Ternyata Segini Rata-rata Gaji di Indonesia Menurut BPS


846



Bulan Februari 2022 lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas). Pada survei tersebut, tercantum besaran rata-rata gaji di Indonesia.Ternyata, rata-rata gaji orang Indonesia adalah 2,89 juta per bulan. Nilai ini naik tipis dari tahun sebelumnya yaitu 2,86 juta per bulan.Menariknya lagi, terdapat perbedaan pada gaji laki-laki dan perempuan. Gaji rata-rata laki-laki sebesar 3,14 juta rupiah dan perempuan sebesar 2,43 juta rupiah.Lalu, rerata gaji juga dibedakan menjadi gaji perkotaan dan pedesaan. Di perkotaan, seseorang bisa mendapat gaji rata-rata sebesar 3,2 juta rupiah. Berbeda dengan orang di pedesaan dengan rata-rata gaji 2,2 juta rupiah.Selain itu, informasi mengenai rata-rata gaji juga dibedakan berdasarkan jenjang pendidikan dan provinsi. Informasi selengkapnya dapat Anda temui pada artikel berikut ini. 

Rata-rata Gaji di Indonesia Berdasarkan Jenjang Pendidikan

Selain dibedakan berdasarkan jenis kelamin dan daerah perkotaan atau pedesaan, rata-rata gaji di Indonesia juga dibedakan berdasarkan jenjang pendidikan. Seperti apa perbedaan gaji lulusan sekolah dan lulusan universitas? Berikut faktanya. 

Upah Rata-rata Per Jam

Jika menilik upah per jam, maka perbedaan gaji rata-rata di Indonesia untuk setiap tingkat pendidikan adalah sebagai berikut:

  • Tidak lulus atau lulus SD: Rp10.478,00 per jam.
  • SMP: Rp12.388,00 per jam.
  • SMA Umum: Rp16.961,00 per jam.
  • SMA Kejuruan: Rp18.029,00 per jam.
  • Diploma I/II/III: Rp25.881,00 per jam.
  • Universitas: Rp34.908,00 per jam.
See also  Standar Gaji Tenaga Kerja Asing di Indonesia Sesuai UU

 Secara umum, besaran gaji tersebut meningkat dari tahun sebelumnya. Misalnya gaji lulusan SMA Kejuruan meningkat dari Rp16.662,00. Peningkatan nilai tersebut membuat gaji SMA Umum dan SMA Kejuruan menjadi berbeda.Namun, di sisi lain terdapat penurunan gaji untuk lulusan diploma. Gaji lulusan tersebut turun dari Rp26.055,00 per jam. 

Upah Rata-rata Per Bulan

Sementara itu, jika melihat gaji per bulan, maka perbedaan yang diterima lulusan SD atau lebih rendah, SMP, SMA, diploma, dan universitas adalah:

  • Tidak atau belum pernah sekolah: Rp1.417.316,00 per bulan.
  • Tidak atau belum tamat SD: Rp1.637.233,00 per bulan.
  • SD: Rp1.870.491,00 per bulan.
  • SMP: Rp2.131.210,00 per bulan.
  • SMA Umum: Rp2.787.522,00 per bulan.
  • SMA Kejuruan: Rp2.837.162,00 per bulan.
  • Diploma I/II/III: Rp3.682.090,00 per bulan.
  • Universitas: Rp4.365.357,00 per bulan.

 Baca Juga: Daftar Pekerjaan dengan Gaji Tinggi di Indonesia 

Provinsi dengan Rata-rata Gaji Tertinggi dan Terendah

Rata-rata gaji setiap provinsi berbeda-beda. Ada provinsi yang memiliki rata-rata penghasilan tinggi, ada pula yang rendah. Keberagaman rata-rata gaji ini umumnya disebabkan oleh perbedaan pemenuhan kebutuhan.Lantas, provinsi manakah yang memiliki gaji tertinggi dan terendah? Berikut informasinya. 

Provinsi dengan Rerata Gaji Tertinggi

Terdapat tiga provinsi dengan rerata gaji bersih tertinggi, yaitu:

  • DKI Jakarta dengan gaji sebesar Rp5.900.000,00.
  • Papua dengan gaji sebesar Rp4.380.000,00.
  • Kepulauan Riau dengan gaji sebesar Rp4.130.000,00.

 Besaran gaji tersebut meningkat cukup banyak dari besar gaji rata-rata pada bulan Februari 2021 yaitu sebagai berikut:

  • Kepulauan Riau dengan gaji sebesar Rp4.300.000,00.
  • DKI Jakarta dengan gaji sebesar Rp4.120.000,00.
  • Papua dengan gaji sebesar Rp4.040.000,00.

 

Provinsi dengan Rerata Gaji Terendah

Sementara itu, tiga provinsi yang memiliki rata-rata gaji terendah adalah:

  • Nusa Tenggara Barat dengan gaji sebesar Rp2.010.000,00.
  • Nusa Tenggara Timur dengan gaji sebesar Rp2.130.000,00.
  • Jawa Tengah dengan gaji sebesar Rp2.140.000,00.
See also  Cara Menjaga Hubungan Sesama Karyawan di Lingkungan Kerja

 Berbeda dengan provinsi rata-rata gaji tertinggi yang tidak mengalami perubahan provinsi, pada provinsi dengan rata-rata gaji terendah justru terdapat perbedaan provinsi pada tahun 2021 dan 2022. Data bulan Februari 2021 menunjukkan provinsi dengan rerata gaji terendah yaitu:

  • Sulawesi Barat dengan gaji sebesar Rp1.940.000,00.
  • Jawa Tengah dengan gaji sebesar Rp2.190.000,00.
  • Nusa Tenggara Barat dengan gaji sebesar Rp2.210.000,00.

 

Hitung Gaji Karyawan dengan Akurat dengan Software Payroll

Bicara soal rata-rata gaji di Indonesia, tentu ada komponen lain yang perlu diperhitungkan. Misalnya saja tunjangan dan pembayaran pajak penghasilan atau PPh 21.Perhitungan tersebut cukup merepotkan, apalagi jika dilakukan secara manual. Ini karena setiap karyawan memiliki besaran gaji dan tunjangan yang berbeda. Sehingga, perhitungan gajinya pun akan berbeda.Maka tidak heran jika kita sering menemukan HR payroll perlu lembur hanya untuk menghitung gaji karyawan. Selain perlu lembur, HR juga harus benar-benar memastikan bahwa tidak ada kesalahan dalam perhitungan agar tidak menimbulkan kerugian.  Beruntungnya, sekarang Anda tidak akan merasa kerepotan jika mengelola gaji karyawan menggunakan Software Payroll . Hal ini disebabkan karena software ini bisa menghitung gaji secara otomatis, cepat, dan akurat melalui fitur Payroll Process. Sebelum perhitungan dilakukan, Anda bahkan juga bisa mengelola perbedaan komponen gaji karyawan lewat fitur Payroll Component.Tak lupa, Anda juga bisa melakukan simulasi perhitungan pajak lewat fitur Tax Calculator. Berkat fitur ini, Anda tak perlu khawatir dengan perhitungan jumlah pajak yang harus dibayar karyawan.Software Payroll ini bisa Anda dapatkan dengan menghubungi kami. Ajukan demo gratisnya sekarang juga!



****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!

See also  Kalender 2022 Terlengkap dengan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama