Pembiayaan Jangka Pendek


815


Apa Itu Pembiayaan Jangka Pendek?

Pembiayaan jangka pendek adalah pengadaan dana yang diperlukan untuk mendirikan, mengoperasikan, atau melakukan sesuatu dengan pembayaran dalam jangka waktu yang singkat. Jadi, jangka pendek dalam pembiayaan jangka pendek mengacu pada jangka waktu pelunasan. Biasanya, pembiayaan jangka pendek memiliki jangka waktu yang hanya mencapai 1 (satu) tahun.

Contoh Pembiayaan Jangka Pendek

Ada beberapa contoh pembiayaan dengan jangka waktu pendek yang perlu diketahui.

1. Utang Dagang
Utang dagang merupakan bentuk pembiayaan jangka pendek. Perusahaan dapat menggunakan pembiayaan ini sebagai modal usaha tambahan. Contohnya, perusahaan memesan barang terlebih dahulu dan pembayaran dilakukan setelah barang diterima.

2. Pinjaman Bank Dengan Jaminan
Pinjaman bank dengan jaminan juga termasuk dalam pembiayaan jangka pendek. Tenor untuk melunasi pinjaman ini biasanya cukup pendek, antara 1 tahun hingga 5 tahun. Pihak bank akan meminta jaminan berupa aset atau properti sebagai jaminan pembayaran.

3. Pinjaman Bank Tanpa Jaminan
Sebagai alternatif, perusahaan dapat memilih pinjaman bank tanpa jaminan. Namun, pihak bank akan mensyaratkan kepada perusahaan untuk memiliki saldo minimum dalam rekening. Jenis pembiayaan ini sangat penting bagi perusahaan dalam memperoleh dana tambahan.

4. Surat Berharga atau Obligasi
Perusahaan yang membutuhkan tambahan dana untuk kebutuhan jangka pendek dapat menerbitkan surat berharga atau obligasi. Tenornya mulai dari 30, 60, 90, 270, hingga 360 hari. Surat berharga ini dapat dibeli oleh investor dan memberikan keuntungan berupa bunga kepada pemegang surat.

Keuntungan dan Kekurangan Pembiayaan Jangka Pendek

Keuntungan Pembiayaan Jangka Pendek
Berikut adalah beberapa keuntungan memilih pembiayaan jangka pendek:

See also  Batal Mutlak

1. Bunga Rendah
Karena tenornya singkat, bunga yang dikenakan pada pinjaman juga rendah. Hal ini memberikan keuntungan dalam menghitung jumlah cicilan yang harus dibayarkan.

2. Pencairan Dana Cepat
Pembiayaan jangka pendek memiliki proses pencairan dana yang lebih cepat dibandingkan dengan pinjaman lainnya. Prosesnya juga lebih mudah karena tidak melibatkan proses yang rumit.

3. Persyaratan Dokumen Tidak Rumit
Umumnya, pembiayaan jangka pendek tidak membutuhkan dokumen persyaratan yang rumit karena risikonya lebih kecil. Hal ini memudahkan perusahaan dalam mengajukan pembiayaan.

Kekurangan Pembiayaan Jangka Pendek
Selain keuntungan, pembiayaan jangka pendek juga memiliki beberapa kekurangan:

1. Jumlah Pinjaman Terbatas
Pembiayaan jangka pendek memiliki jumlah pinjaman yang terbatas. Hal ini bergantung pada kebijakan lembaga penyedia pinjaman dan kesepakatan yang dicapai antara peminjam dan pemberi pinjaman.

2. Cicilan yang Besar
Karena jangka pendek, pinjaman harus segera dilunasi. Akibatnya, cicilan per bulannya akan menjadi cukup besar. Peminjam perlu memastikan bahwa mereka memiliki kemampuan untuk membayar cicilan tersebut secara tepat waktu.

Dalam memilih pembiayaan jangka pendek, perusahaan perlu mempertimbangkan keuntungan dan kekurangannya. Selain itu, perusahaan juga perlu memahami risiko yang terkait dengan pembiayaan ini dan memastikan bahwa mereka memiliki kemampuan untuk melunasi pinjaman sesuai dengan jangka waktu yang ditetapkan.



****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!