Cara Mengatur Keuangan Usaha Dagang Secara Efektif


841



Pada tahap awal bisnis, banyak pemilik usaha yang mungkin bertanya-tanya tentang bagaimana mengelola keuangan usaha yang efektif. Ketika bisnis mulai berjalan dan bergerak, pembukuan hanya sekadar menjadi angan-angan saja dan kerap kali terlupaka. Padahal, analisa laba rugi itu sangat penting untuk membantu memahami posisi keuangan bisnis yang Anda jalankan.
Untungnya, kelola keuangan usaha sebenarnya tidak rumit. Untuk lebih memahaminya, simak pembahasan lengkapnya berikut ini!

Pahami dan Lacak Arus Kas Anda

Dalam bisnis, arus kas adalah komponen yang sangat penting dalam keuangan. Arus kas didefinisikan sebagai uang yang masuk dan keluar dari bisnis Anda selama periode tertentu. Uang tunai yang diperoleh lewat pelanggan dan klien yang membeli produk dan jasa yang Anda jual. Sementara biaya sewa, pembelian peralatan dan gaji karyawan itu termasuk ke dalam pengeluaran bisnis.

Arus Kas Negatif vs. Arus Kas Positif

Ada dua posisi arus kas dalam bisnis yakni arus kas positif dan negatif. Arus kas dikatakan positif jika pendapatan yang Anda peroleh lebih besar dari pengeluaran. Agar bisnis bertahan, Anda harus mempertahankan arus kas tetap dalam posisi positif.
Di sisi lain, arus kas negatif terjadi ketika uang yang harus dikeluarkan untuk membayar lebih besar dari pendapatan yang Anda terima. Bisnis bisa mengalami hal ini jika klien terlambat membayar atau ada biaya tak terduga yang harus dikeluarkan. Jika arus kas negatif bertahan lama, Anda harus waspada.
Untuk melindungi bisnis dari kerugian besar atau kebangkrutan, Anda perlu mencari pendanaan cadangan lewat pinjaman atau jalur kredit bisnis untuk menutupi kekurangan arus kas.

See also  Pengertian Penawaran dan Fungsinya Bagi Kemajuan Bisnis

Mengapa Arus Kas Penting untuk Bisnis Anda?

Arus kas sangat penting untuk kesehatan bisnis kecil yang Anda jalankan. Memiliki arus kas yang positif dan melacaknya secara berkala memungkinkan Anda untuk merencanakan masa depan dan membuat keputusan bisnis berdasarkan kondisi keuangan saat ini.
Salah satu periode penting untuk arus kas adalah di awal bisnis. Anda mungkin akan mengeluarkan banyak dana, tetapi belum memiliki klien maupun pelanggan tetap. Di masa-masa seperti ini, Anda sebaiknya memiliki sumber arus kas eksternal seperti tabungan dan pinjaman agar bisnis bisa tetap bertahan.

Bagaimana Mengelola Arus Kas Usaha Dagang Anda?

Lantas, bagaimana cara mengelola keuangan dagang yang efektif dan efisien? Simak langkah-langkahnya dalam pembahasan berikut ini!

Pelajari Dasar-dasar Akuntansi

Menjalankan bisnis sendiri mengharuskan Anda mengenal dasar-dasar akuntansi dan pembukuan. Meskipun tugas-tugas ini terasa membosankan, tapi perannya sangat penting dalam melindungi masa depan keuangan bisnis Anda. Beberapa komponen penting yang perlu Anda lakukan antara lain:

  • Pahami kewajiban perpajakan bisnis Anda
  • Buka rekening terpisah agar dana pribadi dan uang perusahaan tidak tercampur
  • Pilih platform atau software akuntansi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda
  • Lakukan pembukuan dengan disiplin untuk menghindari kesalahan data
  • Pertimbangkan untuk mempekerjakan tenaga akuntan profesional untuk melindungi keuangan agar tetap terkendali.

Pelajari tentang Perencanaan dan Peramalan Keuangan

Untuk bisa melakukan praktik perencanaan dan peramalan keuangan yang baik, Anda harus memiliki sejumlah dokumen penting antara lain:

  • Laporan neraca keuangan. Neraca keuangan mengungkapkan berapa nilai bisnis Anda. Jika neracanya positif, bisnis akan berjalan dengan baik dan keuangan akan terus tumbuh. Neraca terdiri dari aset bisnis, kewajiban bisnis (utang bisnis, sewa tempat, gaji karyawan dll) dan ekuitas
  • Laporan laba rugi. Laporan ini berisi ringkasan pendapatan, biaya, dan pengeluaran selama periode tertentu
  • Laporan arus kas. Dokumen ini menunjukkan pengeluaran dan pemasukan bisnis Anda dan menjadi sumber informasi terkait penggunaan uang tunai oleh perusahaan
  • Break-even analysis. Break-even analysis atau analisis titik impas akan membantu menentukan jumlah pendapatan yang dibutuhkan oleh bisnis Anda untuk menutup seluruh total biaya. Pada titik ini, Anda belum mendapatkan keuntungan atau mengalami kerugian
See also  Ingin Manajemen Waktu Yang Baik? Ini Tipsnya!

Kelola Utang Bisnis dengan Baik

Sembari mengembangkan bisnis, hampir bisa dipastikan Anda akan berurusan dengan beberapa bentuk utang. Namun, Anda tetap harus bisa mengelola keseimbangan utang yang bisa dikelola agar tidak menyebabkan bisnis bangkrut. Ada beberapa cara pengelolaan utang yang bisa Anda terapkan antara lain:

  • Hindari pengeluaran yang tidak perlu atau biaya yang berlebihan
  • Tinjau biaya tetap dan biaya variabel Anda secara teratur
  • Buat dana darurat untuk bisnis guna menghadapi hal-hal tak terduga
  • Tingkatkan pendapatan misalnya dengan menyewakan ruang ekstra di gedung Anda atau menawarkan diskon untuk menarik lebih banyak pelanggan
  • Lakukan negosiasi yang bijak dengan berbagai vendor agar dapat harga yang lebih murah
  • Lakukan refinancing untuk berbagai pinjaman yang memungkinkan.

Ketahui Opsi Pendanaan yang Ada

Dalam bisnis, Anda akan membutuhkan pendanaan. Tidak hanya untuk modal di awal saja, tapi juga untuk mengembangkan bisnis atau untuk menyeimbangkan arus kas yang negatif. Ada beberapa opsi pendanaan yang bisa Anda peroleh untuk mempertahankan dan mengembangkan bisnis, seperti:

  • Pinjaman modal usaha dari bank
  • Pinjaman dari koperasi
  • Pinjaman dari angel investor
  • Pinjaman dari perusahaan peer-to-peer lending
  • Dana dari equity crowdfunding.

Perlu diketahui bahwa masing-masing opsi pendanaan memiliki target bisnis yang beragam baik dari segi jenis maupun fasenya. Karena itu, pastikan Anda mengajukan pendanaan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan bisnis.

Tips Mengelola Keuangan Usaha Dagang Kecil Anda

Ingin tahu kunci penting apa saja yang diperlukan agar pengelolaan keuangan usaha dagang Anda bisa efisien? Simak tips-tipsnya!

  • Jadikan perencanaan keuangan bisnis sebagai prioritas sejak bisnis Anda dimulai
  • Atur keuangan Anda dengan baik
  • Gaji diri sendiri seperti halnya menggaji karyawan Anda
  • Investasikan sejumlah dana untuk pengembangan dan mendukung pertumbuhan bisnis
  • Selagi Anda yakin dengan bisnis Anda, jangan ragu mengambil pinjaman atau jalur kredit untuk mendanai pertumbuhan bisnis
  • Pantau tagihan dan pembayaran dengan saksama
  • Perhatikan pembayaran pajak dan buat rencana pembayaran
  • Luangkan waktu untuk mengelola dan memantau pembukuan
  • Lacak dan ukur ROI bisnis
  • Tinjau pengeluaran secara teratur
  • Rencanakan hal-hal untuk waktu-waktu tak terduga
  • Jangan ragu meminta bantuan jika memang membutuhkannya.
See also  Talent Management Adalah: Pengertian, Pilar dan Manfaat Talent Management

Itulah beberapa cara mengelola keuangan dagang yang perlu Anda ketahui. Anda bisa menggunakan berbagai aplikasi akuntansi bisnis untuk memudahkan proses pengelolaan keuangan bisnis Anda.



****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!