Jenis Obligasi Junk
1. Fallen Angels adalah obligasi yang awalnya diterbitkan dengan peringkat investasi. Namun, peringkat obligasi ini turun karena kondisi keuangan perusahaan yang memburuk. Fallen Angels umumnya memiliki tingkat pengembalian yang lebih tinggi dibandingkan dengan obligasi lainnya karena risiko gagal bayar yang lebih tinggi.
2. Rising Stars adalah obligasi yang awalnya dianggap sebagai junk bond, namun ratingnya meningkat menjadi obligasi tingkat investasi. Hal ini terjadi ketika keuangan perusahaan terus berkembang dan dinilai lebih stabil oleh lembaga pemeringkat. Rising Stars menawarkan potensi keuntungan yang tinggi karena kenaikan harga jika situasi keuangan perusahaan terus membaik.
Kelebihan dan Kekurangan Obligasi Junk
Kelebihan
• Obligasi Junk menawarkan imbal hasil yang lebih tinggi daripada kebanyakan sekuritas hutang pendapatan tetap lainnya. Hal ini dapat menjadi daya tarik bagi investor yang mencari potensi pengembalian yang lebih tinggi.
• Obligasi Junk memiliki potensi kenaikan harga yang signifikan jika situasi keuangan perusahaan membaik. Jika perusahaan yang menerbitkan obligasi mengalami pemulihan dan memperbaiki kinerjanya, harga obligasi dapat naik secara substansial.
• Obligasi Junk dapat berfungsi sebagai indikator risiko di pasar. Ketika investor bersedia mengambil risiko, obligasi Junk dapat menarik minat mereka. Sebaliknya, jika investor ingin menghindari risiko, mereka mungkin akan menghindari obligasi Junk.
Kekurangan
• Obligasi Junk memiliki risiko gagal bayar yang tinggi. Karena peringkat obligasi ini rendah, kemungkinan gagal bayar atau kebangkrutan perusahaan yang menerbitkannya lebih tinggi dibandingkan dengan obligasi dengan peringkat investasi yang lebih tinggi.
• Harga obligasi Junk dapat menunjukkan volatilitas yang tinggi karena ketidakpastian kinerja keuangan emiten. Fluktuasi harga yang signifikan dapat terjadi tergantung pada kondisi perusahaan dan persepsi investor terhadap kinerja masa depan perusahaan tersebut.
• Pasar obligasi Junk yang aktif dapat menunjukkan pasar yang overbought. Hal ini berarti investor terlalu berpuas diri dengan risiko dan mungkin menyebabkan penurunan pasar jika terjadi kekhawatiran terhadap situasi keuangan perusahaan yang menerbitkan obligasi.
Dalam investasi obligasi Junk, penting bagi investor untuk mempertimbangkan risiko dan potensi imbal hasil. Sebagai investor, Anda harus memahami situasi keuangan perusahaan yang menerbitkan obligasi, serta melihat peringkat dan prospek masa depan obligasi tersebut sebelum membuat keputusan investasi.
****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!

