Salah satu keuntungan menggunakan PDAM adalah jaminan air yang selalu tersedia dibandingkan saat kamu mengandalkan air sumur. Tentunya, penggunaan jasa ini pun mewajibkanmu bayar PDAM setiap bulannya sesuai dengan banyaknya volume air yang kamu gunakan.Besarnya tarif PDAM pun cukup terjangkau. Kamu juga dapat memperkirakan dan mengetahui berapa besarnya tagihan PDAM sebelum melakukan pembayaran. Agar tagihan tak melonjak, kamu pun perlu membayar sebelum melalui batas jatuh tempo yang sudah ditentukan.
Perhitungan Biaya PDAM
Perhitungan besarnya tagihan PDAM didasarkan pada kategori pelanggan yang dipilih. Secara umum, berikut adalah penggolongan pelanggan yang ditetapkan oleh PDAM.
- Sosial Umum, seperti terminal air, kamar mandi umum, dan kran umum
- Sosial Khusus, seperti panti asuhan, tempat ibadah, yayasan sosial
- Kelompok II (Rumah Tangga)
- Rumah Tangga 1, golongan ekonomi cukup
- Rumah Tangga 2, golongan ekonomi cukup
- Rumah Tangga 3, golongan ekonomi menengah
- Rumah Tangga 4, golongan ekonomi atas/tinggi
Catatan: penggolongan tarif PDAM rumah tangga juga didasarkan pada ukuran rumah dan beberapa kriteria lain
- Sekolah, mulai dari playgroup, TK, sekolah negeri, perguruan tinggi
- Kantor atau instansi pemerintah
- Niaga kecil
- Niaga menengah
- Niaga besar
- Industri kecil
- Industri besar
Kelompok khusus yang tidak termasuk dalam lima kategori di atasTiap PDAM pun memiliki tarif yang berbeda-beda untuk setiap golongan tersebut, sehingga biaya yang harus dibayar dengan volume penggunaan yang sama oleh konsumen di daerah satu dan daerah lainnya sangat mungkin berbeda.Adapun perhitungan umum tarif dasar PDAM adalah:[(Tarif dasar sesuai golongan) x (volume air dalam satu bulan)] + biaya pemeliharaan + biaya admin + biaya materaiSeperti contoh, kamu berada di kota A dengan detail penggunaan di bulan ini sebagai berikut:
- Tarif dasar sesuai golongan = Rp6.000
- Volume penggunaan air = 25m3
- Biaya pemeliharaan = Rp50.000
- Biaya admin = Rp10.000
- Biaya materai = Rp10.000
Maka, kamu harus bayar PDAM bulan ini sebesar= [(Rp6.000) x (25)] + Rp50.000 + Rp10.000 + Rp10.000= Rp150.000 + Rp50.000 + Rp10.000 + Rp10.000= Rp220.000
Jadwal Pembayaran Biaya PDAM
Terakhir batas akhir bayar PDAM, tiap perusahaan air ini menerapkan kebijakan yang berbeda. Namun secara umum, batas akhir kamu harus membayar tagihan PDAM adalah pada tanggal 20 setiap bulannya—beberapa PDAM juga menerapkan batas akhir tanggal 25 setiap bulan.Sementara itu, tagihan biasanya akan muncul sekitar tanggal 1 hingga 5 dengan sistem pascabayar. Artinya, tagihan yang muncul adalah pemakaian pada bulan sebelumnya. Sebagai contoh, penggunaan pada bulan Januari 2023 baru akan muncul pada tanggal 1 hingga 5 Februari 2023. Kamu bisa membayarkan tagihan tersebut paling lambat pada tanggal 20 atau 25 Februari 2023 sesuai kebijakan PDAM setempat. Baca Juga : Simak Cara Bayar PDAM Online Terbaru, Gampang Banget!
Cara Cek Tagihan Biaya PDAM
PDAM juga selama beberapa tahun terakhir sudah menciptakan beberapa kemudahan bagi pelanggannya lewat layanan digital, termasuk untuk melakukan cek tagihan dan pembayaran PDAM. Cara konvensional untuk cek pembayaran PDAM yang harus kamu lunasi adalah dengan menghitung secara manual. Menggunakan rumus di atas (dengan mengetahui berapa besarnya tarif dasar dan biaya lainnya), kamu bisa menghitung besarnya volume air pada meteran air di rumah.Kalau yang ingin lebih praktis, kamu dapat mengakses situs resmi PDAM yang kamu gunakan. Setelah itu, kamu bisa mencari menu tentang info perkiraan tagihan pelanggan, lalu masukkan nomor pelanggan PDAM. Klik Ok atau Submit, maka sistem akan menampilkan besarnya tagihan yang harus kamu bayar.Selain itu, kalau punya aplikasi , kamu juga bisa menggunakannya untuk cek besarnya tagihan PDAM, lho. Caranya cukup mudah, yakni dengan pilih menu PDAM, lalu masukkan nomor pelanggan PDAM. Sistem akan segera menampilkan jumlah tagihan yang harus kamu selesaikan.Namun kalau kamu sudah membayar, sistem akan menampilkan informasi tidak ada tagihan yang harus kamu bayarkan alias sudah lunas. Mudah, bukan? Baca Juga : Cara Menghubungi Call Center PDAM 24 Jam
Cara Praktis Bayar PDAM
PDAM sebetulnya menjalin kerja sama dengan banyak pihak untuk memudahkamu bayar PDAM tiap bulannya. Kamu bisa membayarkannya ke agen PPOB terdekat, mulai dari tetangga rumah yang membuka jasa agen PPOB, minimarket modern seperti Indomaret, kantor pos, hingga kantor PDAM sendiri.Untuk kamu yang sudah terbiasa melakukan transaksi praktis secara online pun, jangan khawatir. Kamu bisa bayar PDAM online sehingga bahkan tak perlu keluar rumah.Cara pertama adalah melalui layanan e-banking atau m-banking dari bank yang kamu gunakan. Beberapa PDAM juga sudah bekerja sama dengan layanan perbankan, terutama untuk bank BUMN maupun bank-bank daerah.Di samping itu, sekarang kamu juga bisa lho, bayar PDAM online melalui aplikasi . Selain biaya admin yang sangat terjangkau, cara bayar PDAM pakai juga gampang. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka aplikasi
- Pada halaman awal (homepage), pilih menu PDAM
- Pada kotak Wilayah, pilih lokasi PDAM yang kamu gunakan
- Pilih nama PDAM yang kamu gunakan
- Pada kotak Nomor Pelanggan, masukkan nomor pelanggan PDAM-mu
- Sistem otomatis melakukan verifikasi identitas pelanggan dan menunjukkan besarnya tagihan
- Lakukan instruksi pembayaran selanjutnya (seperti saat kamu akan melakukan transfer biasa)
- Pilihlah metode pembayaran sesuai bank yang kamu miliki atau Saldo
- Selesai melakukan pembayaran, jangan lupa klik tombol Saya Sudah Bayar
- Sistem akan memproses tagihanmu
- Selesai, bukti pembayaran bisa langsung kamu unduh di aplikasi maupun e-mail
Nah, itulah metode perhitungan, jadwal, hingga cara cek tagihan dan bayar PDAM. Jangan lupa, pastikan kamu melakukan pembayaran PDAM tepat waktu agar tidak mendapat denda, ya! Tentunya agar lebih mudah dan murah, gunakan untuk bayar PDAM online dan berbagai tagihan lainnya. Unduh aplikasinya segera untuk kamu pengguna Android atau iPhone.
****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!

