Pengertian Uang Kuasi
Uang Kuasi adalah jenis uang yang tidak dapat digunakan setiap saat dalam pembayaran karena adanya keterikatan waktu. Jenis uang ini termasuk deposito berjangka dan tabungan. Uang kuasi merupakan aset yang dimiliki oleh sektor swasta domestik namun hanya dapat digunakan untuk memenuhi sebagian fungsi uang. Artinya, fungsi uang sebagai media pertukaran tidak terpenuhi dalam uang kuasi.
Dalam istilah ekonomi, uang kuasi digunakan untuk menggambarkan aset yang dapat diuangkan dengan cepat. Uang kuasi terdiri dari deposito, tabungan, dan simpanan valas yang dimiliki oleh sektor swasta domestik.
Fungsi Uang Kuasi
Uang kuasi memiliki fungsi sebagai alat pembayaran dan sebagai alat tukar yang sah. Namun, jenis uang ini tidak dapat digunakan setiap saat karena adanya keterikatan waktu yang telah ditentukan.
Ciri-ciri Uang Kuasi
Uang Kuasi memiliki beberapa ciri-ciri yang membedakannya, antara lain:
- Dapat digunakan dalam transaksi ekonomi. Uang kuasi dapat digunakan untuk melakukan pembayaran dalam transaksi ekonomi yang dilakukan oleh sektor swasta domestik.
- Bentuk aset tidak memiliki tingkat likuiditas seperti uang kertas. Berbeda dengan uang kertas yang dapat dengan mudah dicairkan menjadi uang tunai, uang kuasi memiliki tingkat likuiditas yang lebih rendah.
- Pemilik uang kertas akan mengalami sedikit kesulitan dalam proses pencairan uang kuasi karena adanya keterikatan waktu yang diperlukan. Selain itu, sulit untuk mendapatkan bunga dari uang kuasi.
****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!

