Manfaat Bunga Harian
Menghitung bunga harian sangat berguna untuk mengetahui jumlah pendapatan atau pengeluaran bunga. Salah satu kegunaannya adalah ketika seseorang mengalami keterlambatan dalam pembayaran kepada kreditur. Selain itu, menghitung bunga harian juga berguna bagi individu untuk mengevaluasi keuntungan dalam rekening tabungan atau investasi, serta memperkirakan biaya penutupan hipotek.
Cara Menghitung Bunga Harian
Berikut adalah contoh simulasi perhitungan bunga harian di bank.
Tanggal
Keterangan
Debit
Kredit
Saldo
01/06/2015
Saldo Awal
10.000.000
10.000.000
04/06/2015
Setoran Tunai
5.000.000
15.000.000
06/06/2015
Setoran Tunai
7.000.000
22.000.000
15/06/2015
Penarikan Tunai
10.000.000
12.000.000
17/06/2015
Penarikan Tunai
1.000.000
11.000.000
28/06/2015
Setoran Tunai
3.000.000
14.000.000
Jika suku bunga tabungan adalah 6%, maka perhitungannya adalah:
Bunga harian = Saldo harian x Suku bunga x (Jumlah hari pada bulan berjalan / Jumlah hari dalam setahun)
Maka, bunga yang diterima adalah:
Tanggal
Saldo
Jumlah Hari pada Bulan Berjalan
Bunga Harian
01/06/2015
10.000.000
3
10.000.000 x 6% x (3/365) = 4.931
04/06/2015
15.000.000
2
15.000.000 x 6% x (2/365) = 4.931
06/06/2015
22.000.000
9
22.000.000 x 6% x (9/365) = 32.547
15/06/2015
12.000.000
2
12.000.000 x 6% x (2/365) = 3.945
17/06/2015
11.000.000
11
11.000.000 x 6% x (11/365) = 19.890
28/06/2015
14.000.000
3
14.000.000 x 6% x (3/365) = 6.905
Jumlah bunga yang diterima selama bulan Juni adalah sebesar Rp73.149 (bunga bruto) dan akan dikurangi pajak sesuai dengan kebijakan bank. Jumlah bunga yang akan diterima oleh nasabah adalah setelah dikurangi pajak.
Perlu diketahui, besaran bunga tabungan yang diterapkan oleh setiap bank dapat berbeda-beda sesuai dengan kebijakan masing-masing bank. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui informasi lebih detail sebelum membuka rekening di sebuah bank.
****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!

