Tantangan Pengembangan Bisnis Franchise di Bawah 5 Juta


846


Tantangan Pengembangan Bisnis Franchise di Bawah 5 Juta

Sebagai seorang pengusaha, tentunya Anda mengerti bahwa mempertahankan dan mengembangkan bisnis bukanlah hal yang mudah, terutama jika Anda memiliki bisnis franchise atau waralaba. Ada anggapan bahwa mengembangkan bisnis franchise memberikan kemudahan dan keuntungan untuk meningkatkan kondisi keuangan. Keuntungan ini bisa didapatkan dari hasil penjualan bisnis Anda sendiri dan bayaran dari para penyewa bisnis franchise atau franchisee.

Dalam mengembangkan bisnis franchise untuk para franchisee, Anda juga perlu memiliki kemampuan dan pengalaman yang dapat membantu menjaga operasional usaha tetap optimal. Sebagai franchisor, Anda perlu mengembangkan bisnis franchise agar bisa terus berjalan dan menjadi sumber modal untuk jenis usaha lainnya.

Tantangan bisnis franchise

Dalam menjalankan bisnis apa pun, Anda akan menghadapi tantangan atau rintangan. Tantangan ini akan menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan dan perkembangan bisnis Anda di masa depan. Berikut adalah beberapa tantangan umum yang mungkin Anda temui saat menjalankan bisnis franchise.

Pertumbuhan cepat

Anda mungkin menyadari bahwa saat ini semakin banyak bisnis franchise dengan modal di bawah 5 juta yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya adalah banyaknya warung di sekitar tempat tinggal Anda yang mungkin lebih dari satu dalam jangkauan beberapa kilometer saja. Selain itu, ada juga bisnis franchise skala kecil yang menawarkan makanan atau minuman kekinian sebagai produk utama.

Melihat produk yang ditawarkan, dapat dipahami bahwa pertumbuhan bisnis franchise ini cukup cepat. Biasanya, pertumbuhan ini didorong oleh tren yang sedang populer di kalangan masyarakat. Oleh karena itu, sebagai pelaku bisnis franchise, baik sebagai franchisee maupun franchisor, Anda perlu aktif melihat dan memprediksi tren yang menarik bagi masyarakat. Untuk melakukan prediksi tren ini, Anda bisa melihat apa yang sedang terjadi di luar negeri. Selain itu, Anda juga perlu mengambil keputusan dengan cepat dan tepat agar tidak hanya mengikuti tren yang sedang diminati oleh masyarakat Indonesia.

See also  Apa itu Kebutuhan Tersier? Ini Faktor dan Tips Mengelolanya

Pentingnya kreativitas

Dalam mengembangkan bisnis franchise dengan cepat dan tepat, Anda juga perlu memiliki kreativitas. Meskipun Anda memiliki batasan berdasarkan sistem operasional yang ditetapkan oleh franchisor, bukan berarti Anda tidak bisa memberikan kontribusi kreatif. Salah satu cara untuk melakukannya adalah melalui promosi dan pemasaran menggunakan media sosial. Anda juga perlu menciptakan konten yang membedakan bisnis franchise Anda agar mudah dikenali oleh banyak orang.

Dalam mengaplikasikan kreativitas dalam bisnis franchise, selaraskanlah dengan target pasar dan produk yang Anda tawarkan. Jangan terlalu fokus pada promosi untuk menarik pelanggan baru, tetapi jangan lupakan kebutuhan pelanggan tetap atau pelanggan yang sudah masuk dalam target pasar bisnis franchise Anda saat ini.

Peraturan yang ketat

Di Indonesia, menjalankan bisnis franchise harus disesuaikan dengan peraturan yang berlaku. Salah satunya adalah Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia (Permendag RI) Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Waralaba. Peraturan ini mengatur beberapa hal yang perlu Anda perhatikan agar bisnis Anda dapat berjalan optimal dan tidak melanggar hukum.

Dalam peraturan tersebut, terdapat beberapa poin yang harus diperhatikan, antara lain:

– Usaha harus memiliki ciri khas tersendiri.
– Usaha harus terbukti menguntungkan dan memiliki pengalaman setidaknya selama 5 tahun, serta memiliki strategi bisnis untuk mengatasi masalah usaha.
– Usaha harus memiliki standar penawaran barang atau layanan jasa yang ditetapkan secara tertulis.
– Usaha harus mudah diajarkan dan diterapkan oleh pengelola franchise.
– Ada dukungan yang berkesinambungan dari pemilik franchise berupa bimbingan operasional, pelatihan, dan promosi kepada pengelola franchise secara terus-menerus.
– Usaha harus memiliki Hak Kekayaan Intelektual yang telah terdaftar, seperti merek, hak cipta, hak paten, lisensi, dan rahasia dagang yang sudah memiliki sertifikat dari instansi berwenang.

See also  Apa Arti Retur? dan Bagaimana Proses Penanganannya?

Peraturan ini juga mengatur bahwa Anda dapat menjalankan izin atau hak dagang dari bisnis waralaba dalam maupun luar negeri. Namun, sebelum hak dagang tersebut dapat diperjualbelikan, franchisee maupun franchisor perlu memiliki Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW). Surat ini berfungsi sebagai bukti pendaftaran prospektus penawaran dan perjanjian waralaba setelah memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Selain itu, perjanjian bisnis franchise yang berasal dari luar negeri juga harus dilegalisasi oleh Notaris dengan melampirkan surat keterangan dari Atase Perdagangan RI atau Pejabat Kantor Perwakilan RI di negara asal.

Dalam hal ini, jika Anda memastikan bahwa bisnis waralaba yang Anda jalankan mengikuti prosedur dan peraturan yang ada, kemungkinan besar Anda tidak akan mengalami kendala dalam operasionalnya.

Risiko bisnis ditanggung pribadi

Tantangan berikutnya yang perlu Anda pahami adalah risiko bisnis yang ditanggung secara pribadi. Risiko bisnis ini ditanggung oleh franchisee sebagai penyewa atau pembeli hak dagang yang digunakan sebagai bisnis. Oleh karena itu, setidaknya Anda perlu memiliki pengetahuan dan pengalaman yang cukup dalam berbisnis sebelum menjalankan bisnis franchise di bawah 5 juta. Pengetahuan dan pengalaman yang cukup dapat membantu Anda mengurangi risiko kerugian dalam mengoperasikan bisnis franchise. Selain itu, Anda juga perlu memiliki sistem manajemen keuangan yang baik agar dapat memantau operasional dengan lebih cermat dan tepat. Sistem manajemen keuangan yang baik akan memudahkan Anda dalam membaca laporan keuangan bisnis yang sedang Anda jalani saat ini.

Setelah Anda berhasil mengatasi dan mencari solusi atas tantangan di atas, kemungkinan besar Anda akan lebih mudah dalam mengembangkan bisnis franchise di bawah 5 juta maupun bisnis lainnya. Untuk bisnis franchise, Anda dapat mencari gedung atau lokasi baru sebagai portofolio yang membuktikan bahwa Anda adalah seorang pengusaha berpengalaman di bidang bisnis franchise.

See also  Tips dan Estimasi Biaya Renovasi Rumah

Jika hasil keuntungan dari bisnis franchise di bawah 5 juta Anda masih belum optimal untuk digunakan sebagai modal pengembangan bisnis, Anda dapat mengajukan Pembiayaan Modal Kerja melalui . Pembiayaan Modal Kerja dari menawarkan kemudahan bagi Anda dalam mewujudkan proses pengembangan bisnis franchise.

Pembiayaan Modal Kerja dari adalah fasilitas pembiayaan yang bertujuan untuk membantu Anda dalam memenuhi kebutuhan modal kerja jangka pendek dan membantu mengatur arus kas dengan lebih baik. Dengan mengajukan Pembiayaan Modal Kerja, Anda dapat dengan mudah mengelola transaksi rutin bisnis Anda. Proses Pembiayaan Modal Kerja dari fleksibel, dengan suku bunga yang kompetitif dan tenor selama 12 bulan yang dapat diperpanjang sesuai kebutuhan. Prosesnya juga cepat dan mudah, dan ditangani oleh relationship manager yang kompeten di bidangnya. Jadi, jangan ragu lagi, segera kembangkan bisnis Anda dan ajukan modal tambahan melalui Pembiayaan Modal Kerja dari . Informasi lengkapnya dapat ditemukan di sini.



****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!