Mengenali API dan Manfaatnya Untuk Bisnis di Era Digital


847



Tak dapat dimungkiri bahwa salah satu manfaat API untuk pebisnis adalah kemudahan membangun aplikasi berbeda. API membuat pekerjaan developer menjadi lebih ringan. Pasalnya, Anda tak perlu memulainya dari nol. Lantas, apa sebenarnya API? Apa manfaatnya untuk bisnis di era digital? Yuk, cari tahu jawabannya!

Apa yang Dimaksud Dengan API?

API (Application Programming Interface) merupakan interface yang memungkinkan dua komponen perangkat lunak saling terhubung. API berperan sebagai perantara antara aplikasi yang satu dengan lainnya. Tidak hanya terbatas pada satu platform saja, melainkan juga lintas platform.
Contoh penerapan open API pada keuangan digital. API memungkinkan bank berkolaborasi dengan marketplace untuk membuka data informasi keuangan. Ketika Anda membeli suatu barang di marketplace dan melakukan disbursement (pembayaran), secara otomatis sistem akan melakukan pengecekan.
Berbekal secara prinsip kesetaraan (resiprokal), pihak bank memberikan data terkait pembayaran ke pihak marketplace. Anda tak perlu lagi melakukan konfirmasi dengan mengirimkan bukti transfer. Pihak bank maupun marketplace juga tidak perlu melakukan pengecekan secara manual. Singkatnya, penerapan API memudahkan pekerjaan seluruh pihak yang terlibat dalam transaksi tersebut.

Fungsi API

Secara umum, fungsi dan manfaat API untuk pebisnis adalah untuk menghubungkan dua aplikasi dengan tujuan mendapatkan fungsionalitas dari aplikasi yang akan ditanamkan ke aplikasi yang tengah dikembangkan. Supaya lebih jelas, berikut fungsi API.

See also  Contoh Standar Operasional Prosedur Untuk Menilai Kelayakan Bisnis

1. Mendukung Penyesuaian Fitur Aplikasi

Ketika membuat sebuah aplikasi, Anda sebagai developer tentunya ingin menghadirkan fitur yang dibutuhkan pengguna. API memungkinkan Anda melakukan penyesuaian fitur aplikasi. Misalnya fitur Facebook Login, Google Login, Google Maps, dan lainnya.

2. Integrasi Data

Menghubungkan satu aplikasi dengan aplikasi lain membutuhkan integrasi data. API Key dapat menangani hal ini dengan mudah. Contoh: Anda membuat website dan ingin menampilkan timeline Instagram untuk portofolio. API Key Instagram bisa mengintegrasikan data ke website yang Anda buat. Ketika pengikut Anda memberikan komentar atau like melalui website, data tersebut akan tetap terekam di akun Instagram Anda.

3. Mengurangi Beban Server

Ketika menggunakan kunci API, data akan disimpan otomatis di server penyedia. Setiap kali terjadi tindakan, aplikasi Anda akan mengakses data ke server penyedia API. Lantaran hal tersebut, beban server akan berkurang.

4. Waktu Pengembangan Lebih Efisien

API memudahkan programmer maupun developer membuat program dan aplikasi. Tersedia banyak fitur dalam satu set API. Ketika membutuhkan fitur, Anda hanya perlu mengambil API Key yang diperlukan. Sematkan API Key pada kode program, termasuk fitur baru yang diinstal. Kemudahan tersebut akan menghemat waktu Anda karena tidak perlu membuat kode dari nol untuk membuat fitur yang didukung API.

Jenis API

Berdasarkan hak aksesnya, API terbagi ke dalam empat jenis, yakni:

1. API Privat

Sesuai namanya, API jenis ini hanya dapat diakses secara terbatas. API Privat bersifat internal dan digunakan hanya untuk menghubungan sistem dengan data bisnis. API Privat biasanya digunakan dalam lingkup kecil. Contoh: API dari backend untuk menghubungkan informasi melalui platform website pada frontend.

See also  Pengertian, Jenis, Contoh dan Cara Kerjanya

2. API Publik

Berkebalikan dengan API Privat, jenis API ini terbuka dan dapat diakses oleh siapa pun. Lantaran bersifat terbuka, cakupan pengguna API Publik tidak dibatasi dan sangat luas. Contoh: Google Maps API menerapkan API Publik. Cukup dengan mendaftar pada platform Google, Anda bisa mengakses data serta sumber informasi.
Sebagian besar API Publik bersifat gratis, tetapi ada juga API Publik yang menerapkan otorisasi maupun biaya.

3. API Partner

Hampir serupa dengan API Publik, API Partner juga dapat diakses oleh siapa pun. Namun, hanya orang yang telah terdaftar dan mendapatkan izin penggunaan. Contoh: penggunaan interface website kantor X hanya bisa diakses oleh karyawan yang mendaftarkan diri maupun developer eksternal yang mengantongi izin penggunaan.
###4. API Komposit
API Komposit merupakan API yang menggabungkan dua atau lebih API berbeda untuk menangani persyaratan sistem yang kompleks. API Komposit dapat menyimpan data dari berbagai server di satu tempat saja menggunakan hak akses. API jenis ini dinilai lebih fleksibel dan efisiensi waktu pengguna.

Cara Kerja API

Lantas bagaimana cara kerja dari API? Singkatnya aplikasi akan mengakses API. API akan mengirim permintaan kepada server terkait data. Server memberikan respon pada API. API akan menyampaikan respon berupa informasi atau data pada aplikasi.
Berdasarkan alasan pembuatan dan waktunya, cara kerja API terbagi menjadi:

API SOAP

API SOAP (Simple Object Access Protocol) menggunakan XML untuk menghubungkan klien dan server bertukar pesan.

API RPC

API RPC (Remote Procedure Calls) memungkinkan komunikasi dari sisi klien dengan sisi server. Klien memberikan permintaan atau fungsi pada server kemudian server akan membalasnya dengan mengirimkan output.

API REST

API REST (Representational State Transfer) merupakan yang paling fleksibel dan populer. Cara kerjanya, klien akan mengirimkan permintaan pada server sebagai data. Input tersebut akan digunakan server untuk memulai fungsi internal. Setelahnya, server akan mengirimkan kembali data output pada klien.

See also  Ingin Bangun Usaha, Ini 27 Ide Bisnis yang Menggiurkan Pada 2022

API Websocket

API Websocket merupakan pengembangan dari API web modern yang mendukung komunikasi dua arah antara klien dengan server. Lantaran menggunakan objek JSON untuk meneruskan data, server dapat mengirimkan pesan callback pada klien yang terhubung. Dibandingkan API REST, cara kerja API Websocket lebih efisien.

Manfaat API Untuk Bisnis

Berbekal manfaat yang dimilikinya, secara tidak langsung API telah mendorong transformasi digital. Perusahaan meningkatkan layanan digital lebih cepat untuk bersaing dengan kompetitor dan meningkatkan permintaan pelanggan. Keuntungan API dalam bisnis termasuk membantu pebisnis mendigitalisasi, menghubungkan, dan berinovasi di seluruh produk maupun layanan.
Adapun beberapa manfaat API untuk pebisnis, antara lain:

  • Mendorong pertumbuhan bisnis
  • Menyederhanakan dan mempercepat strategi go-to-market
  • Meningkatkan pengalaman pelanggan
  • Meningkatkan kelincahan dan kecepatan operasional
  • Memperbesar peluang mendapatkan penghasilan lebih
  • Membuka pasar dan saluran bisnis baru

Demikianlah informasi mengenai fungsi, cara kerja, dan manfaat API untuk pebisnis. Penerapan API juga memudahkan Anda melakukan transfer, mengisi pulsa, pembayaran tagihan, maupun top up ke dompet digital.
Gunakan platform for Business untuk kemudahan transaksi ke banyak rekening dalam satu waktu, sistem otomatis dan real time, akses mudah, serta terlisensi BI. Yuk, coba fitur for Business gratis selama 7 hari!



****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!