Tips HR: Bagaimana Cara Mengelola Kompensasi dan Benefit?


848



Pemberian kompensasi dan benefit dalam sebuah perusahaan atau organisasi menjadi hal yang sangat lumrah. Namun perlu Anda ketahui bahwa kompensasi dan juga benefit adalah kedua hal yang berbeda.  

Apa itu Kompensasi?

Kompensasi adalah imbalan dalam bentuk uang atau non uang (natura) dari perusahaan kepada karyawan. Pengertian kompensasi dapat juga dikatakan sebagai gaji atau upah jika bentuk pemberiannya dalam bentuk uang. Umumnya terdapat 3 jenis kompensasi yang digunakan perusahaan:

  1. Kompensasi Finansial Langsung, adalah bayaran yang diterima karyawan dalam bentuk uang yang disebut dengan komponen gaji.
  2. Kompensasi Finansial Tidak Langsung, adalah pemberian yang diterima karyawan dalam bentuk program perlindungan seperti halnya asuransi dan bayaran di luar jam kerja (hari libur dan hari cuti lainnya).
  3. Kompensasi Non Finansial, yaitu sesuatu yang diterima karyawan di tempat kerjanya seperti tugas atau projek kerja yang menarik dan menantang, atau juga mendapatkan lingkungan kerja yang menyenangkan.

 

Apa itu Benefit?

Benefit adalah pemberian tambahan kepada karyawan di luar kompensasi. Bentuk pemberian benefit ini bisa berupa non tunai yang bertujuan untuk menunjang kesejahteraan hidup karyawan. Pemberian benefit ini tidak diatur oleh UU Ketenagakerjaan seperti halnya kompensasi. Maka dari itu, manajemen perusahaan harus pintar dalam mengelola dan memberikan benefit kepada karyawan.Contoh dari pemberian benefit ini antara lain fasilitas pinjaman karyawan, akses untuk pinjaman ke bank, asuransi jiwa, akses atau fasilitas gym, voucher belanja, dan yang lainnya. Masih banyak HRD yang keliru dalam hal mengelola kompensasi dan benefit.  Walau tujuannya berbeda, baik kompensasi dan benefit harus dikelola dengan baik dan benar, penggunaan aplikasi payroll adalah salah satu solusi untuk mencegah hal tersebut. melalui modul payroll dapat membantu perusahaan dalam mengefektifkan pengelolaan kompensasi dan benefit secara otomatis dan akurat. Baca Juga : Penjelasan Lengkap tentang Program Benefit untuk Karyawan 

See also  10+ Situs Translate Inggris-Indonesia Akurat Selain Google

Tips untuk Mengelola Kompensasi dan Benefit

Kompensasi dan juga benefit keduanya sama-sama memiliki tujuan untuk meningkatkan kinerja, semangat, dan kesejahteraan karyawan. Selain itu, hal ini juga sebagai bentuk terima kasih perusahaan kepada karyawan atas hasil kerja keras yang sudah diupayakan. Maka dari itu, simaklah tips dalam mengelola kompensasi dan juga benefit di perusahaan!  

1. Membuat Rencana Jangka Panjang Perusahaan

Setiap harinya pastinya keadaan dan kondisi yang terjadi akan berubah-ubah. Misalnya di awal saat perjanjian kontrak, perusahaan menawarkan gaji dan benefit. Tapi seiring berjalannya waktu, karyawan mengalami peningkatan kinerja atau peningkatan pendapatan perusahaan.Maka dari itu untuk perusahaan harus menyiapkan rencana jangka panjang agar di masa depan pengeluaran keuangan perusahaan bisa dilakukan secara efektif. 

2. Survey untuk Mengetahui Nilai Pasar

Melakukan survey ini ditujukan untuk mengetahui kebutuhan dan juga permintaan karyawan dari berbagai golongan seperti usia, jenis kelamin, budaya, dan lainnya. Dengan begitu, Anda bisa mengatur budget dalam memberikan upah kepada karyawan dari tiap golongan berdasarkan kebutuhan dan permintaan. 

3. Membedakan Golongan Gaji Tiap Karyawan

Perusahaan harus melakukan pemetaan atau penggolongan pemberian gaji kepada tiap karyawannya. Karena pastinya gaji dan benefit yang akan diberikan sesuai dengan tingkat jabatannya dan kinerjanya. 

4. Memperhatikan Perbedaan Angkatan Kerja Karyawan

Di perusahaan pastinya terdapat karyawan senior dan karyawan junior yang memiliki usia muda. Dengan begitu, Anda harus bisa memperhatikan kebutuhan setiap angkatan kerja agar pemberian kompensasi dan benefit bisa sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.Misalnya untuk karyawan junior atau usia muda, mereka lebih suka untuk menerima pembayaran langsung pada program pensiun. Namun sebaliknya bagi karyawan senior akan lebih memilih untuk menunda pembayaran program pensiun. 

See also  Perilaku Ageism di Tempat Kerja yang Harus Dihindari

5. Membuat Strategi Kompensasi Total

Strategi kompensasi dibuat dengan tujuan untuk menghubungkan gaji dengan insentif dan juga benefit ke dalam satu kelompok yang sama. Anda bisa memilih comben atau compensation benefits yang bisa digunakan secara bersama. Contoh comben tersebut adalah dana program pensiun, karena bagi karyawan dana tersebut tidak terlalu berpengaruh kepada mereka karena untuk dapat mencairkan dana masih terlalu lama. Baca Juga : 7 Strategi HRD untuk Merencanakan Kompensasi Karyawan 

Mudahkan Pengelolaan Kompensasi & Benefits dengan Software Payroll

Pemberian kompensasi dan juga benefit yang dilakukan secara baik, tepat, dan benar akan berpengaruh kepada peningkatan kinerja karyawan. Maka dari itu, Modul Payroll dari Software HRD dapat memaksimalkan pengerjaan kedua hal tersebut.Software Payroll dari dapat mengerjakan seluruh pengerjaan perhitungan gaji dan juga benefit secara otomatis dan akurat dengan bantuan sistem teknologi HRIS yang canggih. Selain itu, modul ini dapat diakses secara online sehingga dapat memudahkan Anda untuk mengelola seluruh kompensasi dan juga benefit seluruh karyawan dengan mudah. Tidak hanya itu, Modul Payroll dapat melakukan perhitungan pajak karyawan dan membuat slip gaji.Pengelolaan kompensasi dan benefit yang dilakukan dengan cara manual hanya akan merepotkan tim payroll Anda dan memungkinkan terjadinya kesalahan dalam perhitungan yang berakibat sangat fatal. Untuk menghindari semua hal tersebut, segera beralih pada pengelolaan secara sistem dengan Modul Payroll sekarang juga!



****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!