Dapat Untung Besar dengan Mulai Ternak Ikan Lele!


840

Lele adalah salah satu ikan yang sangat populer di kalangan Pembudidaya. Keuntungan besar yang dihasilkan oleh lele karena risiko gagal panen yang rendah dan ketahanan tubuhnya yang kuat membuatnya sangat diminati. Selain itu, permintaan pasar terhadap ikan ini selalu tinggi. Sebagai ikan yang populer, bisnis budidaya lele sering kali menghasilkan keuntungan yang besar. Meskipun bisa menghasilkan keuntungan yang besar, budidaya lele membutuhkan beberapa langkah khusus, terutama bagi Pembudidaya pemula. Jangan khawatir, berikut ini adalah hal-hal yang perlu disiapkan sebelum memulai budidaya atau beternak ikan lele!

Modal

Modal adalah hal yang paling utama yang harus dipersiapkan dalam bisnis beternak ikan lele. Komponen yang membutuhkan modal dalam beternak ikan lele biasanya termasuk kolam, pakan, bibit, air, alat pompa air, obat, dan listrik.

Persiapan Kolam

Kolam yang baru dibangun masih mengandung zat kimia, seperti semen, yang dapat membahayakan benih lele. Hal ini dapat diatasi dengan mengendapkan air di kolam selama 1 hari sebelum digunakan. Setelah itu, kolam juga harus dikuras dan disikat menggunakan daun pepaya. Setelah kolam bersih, air perlu diisi kembali dan diendapkan selama 1 hari untuk proses fermentasi. Fermentasi ini dilakukan dengan mengambil 1,5 liter air kolam ikan lele yang terbukti dapat mempercepat pertumbuhan dan ukuran ikan.

Pemilihan Benih

Langkah pertama dalam memilih benih ikan lele adalah memilih jenis ikan lele yang ingin dibudidayakan. Tahap ini sangat penting karena memilih jenis ikan lele yang dapat tumbuh dengan cepat dan tidak mudah sakit sangat krusial. Selain itu, ukuran benih lele juga harus seragam karena jika tidak, benih tersebut dapat menjadi kanibal. Benih yang siap dibudidayakan memiliki panjang minimal 5 cm. Selain itu, benih juga tidak boleh terlalu kecil karena lebih rentan terhadap penyakit.

See also  Ini Dia Cara Membuat Pakan Ikan Mas untuk Budidaya

Pemilihan Pakan

Pakan yang sesuai dan berkualitas merupakan faktor utama untuk pertumbuhan dan kesehatan ikan lele. Agar ikan lele tumbuh besar dan berkualitas, pakan yang dipilih harus mengandung protein tinggi (sekitar 30%), karbohidrat (10%-20%), dan vitamin-vitamin lainnya. Biasanya, pelet adalah jenis pakan utama dalam budidaya ikan lele. Pelet yang diproduksi oleh pabrik sudah diatur sedemikian rupa sehingga mengandung semua nutrisi yang diperlukan oleh lele. Pelet lele yang diproduksi oleh pabrik terbuat dari bungkil kelapa, bungkil kedelai, dedak, mineral, minyak, tepung, dan berbagai jenis vitamin. Di Indonesia, pelet lele terbagi menjadi 2 jenis, yaitu pelet apung dan pelet tenggelam. Pelet apung mengandung protein lebih tinggi dan sering digunakan oleh Pembudidaya menjelang masa panen.

Pemilihan Waktu Panen

Biasanya, waktu yang diperlukan untuk memanen ikan lele adalah 3-4 bulan. Ikan lele yang siap dipasarkan memiliki jumlah ekor 4-7 per kilogram. Sebelum dipanen, ikan lele sebaiknya berpuasa selama 1 hari. Proses puasa ini bertujuan untuk mengosongkan perut ikan lele agar tidak terdapat terlalu banyak kotoran saat dikonsumsi.

****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!