuti jam kerja pada perusahaan. Namun, karyawan permagangan tidak boleh mengikuti lembur layaknya karyawan dalam perusahaan pada umumnya.
-
Durasi Kerja
Pada Pasal 5 ayat (5) Permenaker 6/2020 menjelaskan bahwa durasi permagangan paling lama adalah satu tahun. Perusahaan yang mempekerjakan karyawan magang lebih dari durasi yang telah ditentukan akan dikenakan sanksi dari instansi terkait.
Manfaat Melakukan Magang
Program permagangan mempunyai beberapa manfaat bagi yang menjalani. Apa saja manfaatnya?
-
Sarana praktik sebelum masuk ke dunia kerja
Program magang membantu mahasiswa atau lulusan baru dalam berlatih atau membiasakan diri dalam dunia kerja.
-
Implementasi ilmu yg didapat selama kuliah
Saat di bangku kuliah, para lulusan baru hanya mendapat teori dalam suatu ilmu. Program magang membuka kesempatan untuk mengimplementasikan ilmu tersebut.
-
Menambah skill dan pengalaman
Selama menjalani program magang, tentu para intern sangat mungkin untuk menambah skill dan pengalamannya. Karena praktik dalam magang mengerjakan sesuatu yang real case.
-
Memperluas Jaringan
Saat program magang, tentunya Anda berada satu lingkungan dengan para profesional di berbagai bidang. Hal ini menjadi kesempatan dalam menambah koneksi Anda di lingkup profesional.
-
Menambah Nilai di CV
Menjalani program magang dapat menjadi nilai tambah bagi Anda di CV ataupun resume.Apalagi jika program tersebut merupakan magang mandiri, atau murni dari inisiatif Anda sendiri. Rekruter akan menilai Anda sebagai pribadi yang terus mau belajar dan menambah nilai diri. Baca Juga: Jenis-Jenis Experiential Learning yang Bisa Diterapkan di Perusahaan
Hak dan Kewajiban Perusahaan Selama Program Pemagangan
Sebagai pemberi pekerjaan, perusahaan mempunyai hak dan kewajiban khusus dalam membina karyawan sampai selesai mengikuti program. Hak yang dimaksud antara lain:
- Memanfaatkan hasil kerja peserta.
- Memberlakukan tata tertib dan perjanjian tertentu.
Sedangkan kewajiban yang harus dilakukan perusahaan, antara lain:
- Membimbing peserta sesuai dengan program.
- Memenuhi hak sesuai dengan perjanjian awal.
- Menyiapkan alat pelindung diri sesuai dengan persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja.
- Memberikan uang saku kepada peserta berupa biaya transportasi, uang makan, dan insentif.
- Mengikutsertakan peserta dalam jaminan sosial.
- Evaluasi kinerja kinerja selama internship.
- Menyiapkan sertifikat atau surat keterangan untuk peserta.
Hak dan Kewajiban Karyawan Selama Program Pemagangan
Jika sebelumnya adalah penjelasan mengenai hak dan kewajiban perusahaan, maka mari simak bahasan mengenai hak dan kewajiban karyawan selama program internship. Hak Karyawan Magang:
- Mendapatkan bimbingan dari pembimbing atau supervisor.
- Memperoleh hak sesuai perjanjian, uang saku, fasilitas keselamatan dan kesehatan, serta sertifikasi atau surat keterangan setelah menyelesaikan program.
Sementara itu, kewajiban dari karyawan magang adalah:
- Mentaati tata tertib yang berlaku;
- Menjaga nama baik perusahaan tempat karyawan menjalani program internship.
Baca Juga: Contoh Surat Permohonan Magang untuk Mahasiswa
Tips Menjalani Magang Agar Sukses
Cara Menjalani Program Magang dengan Sukses Ada beberapa tips bagi Anda para mahasiswa atau fresh graduate agar sukses dalam menjalani program magang.
-
Proaktif Saat Menjalani Magang
Program magang merupakan kesempatan Anda dalam menambah pengalaman dan juga skill di bidang tertentu.Anda harus proaktif dalam menanyakan suatu hal yang berhubungan dengan pekerjaan. Dengan begitu, Anda dapat menambah ilmu lebih banyak lagi untuk bekal profesional di masa mendatang.
-
Jangan Money-Oriented
Tujuan utama menjalani program magang adalah menambah pengalaman dan nilai diri Anda. Fokuskan diri dalam mencari ilmu sebanyak mungkin.Jangan terlalu menghiraukan jumlah gaji, karena hal tersebut bukanlah hal yang penting saat magang.
-
Jalani Program Magang Dengan Baik
Saat menjalani program magang, selesaikan tugas yang diberikan secara baik. Terlebih, jangan ragu untuk meminta pekerjaan jika tugas Anda sudah habis. Inisiatif Anda dalam hal ini akan diapresiasi oleh atasan.
Tips Mengelola Karyawan Magang Ala
Kami, adalah vendor Software HRD yang telah membantu banyak perusahaan menyukseskan pengelolaan karyawan. Di bawah ini adalah tips mengelola karyawan internship yang bisa perusahaan Anda ikuti:
-
Berikan Uang Saku yang Layak
Walau bukan berstatus sebagai karyawan tetap atau kontrak, perusahaan tetap harus memberikan kompensasi dalam bentuk uang saku kepada peserta internship. Uang saku dapat berupa biaya transportasi dan uang makan siang. Anda bisa menghitung berapa rata-rata biaya transportasi dari rumah karyawan intern ke kantor serta biaya makan siang di daerah tersebut.
-
Rancang Silabus Bimbingan yang Berimbang
Karyawan internship adalah orang yang belum menguasai suatu bidang pekerjaan. Apalagi teori di bangku kuliah dengan dunia kerja sangatlah berbeda. Maka dari itu, ada baiknya Anda memberikan komposisi silabus pembelajaran yang berimbang antara teori dan praktik. Dengan begitu kemampuan peserta intern juga akan semakin terasah.
-
Fasilitasi Kinerja dengan Peralatan dan Perlengkapan
Layaknya karyawan pada umumnya, peserta internship juga membutuhkan peralatan dan perlengkapan di kantor agar dapat memaksimalkan kinerjanya. Contoh perlengkapan dan peralatan yang paling sederhana adalah laptop, penunjang keselamatan, dan sebagainya.
-
Jalin Hubungan yang Harmonis dan Positif
Hal ini juga membantu perusahaan untuk menciptakan image yang baik jika peserta menjadi kandidat karyawan tetap. Tak jarang karyawan intern dengan kinerja dan memenuhi penilaian yang baik akan direkrut menjadi karyawan di perusahaan. Jadi, HRD tidak perlu kesulitan lagi menjadi kandidat kuat untuk posisi tertentu.
-
Pantau Kinerja Sesuai dengan Karyawan Lainnya
Magang adalah simulasi dari dunia kerja yang sebenarnya. Agar peserta merasakan situasi kerja termasuk bagaimana kendala dan tantangannya, Anda wajib memantau kinerja karyawan intern seperti karyawan pada umumnya. Jika kinerja karyawan magang ditemukan penurunan atau tidak sesuai dengan seharusnya, segera komunikasikan hal tersebut supaya anak magang bisa mempelajari solusinya. Software HRD dari siap membantu HRD untuk mengelola karyawan, baik karyawan tetap, kontrak, dan magang secara efektif dan efisien. Semua proses dilakukan secara terpusat dalam sistem yang aman dan rahasia. Mengelola payroll, data karyawan, pajak, kinerja, dan lain-lain pun bisa lebih mudah dengan Software HRD Terbaik dari . Yuk, jadwalkan demo Software HRD bersama sekarang juga!
****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!
