Cara Kerja Motor Listrik, Yuk Pahami Prinsipnya!


839



Sebagaimana dilansir dari situs resmi Kementerian Perhubungan RI, pemerintah telah mengeluarkan Perpres 55 Tahun 2019 yang menegaskan tentang adanya Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai. Tentunya, karena motor listrik bakal jadi tunggangan kita sehari-hari di masa depan, sangat penting untuk mengenal bagaimana cara kerjanya atau aspek lain terkait jenis kendaraan tersebut. Untuk itu, yuk ketahui bagaimana cara kerja motor listrik, apa keuntungan mengendarainya, berapa pajaknya, hingga apa perbedaannya dengan sepeda listrik.Baca Juga: Cara Menghemat Listrik Di Rumah Yang Praktis Dan Sederhana 

Cara Kerja Motor Listrik

Sumber : UnsplashCara kerja motor listrik tentu berbeda dengan yang menggunakan bahan bakar minyak. Dalam hal ini, motor listrik dibedakan menjadi tiga jenis, yakni DC, induksi, dan sinkron. Berikut adalah cara kerja sepeda motor listrik berdasarkan jenisnya.

Motor listrik DC

Motor listrik ini mengandalkan dua bagian unit, yaitu rotor dan stator. Untuk bagian stator, unit tersebut terdiri atas rangka yang tidak dapat berputar dan kumparan medan. Sementara itu, pada bagian rotornya, unit ini terdiri atas kumparan jangkar yang bisa berputar. Pada prinsipnya, motor listrik DC mengandalkan elektromagnet. Jadi, jenis motor ini akan mengalirkan listrik ke kumparan hingga kemudian mencapai permukaan magnet di sisi utara. Setelah memperoleh arus listrik tersebut, magnet pun akan bergerak dari sisi kutub utara ke kutub selatan. 

See also  Pelajari 3 Cara Transfer OVO ke Paypal dengan Mudah di Sini!

Motor listrik Induksi

Mesin motor ini tidak beroperasi dengan kecepatan yang sinkron. Motor jenis ini akan memanfaatkan fenomena elektromagnet. Jadi, gaya gerak listrik akan diinduksi dan kemudian melintasi konduktor ketika medan magnet berputar. 

Motor listrik Sinkron

Cara kerja motor ini sangat dipengaruhi oleh interaksi antara magnet rotor dan stator. Untuk jenis ini, rotor menjadi magnet permanen yang akan disinkronkan dengan medan magnet berputar. Dengan begitu, putaran yang dihasilkan jadi terasa lebih sinkron, sesuai dengan frekuensi arus yang ditentukan. 

Keuntungan Motor Listrik

Sumber : UnsplashSetelah memahami cara kerjanya, berikut adalah keuntungan motor listrik yang perlu kamu pahami.

Tergolong minim perawatan

Jika dibandingkan dengan motor konvensional, motor listrik mempunyai jumlah komponen yang lebih sedikit. Artinya, kamu tidak perlu lagi mengganti oli atau melakukan pengecekan rutin terhadap busi motor. 

Memiliki torsi yang instan

Kamu bisa langsung dapat torsi puncak ketika tuas akselarator diputar. Ini tidak bisa kamu lakukan pada motor yang menggunakan BBM. Pasalnya, motor konvensional hanya bisa ke torsi tertinggi apabila mesinnya sudah mencapai putaran tertentu. 

Suaranya tidak berisik

Motor listrik adalah salah satu solusi untuk mengurangi adanya polusi suara. Hal ini karena sepeda motor listrik tidak mengalami proses internal yang dapat menimbulkan kebisingan saat mesinnya dinyalakan. Itulah mengapa jika dibandingkan dengan mesin motor konvensional, suara mesin motor listrik terbilang lebih senyap. 

Lebih efisien

Keuntungan lain memiliki motor listrik adalah kendaraan ini memiliki tingkat efisiensi yang tinggi. Bila dibandingkan dengan motor konvensional yang hanya 30%, tingkat efisiensi motor listrik bisa mencapai 90%. 

Ramah lingkungan

Ini tentunya menjadi salah satu keunggulan utama dari motor listrik. Pasalnya, mesin dari motor listrik tidak menghasilkan emisi, yang biasa dijumpai pada motor yang menggunakan bahan bakar minyak. Mesin motor listrik tidak mengeluarkan asap seperti motor konvensional, yang mana asap tersebut mengandung karbon monoksida dan karbon dioksida yang bisa mencemari udara. 

See also  Cara Cek Kuota AXIS supaya Internetan Tetap Lancar

Pengisian dayanya terbilang lebih murah

Keuntungan motor listrik lainnya adalah pengisian daya untuk jenis kendaraan ini terbilang lebih murah ketimbang kamu membeli BBM. Untuk sekali pengisian, cukup merogoh kocek sekitar Rp10.000 saja. Dengan biaya itu, kamu bisa menggunakan motor listrik untuk menjelajah banyak tempat seharian. 

Pajak Motor Listrik

Lalu, bagaimana dengan pajak motor listrik? Merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1/2021, pada pasal 10 dan 11, dikatakan bahwa tarif kendaraan bermotor listrik dan berbasis baterai adalah paling tinggi 10%. Sebab itu, beberapa motor listrik yang diluncurkan di Indonesia hanya kena pajak tahunan di kisaran Rp50.000.

Perbedaan Motor Listrik dan Sepeda Listrik

Meski tampaknya serupa, motor listrik dan sepeda listrik tidak sama, ya. Menurut Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 44/2020, motor listrik boleh digunakan di jalan raya atau jalan umum.  Sebaliknya, sepeda listrik tidak diperbolehkan untuk melintas di jalan raya atau jalan umum. Pasalnya, selain tidak memiliki plat nomor kendaraan, sepeda listrik juga hanya dirancang untuk pemakaian jarak dekat. Untuk pengisian baterai full, misalnya, sepeda listrik bisa menempuh jarak antara 20-30 km saja. Berbeda dengan motor listrik, rata-rata jarak tempuhnya bisa mencapai di atas 60 km. Demikian ulasan tentang cara kerja motor listrik, keuntungan motor listrik, hingga perbedaannya dengan sepeda listrik. Apa pun kendaraanmu, baik itu motor dan sepeda listrik, yuk pastikan pengisian dayanya selalu terjaga sebelum dipakai keluar rumah. Untuk itu, pastikan listrik rumahmu selalu tersedia, ya.Baca Juga: Kredit Investasi Adalah: Definisi, Fungsi, Ciri-Ciri, dan Contohnya Kamu bisa pakai  biar lebih praktis saat beli token listrik atau membayar tagihan listrik. Beli token listrik cuma dikenakan biaya Rp1.350, sementara ongkos admin untuk tagihan listrik hanya Rp1.800 loh.

See also  Cek Kuota Telkomsel


****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!