Petambak perlu mengetahui manfaat molase untuk udang. Saat melakukan budidaya, penyakit sering menjadi masalah yang menyebabkan kematian massal di tambak. Salah satu alternatif untuk menghambat pertumbuhan penyakit udang adalah dengan menggunakan probiotik yang dihasilkan dari fermentasi molase sebagai kontrol biologis. Manfaat molase adalah mempercepat transisi antara keadaan autotrofik (menguraikan bahan anorganik menjadi molekul kompleks bahan organik) dan heterotrofik (sumber energinya dari memakan bahan organik). Keadaan autotrofik dan heterotrofik baik untuk menciptakan lingkungan budidaya udang yang sehat. Untuk menjaga lingkungan budidaya yang sehat, Anda perlu mengetahui fungsi molase, tips menggunakan molase, dan manfaat molase untuk udang. Yuk, simak penjelasannya di sini!
Fungsi Molase pada Tambak Udang
Molase berfungsi sebagai sumber karbon yang merupakan makanan bagi bakteri, mempertahankan kelimpahan bakteri yang menguntungkan, dan menghasilkan konsentrasi nutrisi anorganik yang rendah. Menambahkan molase ke dalam air akan meningkatkan kadar karbon dengan cepat dan meningkatkan rasio karbon terhadap nitrogen.
Tips Menggunakan Molase pada Tambak
Molase pada proses pembuatan fermentasi berguna dalam penumbuhan plankton. Berikut adalah tips menggunakan molase pada tambak udang:
- Untuk mengaktifkan bakteri, tambahkan 250 cc molase untuk kapasitas 20 liter.
- Untuk pembiakan bakteri probiotik, tambahkan 2 – 4 liter molase per drum (200 liter).
- Untuk mempertahankan pertumbuhan bakteri probiotik secara rutin 2 kali dalam seminggu, berikan molase dengan dosis 2 – 5% dari total pakan yang digunakan. Contohnya, jika pakan harian 50 kg selama 4 hari, maka penambahan molase adalah 2% x 200 kg = 4 kg. Penambahan molase tergantung pada pH. Jika pH kurang dari 7,5, penggunaan molase dikurangi, sedangkan jika pH lebih dari 8, molase ditambahkan.
- Untuk mengelola pH air, jika pH lebih dari 8, tambahkan molase dengan dosis 1-2 ppm hingga pH turun kurang dari 8.
Manfaat Molase untuk Udang
Pemberian molase memiliki manfaat meningkatkan bobot badan udang. Selain itu, molase juga bermanfaat untuk meningkatkan pH air, dan meningkatkan aktivitas bakteri yang menguntungkan di dalam air tambak udang. Probiotik yang berasal dari hasil fermentasi molase berperan dalam memperbaiki laju pertumbuhan, memperbaiki kualitas lingkungan perairan, meningkatkan daya tahan tubuh udang, dan meningkatkan efisiensi konversi pakan.
Bakteri probiotik dari molase yang tercampur dengan pakan akan dikonsumsi oleh udang dan akan terserap ke dalam saluran pencernaan udang. Probiotik akan membentuk keseimbangan dalam saluran pencernaan udang, sehingga dapat menekan populasi bakteri patogen yang merupakan sumber penyakit bagi udang. Pertumbuhan bobot udang cenderung meningkat dengan penambahan molase. Hal ini disebabkan penambahan molase pada media pemeliharaan udang memungkinkan bakteri heterotrof melakukan kolonisasi, sehingga larva udang dapat memanfaatkannya sebagai sumber makanan yang berguna untuk meningkatkan pertumbuhan.
Optimalkan Penggunaan Molase untuk Tambak Udang
Molase sangat penting dalam mengaktifkan probiotik untuk budidaya udang dalam proses pemeliharaan. Fungsi molase tidak hanya mendorong pembentukan bakteri baik, tetapi juga menyediakan karbon untuk mempercepat laju pertumbuhan udang, biomassa, FCR, serta mengurangi Vibrio sp. dan bakteri patogen lainnya.
****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!
