Mengenal Molting pada Udang dan Cara Perawatannya


840

Halo, Anda Petambak! Apakah Anda khawatir menghadapi musim molting udang? Meskipun udang sangat rentan terkena penyakit di fase ini, molting adalah tahap yang penting dan selalu terjadi dalam budidaya udang. Mari kita ulas tahap molting pada udang dan cara menjaga udang dari penyakit saat molting!

Apa itu Molting?

Molting pada udang adalah proses pergantian kulit atau cangkang/eksoskeleton udang. Seperti hewan bercangkang lainnya, udang memiliki kulit yang keras dan kaku. Kulit yang seperti plastik ini akan mengelupas dan diganti dengan lapisan kulit lain di bawahnya. Namun, pada tahap molting tertentu, udang sangat rentan terkena penyakit. Maka dari itu, Petambak wajib memberikan perhatian khusus ketika udang sedang dalam tahap molting.

Molting juga terjadi karena hormon pada udang, biasanya ketika udang sedang di masa pemijahan atau bertelur. Selain itu, udang yang terkena stres berat juga akan sering mengalami molting sebagai cara mempertahankan diri.

Tahap-Tahap di Proses Molting

Biasanya, proses molting pada udang terjadi tiap 3-8 minggu. Ada beberapa tahap yang terjadi ketika udang mengalami molting, yaitu:

Tahap setelah pelepasan kulit lama. Saat ini, udang akan menyerap banyak air untuk memperkuat kulit baru. Kulit yang baru ini akan menyesuaikan bentuk dan ukuran tubuh udang. Biasanya kulit baru ini terbentuk dalam hitungan jam atau hari.

Udang melepas kulit/eksoskeletonnya. Dalam proses ini, otot-otot tubuh udang akan melemas, lalu udang akan keluar dan menanggalkan kulitnya yang lama.

Kulit udang semakin mengeras dengan adanya protein dan mineral dalam tubuh udang. Selain itu, bobot udang dalam proses peningkatan, sehingga nafsu makannya meningkat.

See also  Contoh Tabel FR Pakan Udang untuk Penghitungan Pakan Harian

Udang mempersiapkan diri untuk molting selanjutnya. Nafsu makan udang menurun dan lapisan kulit baru mulai tumbuh.

Cara Merawat Udang Saat Proses Molting

Cara Anda merawat udang saat proses molting akan menentukan kesuksesan budidaya udang, karena udang yang gagal molting akan mati.

Salah satu cara menjaga kelancaran proses molting adalah dengan menjaga kualitas air tambak. Pastikan kadar kalsium dalam air tetap stabil, karena zat ini dibutuhkan dan banyak diserap udang untuk membentuk kulit baru. Selain itu, cek kadar fosfor dan mineral lainnya dengan rutin karena mineral juga dibutuhkan udang saat proses pembentukan kulit baru. Anda bisa menjaga kestabilan air tambak dengan menambah kandungan mineral yang dibutuhkan secara rutin. Selain itu, kulit udang yang lepas tidak harus dibersihkan karena mineral yang terkandung akan larut dalam air.

Selain menjaga kondisi air tambak, Anda juga perlu menyesuaikan jumlah pakan sesuai dengan fase molting udang. Ketika selesai molting, udang cenderung memiliki nafsu makan yang tinggi karena membutuhkan asupan untuk tumbuh. Maka dari itu, takaran pakan perlu ditambah. Namun, ketika udang dalam fase pre-molt, udang tidak banyak makan sehingga jumlah pakan perlu dikurangi agar tidak terbuang dan mengotori air kolam.

Cara Mempercepat Molting Udang

Proses molting udang bisa dipercepat agar udang bisa terhindar dari penyakit yang mengancam ketika molting. Berikut cara-caranya:

  • Teratur mengecek fase molting udang ketika sampling.
  • Mencatat fase molting yang terjadi pada udang agar bisa mengestimasi fase molting selanjutnya.
  • Memastikan udang mendapatkan asupan kalsium dan fosfor yang cukup untuk membantu dan memperkuat kulit baru.

****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!

See also  Blooming Blue Green Algae dan Cara Mengatasinya