Ini Cara Budidaya Ikan Gurame agar Cepat Besar


837

Halo, Anda Pembudidaya! Sudah tahu cara budidaya ikan gurame agar cepat besar? Membudidayakan ikan gurame membutuhkan kesabaran karena ikan ini butuh waktu 1 tahun untuk mencapai bobot siap panen. Meskipun membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan dengan ikan air tawar lainnya, masih banyak yang tertarik membudidayakan ikan gurame karena harganya yang tinggi. Untuk mengetahui cara membesarkan ikan gurame dengan cepat, yuk simak artikel di bawah!

Tahap Budidaya Ikan Gurame dalam 1 Siklus

Mengingat prosesnya yang lama, budidaya ikan gurame memerlukan kesabaran dan ketekunan. Budidaya ikan gurame harus dilakukan dengan efektif agar bisa menghasilkan keuntungan dan panen yang melimpah. Untuk mengetahui tahapan budidaya gurame, simak cara-cara berikut!

1. Persiapan Alat-Alat Budidaya Ikan Gurame

Sebelum memulai budidaya ikan gurame, Anda harus menyiapkan alat-alat yang dibutuhkan saat siklus budidaya berlangsung. Alat-alat tersebut dibedakan menjadi 2 macam berdasarkan fungsinya, yaitu alat-alat untuk pemeliharaan ikan dan untuk panen ikan.

Dalam proses pemeliharaan, alat-alat yang Anda butuhkan adalah:
– Jala
– Waring
– Hapa
– Seser
– Beberapa ember
– Baskom berbagai ukuran
– Timbangan skala kecil dan besar
– Cangkul
– Arit
– Pisau
– Secchi disc

Sedangkan, alat-alat yang nantinya akan digunakan untuk memanen ikan gurame antara lain:
– Anco
– Jaring
– Scoopnet halus
– Ayakan panglembangan berdiameter 100 cm dan ayakan penandean berdiameter 5 cm
– Tempat menyimpan ikan
– Fish bus
– Kekaban
– Hapa dari kain tricote
– Oblok

See also  Cara Pemeliharaan Larva Ikan Mas Agar Budidaya Makin Untung

2. Persiapan Kolam Ikan Gurame

Untuk menghindari kolam dari debu dan polusi, Anda harus memilih lokasi kolam yang tepat. Lokasi kolam harus berada di tempat strategis yang jauh dari kawasan industri dan jalan raya besar.

Selain itu, lokasi kolam harus mendapat cahaya matahari secara langsung pada rentang suhu 26-28 °C agar ikan gurame tumbuh optimal. Anda dapat membuat kolam terpal, tanah, ataupun semen yang berukuran 8 x 10 x 1 m. Perlu diingat, Anda juga disarankan untuk menambahkan kapur pertanian sebanyak 200 gram per meter kolam.

3. Pemilihan Bibit Ikan Gurame

Sudah menjadi rahasia umum jika bibit gurame yang unggul adalah salah satu faktor kesuksesan budidaya. Ciri-ciri bibit gurame yang unggul antara lain bergerak dengan lincah, bernafsu makan tinggi, dan tidak memiliki luka di sekujur tubuhnya. Umumnya, bibit yang baik memiliki bobot sekitar 100 gr dengan ukuran sekitar 2 cm.

4. Proses Pembesaran Ikan Gurame

Pada proses pemeliharaan, Anda perlu menjaga kualitas air agar ikan gurame tidak terserang penyakit. Buatlah sirkulasi air yang baik sehingga kualitas air terjaga. Selain itu, Anda juga dapat menambahkan eceng gondok untuk mencegah sinar matahari yang berlebihan masuk ke kolam.

5. Proses Panen Ikan Gurame

Agar proses panen ikan gurame optimal, Anda perlu menyiapkan alat-alat yang sudah disebutkan di atas. Jika semua alat-alat sudah siap, saatnya Anda mencari calon pembeli ikan gurame, bisa dari fitur Lapak Ikan yang ada di aplikasi Dramatizen.comKu, pasar, maupun restoran. Dengan demikian, ikan gurame masih dalam keadaan segar saat sampai di tangan pembeli. Selain itu, juga penting dilakukan proses sortir untuk memastikan bahwa hanya gurame berkualitas yang dijual.

See also  Teknik Pembenihan Udang Vaname yang Tepat untuk Budidaya!

Cara Budidaya Ikan Gurame agar Cepat Besar

Ikan gurame tumbuh lebih lambat dari ikan tawar lainnya karena proses budidayanya yang sederhana. Pembudidaya biasanya hanya memberikan pakan talas-talasan dan limbah pasar seperti daun caisim. Selain itu, ada banyak faktor yang diabaikan, seperti mutu benih, lingkungan, dan padat tebar, yang menyebabkan pertumbuhan ikan gurame terhambat. Yuk, ketahui bersama cara budidaya ikan gurame agar cepat besar!

1. Pilih Jenis Ikan Gurame yang Tepat

Pemilihan jenis ikan gurame yang tepat mempengaruhi kecepatan pertumbuhan ikan gurame. Ikan gurame soang atau angsa merupakan ikan gurame yang cepat besar. Ikan gurame angsa bisa mencapai bobot siap panen (500 gr) dalam 9 bulan. Bahkan, jenis ini bisa mencapai bobot 8 kg dengan panjang 65 cm. Ikan gurame angsa juga bisa menghasilkan sebanyak 5.000-7.000 butir telur per indukannya.

2. Perhatikan Kenyamanan Ikan di Kolam

Ikan gurame membutuhkan kolam yang luas agar bisa tumbuh lebih cepat. Ikan gurame tidak terlalu menyukai cahaya matahari, jadi perlu dilindungi dengan eceng gondok, daun teratai, atau terpal. Sebelum menaburkan bibit ikan gurame, kolam harus dikeringkan terlebih dahulu selama 10 hari. Kolam juga perlu ditaburi kapur dan peralatan kolam direndam dengan air berkaporit.

3. Lakukan Pemantauan yang Intensif Terhadap Ikan

Pemantauan intensif penting dilakukan untuk mengetahui kondisi ikan. Jika ada ikan gurame yang terkena penyakit, pisahkan dari ikan yang sehat dan rendam dalam air yang dicampur dengan larutan garam. Perbaiki kualitas air kolam jika penyakit disebabkan oleh manajemen pengelolaan kolam yang kurang baik. Jika penyakit disebabkan oleh pertumbuhan plankton yang berlebihan, kurangi penambahan bahan organik di kolam.

See also  Tips & Trik Pemberian Pakan Ikan Lele Berdasarkan Umurnya

Tips Pemberian Pakan untuk Ikan Gurame

Ikan gurame membutuhkan pakan berkualitas selama masa budidaya. Berikan pelet yang mengandung banyak protein hewani dan nabati dengan kandungan protein sebanyak 25-30%. Berikan pelet terapung sebanyak 2 kali per hari pada pagi dan sore hari. Selain pelet, berikan jagung rebus sebagai pakan tambahan sebanyak 3-5% dari berat badan ikan.

****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!