Terapkan Index Pakan Udang agar Budidaya Lebih Optimal!


845

Indeks pakan udang atau indeks pakan adalah salah satu metode yang dapat digunakan oleh Petambak untuk menghitung kebutuhan pakan udang. Untuk mengetahui cara menghitung pakan menggunakan indeks pakan, simak penjelasannya di sini!

Apa itu Index Pakan Udang?

Indeks pakan udang adalah penentuan jumlah pakan yang diberikan dengan menggunakan persentase indeks. Untuk menggunakan metode ini, Petambak perlu mengetahui jumlah benur yang ditebar, umur udang (DOC), dan indeks yang digunakan. Tujuan dari penggunaan metode indeks ini adalah untuk mempermudah perhitungan pemberian pakan dalam 1 hari dan mencapai pertumbuhan udang sesuai dengan target.

Cara Menggunakan Indeks Pakan Udang

Metode indeks pakan udang digunakan saat udang berumur 30 hari sampai panen. Petambak dapat menggunakan indeks pakan dengan menghitung jumlah pakan yang digunakan menggunakan rumus indeks pakan udang berikut:

Pakan = (DOC x jumlah benur x index%) / 1000

Untuk mempermudah, Petambak biasanya mendapatkan nilai indeks pakan dari 2 kali lipat target ADG (pertumbuhan udang dalam 1 hari) yang diinginkan. Misalnya, jika target ADG Petambak adalah 0,15 gram, maka nilai indeks yang digunakan adalah 0,30 (dua kali lipat target ADG).

Namun, dalam praktiknya, indeks pakan biasanya berada di kisaran 0,20-0,50. Pada sistem budidaya intensif dan dalam keadaan normal, Petambak dapat menggunakan indeks 0,4. Maksimal indeks pakan umumnya adalah 0,70 pada DOC 70-90. Penambahan indeks perlu dikontrol dengan ketat sesuai dengan ABW/MBW udang agar berbanding lurus dengan penambahan bobot dan umur budidaya, sehingga aspek bisnis dapat dipertanggungjawabkan.

See also  Ini Dia Cara Membuat Pakan Ikan Mas untuk Budidaya

Pencapaian ADG lebih banyak dipengaruhi oleh kandungan protein pakan. Semakin tinggi kandungan protein pakan, ADG yang dicapai akan lebih tinggi meskipun angka indeks pakan yang ditetapkan sama.

Berikut adalah contoh perhitungan jumlah pakan menggunakan Indeks Pakan pada tambak intensif dengan menggunakan angka indeks 2 kali lipat ADG:

Contoh Perhitungan 1

Diketahui:
DOC (umur udang) = 30 hari
Jumlah tebar udang = 100.000 ekor
ADG target = 0,10 gram
Index pakan = 2 x 0,10 (ADG target) = 0,20

Hitung:
Pakan = (DOC x jumlah benur x index%) / 1000
= (30 x 100.000 x 0,20%) / 1.000
= 6 kg

Jadi, pakan yang digunakan dalam sehari pada DOC 30 dengan tebaran 100.000 adalah 6 kg.

Contoh Perhitungan 2

Diketahui:
DOC (umur udang) = 75 hari
Jumlah tebar = 100.000 ekor
ADG target = 0,35 gram
Index pakan = 2 x 0,35 (ADG target) = 0,7

Hitung:
Pakan (kg) = (DOC x jumlah benur x index%) / 1000
= (75 x 100.000 x 0,7%) / 1000
= 52,5 kg

Jadi, pakan yang digunakan dalam sehari pada DOC 75 dengan tebaran 100.000 adalah 52,5 kg.

Contoh Tabel Penggunaan Index Pakan Udang

Berikut adalah contoh tabel penggunaan indeks pakan udang pada tambak intensif dengan populasi sebanyak 100.000 ekor menggunakan angka indeks 2 kali lipat ADG:

Tabel indeks pakan udang di atas hanya sebagai referensi untuk membuat program pakan dengan metode indeks. Perhitungan pakan dengan metode ini tidak memiliki standar atau nilai baku seperti metode FR% (feeding rate). Penentuan nilai indeks tergantung pada target pertumbuhan yang diinginkan oleh Petambak, karena Petambak lebih memahami kondisi lingkungan dan udang dalam tambak serta potensi pertumbuhan udang ke depannya.

Pelajari Index Pakan Udang Lebih Jelas

Penggunaan indeks pakan udang ini terkadang kurang mewakili kondisi dan nafsu makan udang karena hanya mempertimbangkan jumlah tebar benur, umur udang (DOC), dan target pertumbuhan udang per hari (ADG). Oleh karena itu, disarankan bagi Petambak untuk mengkombinasikan metode indeks pakan ini dengan metode FR (Feeding Rate).

See also  Cara Mudah Mengatasi Air Tambak yang Bening

****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!