Masalah keuangan bisnis merupakan hal lumrah yang kerap dialami oleh pebisnis. Meskipun demikian, Anda tak boleh menyepelekan hal tersebut. Pasalnya, keuangan bisnis yang bermasalah bisa menyebabkan bisnis terhambat dan memicu berbagai permasalahan lainnya.Untuk memastikan bisnis berjalan lancar, Anda harus mengelola keuangan bisnis dengan tepat. Mulailah dengan melakukan perencanaan bisnis jangka pendek dan panjang, mencatat seluruh transaksi bisnis, serta mengelola aset bisnis.Mengingat pentingnya keuangan bisnis, ada baiknya untuk memahami lebih jauh mengenai masalah yang sering terjadi dalam transaksi bisnis. Cara ini efektif untuk meminimalisasi risiko dan memudahkan Anda mengembangkan bisnis.
Apa Itu Transaksi Bisnis?
Sumber : PexelsTransaksi keuangan adalah kegiatan pertukaran uang, barang, atau jasa yang dilakukan oleh dua pihak atau lebih. Transaksi keuangan mencakup empat jenis kegiatan, yakni pembelian, penjualan, pembayaran, dan penerimaan. Di masa lampau, kegiatan transaksi bisnis harus dilakukan dengan bertatap muka. Seiring canggihnya teknologi, transaksi keuangan dapat dilakukan secara online tanpa batasan ruang maupun waktu. Contoh digital banking yang populer di kalangan pebisnis adalah m-banking.Salah satu bank yang menawarkan layanan digital khusus untuk pebisnis adalah Mandiri. Berkat layanan Mandiri Cash Management, Anda bisa mengecek informasi rekening secara real time. Tak hanya itu saja, proses transfer lebih cepat dan mudah. Anda juga bisa mengelola tagihan dan melakukan pembayaran secara massal menggunakan fitur auto debet.
Dampak Buruk Dari Masalah Transaksi Bisnis
Sumber : PexelsSelain praktis, transaksi keuangan digital dianggap lebih aman dan hemat waktu. Lantaran tercatat secara otomatis, risiko kesalahan hitung pada transaksi keuangan digital tergolong rendah. Keamanan transaksi digital pun lebih tinggi dibandingkan konvensional.Kendati demikian, risiko terjadinya masalah ketika pemrosesan transaksi keuangan masihlah ada. Pemrosesan transaksi keuangan sendiri merupakan istilah yang luas karena mencakup serangkaian fungsi seperti utang piutang, manajemen persediaan, penganggaran, dan lainnya.Semua fungsi tersebut saling terkait dan penting untuk kelancaran bisnis. Lantaran terdiri dari berbagai aktivitas, pemrosesan transaksi keuangan yang tidak lancar bisa menghambat kemajuan bisnis. Bahkan, tak sedikit bisnis yang mengalami kerugian dan gulung tikar.
Jenis Masalah Transaksi Bisnis dan Solusinya
Sumber : PexelsUntuk meminimalisasi dampak buruk tersebut, ada baiknya mengetahui berbagai jenis masalah transaksi bisnis beserta solusinya.
Salah Transfer
Salah transfer merupakan masalah umum yang bisa dialami oleh siapa saja. Biasanya, hal ini terjadi karena kesalahan memasukkan nomor rekening tujuan. Meskipun tampak sepele, kasus salah transfer ini bisa menimbukan salah paham antara penjual dan pembeli yang berdampak pada terhambatnya kelancaran bisnis.Contoh: A membeli 100 pcs sarung bantal motif dengan total transaksi Rp2.000.000. A melakukan pembayaran melalui rekening bank X. Tanpa disadari A memasukkan nomor yang salah. Alhasil uang tersebut tidak sampai ke penjual dan pesanan tidak diproses. A yang mengira telah melakukan transfer melakukan protes karena penjual tidak memproses pesanannya.Ketika terjadi kasus tersebut, sebagai penjual Anda harus mengingatkan pembeli untuk memeriksa kembali nomor rekening tujuan. Jangan segan meminta lampiran bukti transaksi pembayaran. Apabila pembeli terbukti salah transfer, Anda bisa memberinya saran untuk membatalkan transaksi dengan cara menghubungi call center bank terkait.Baca juga: https://flip.id/business/blog/cara-cepat-transfer-ke-banyak-tujuan-termasuk-virtual-account-dan-e-wallet
Gangguan Sistem
Tak jarang masalah keuangan bisnis disebabkan downtime. Downtime ini biasanya disebabkan oleh kesalahan perangkat lunak atau keras, keamanan server, kesalahan manusia, pemeliharaan, dan kegagalan sistem. Downtime menyebabkan gangguan sistem yang membuat website bisnis Anda tidak dapat diakses. Di dunia bisnis, downtime bisa mengakibatkan terjadinya dampak negatif berupa kegagalan data yang berujung pada kehilangan pelanggan dan pendapatan. Contoh: pukul 12.49 WIB, terpantau 3 orang konsumen hendak membeli produk pada website Anda. Salah satu dari ketiga konsumen tersebut telah menyelesaikan belanja dan sedang memilih metode pembayaran. Namun, tak disangka pada detik itu juga sistem mengalami gangguan. Ketika kasus tersebut terjadi, Anda telah kehilangan peluang penjualan dan kesempatan menarik lebih banyak calon pelanggan lain. Meskipun gangguan sistem dapat diperbaiki dalam waktu relatif cepat, sering kali hal tersebut membuat calon konsumen urung melakukan pembelian dan lebih memilih kompetitor Anda. Lantaran downtime tidak dapat diprediksi, ada baiknya untuk menerapkan jadwal pemeliharaan secara rutin. Selain itu, terapkan teknologi terbaru supaya kualitas dan keamanan sistem lebih baik. Pengelolaan sistem yang tepat juga efektif meminimalisasi terjadinya gangguan sistem. Hal ini akan mendorong peningkatan penjualan dan keuntungan bisnis Anda.
Transaksi Masih Manual
Masalah keuangan bisnis juga dapat disebabkan karena sistem yang masih manual. Pencatatan transaksi manual dinilai kurang efektif karena menghabiskan lebih banyak waktu. Dibandingkan sistem komputerisasi, kontrol dan pengawasan transaksi manual tergolong rendah sehingga rentan terjadi kesalahan dan kerugian.Untuk mengatasi permasalahan tersebut, beralihkan ke sistem otomatis. Sistem ini memungkinkan perhitungan transaksi bisnis dilakukan dalam waktu singkat dan akurat. Penerapan sistem otomatis juga membuat catatan transaksi bisnis menjadi lebih sederhana. Lantaran dapat diakses kapan pun, proses pembuatan data transaksi menjadi lebih mudah.Berkat kemudahan dan keakuratan data transaksi tersebut, bisnis Anda akan lebih cepat berkembang, makin efisien, dan menguntungkan.Baca juga: https://flip.id/business/blog/monitor-transaksi-bisnis-lewat-dashboard
Telah Mencapai Limit
Transaksi bisnis juga sering bermasalah karena penggunaan kartu kredit yang telah mencapai limit. Akibat hal ini, transaksi pembelian yang dilakukan oleh pelanggan akan dibatalkan secara otomatis. Pembatalan tersebut menyebabkan Anda mengalami kerugian.Untuk mengatasi permasalahan tersebut, jangan ragu menawarkan alternatif metode pembayaran lainnya pada pelanggan. Supaya lebih menarik, Anda bisa memberikan promosi berupa potongan diskon 5% untuk pembayaran selain kartu kredit.
Koneksi Internet Lamban
Tak dapat dimungkiri bahwa koneksi internet yang lamban juga memengaruhi kelancaran suatu bisnis. Internet yang lambat menyebabkan konsumen kesulitan membuka gambar produk, mengaplikasikan kupon diskon, atau melakukan proses check out. Alhasil, calon pelanggan malas melanjutkan transaksi hingga tahap pembayaran. Untuk menghindari hal ini, gunakan website yang ringan dan sediakan gambar versi lite sehingga konsumen dengan internet lambat masih bisa mengakses website Anda. Demikianlah sejumlah masalah keuangan bisnis yang perlu Anda ketahui. Supaya pengelolaan bisnis lebih efektif dan aman, gunakan for Business. for Business memungkinkan Anda menerima pembayaran dan transfer dari dalam maupun luar negeri dengan cepat. Dengan beragam layanan, mulai dari Money Transfer, International Transfer, hingga Accept Payment, dapatkan beragam kemudahan transaksi bisnis melalui dasbor pintar dan lebih efisien secara waktu hingga biaya. Ayo, daftar for Business sekarang!
****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!

