Kredit modal kerja atau KMK adalah salah satu istilah yang kerap digunakan dalam dunia bisnis. Sesuai namanya, kredit ini diajukan untuk mendapatkan modal kerja. Biasanya, kredit ini diberikan oleh bank sebagai bentuk pembiayaan bagi bisnis, terutama untuk bisnis kecil dan bisnis perorangan. Namun, apa saja persyaratan yang harus disiapkan untuk mengajukan kredit modal kerja ini? ### Apa itu Kredit Modal Kerja?  – Kartu Keluarga (fotokopi yang disertai dokumen asli) – Akte Pendirian Usaha (fotokopi yang disertai dokumen asli) – Pas foto berukuran 4×6 cm (2 lembar) #### 2. Syarat untuk badan usaha – Kartu NPWP – Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) – Surat Izin Tempat Usaha (SITU) – Tanda Daftar Perusahaan (TDP) – Laporan keuangan terakhir (khusus untuk badan usaha yang beroperasi kurang dari 1 tahun) atau laporan keuangan 2 tahun terakhir untuk usaha yang sudah lama beroperasi – Fotokopi dokumen yang dijadikan jaminan – Rincian laba-rugi perusahaan (neraca keuangan) Sedikit tambahan untuk dokumen yang dijadikan jaminan, kamu bisa gunakan dokumen yang memiliki nilai dan berkekuatan hukum, seperti Sertifikat Tanah, IMB (Izin Mendirikan Bangunan), atau BPKB dari kendaraan bermotor, hingga bilyet deposito. ### Bunga Kredit Modal Kerja Sama seperti kebanyakan jenis pinjaman lain, kredit modal kerja juga memiliki bunga. Besaran bunga KMK tergantung pada bank atau lembaga keuangan yang memberikan pinjaman. Namun, jika melihat data dari Bank Indonesia, rata-rata suku bunga kredit untuk modal kerja adalah sekitar 8,94% per tahun. Masih dari data yang sama, diketahui bahwa pemberi bunga kredit terbesar adalah BPD (Bank Pembangunan Daerah. BPD menerapkan bunga kredit sebesar 9,90%. ### Contoh Kredit Modal Kerja 
