Jenis Pakan Ikan Nila agar Cepat Besar & Untung Melimpah!


848

Halo Anda Pembudidaya! Agar ikan nila tumbuh sehat dan cepat, pakan ikan nila perlu memiliki komposisi gizi yang seimbang. Selain itu, pilihan jenis pakan juga mempengaruhi pertumbuhan ikan nila. Bagaimana komposisi gizi yang seimbang dan jenis pakan yang baik untuk pertumbuhan ikan nila? Yuk, baca artikel lengkapnya di bawah!

Nutrisi yang Dibutuhkan Ikan Nila untuk Tumbuh Lebih Cepat

  • Kadar protein dalam pakan agar cepat besar adalah 28-50%. Persentase kandungan protein pada pakan bergantung pada ada atau tidaknya pakan alami di kolam. Jika pakan alami seperti plankton tersedia di kolam, maka kurangi kandungan protein pada pakan yang diberikan.
  • Karbohidrat adalah sumber energi utama yang dibutuhkan ikan nila untuk tumbuh dengan baik. Pakan ikan nila yang banyak mengandung karbohidrat memiliki harga yang relatif murah. Contoh makanan ikan nila yang kaya akan karbohidrat adalah dedak dan sisa nasi.
  • Lemak dan minyak dalam pakan ikan digunakan untuk melarutkan vitamin A, D, E, K, dan sumber asam lemak esensial. Atur kandungan lemak dan minyak dalam pakan selama masih di angka 5-12%. Jika pakan mengandung 12% lemak dan minyak, ikan nila akan berkembang lebih cepat.
  • Vitamin adalah zat yang berguna untuk proses metabolisme ikan nila. Jika ikan nila mengalami gangguan nafsu makan, gangguan warna sisik, serta gangguan keseimbangan, itu menunjukkan ikan nila kekurangan vitamin.
  • Kandungan mineral di dalam pakan dapat meningkatkan pertumbuhan, sintasan, dan kesehatan ikan, meskipun jumlah yang dibutuhkan sedikit.
See also  Berkenalan dengan Teknisi Tambak Udang dan SDM Lainnya

Jenis Pakan Ikan Nila

1. Pakan Organik

Pakan organik adalah pakan yang terbuat dari bahan alami tanpa kandungan bahan kimia di dalamnya. Penggunaan pakan organik akan lebih menghemat biaya pakan. Akan tetapi, ikan yang memakan pakan organik akan tumbuh relatif lebih lambat dibandingkan dengan ikan yang memakan pakan buatan. Anda bisa membuat pakan organik sendiri dengan mencampurkan bahan-bahan yang kaya akan nutrisi bagi ikan nila. Yuk, ketahui bahan-bahan yang biasanya digunakan sebagai campuran pakan organik!

  • Ampas kelapa cocok dicampurkan dengan nasi atau dedak sebagai pelengkap nutrisi. Untuk pemberian pakan yang berupa ampas kelapa ke ikan nila, Anda cukup menebarkannya ke kolam.
  • Dedak mampu mempercepat pertumbuhan karena mengandung 18% protein, 66% karbohidrat, dan 7% lemak. Dengan teksturnya yang halus, dedak cocok diberikan untuk ikan nila yang berukuran kecil. Meski mengandung banyak nutrisi yang baik bagi nila, dedak memiliki senyawa fitat yang berdampak negatif karena dapat mengikat protein dan mineral. Jika protein dan mineral terikat oleh senyawa filat, tubuh ikan nila tidak dapat menyerapnya dengan maksimal.
  • Kangkung mengandung protein, karbohidrat, kalsium, zat besi, lemak, vitamin A, vitamin C, dan fosfor yang baik bagi ikan nila. Tetapi, kangkung kerap dihinggapi lintah sehingga ikan nila beresiko tinggi terkontaminasi telurnya. Telur lintah dapat merusak jaringan dalam tubuh ikan dan menyebabkan anemia.
  • Plankton dan fitoplankton kaya akan serat sehingga mampu menyehatkan pencernaan ikan nila. Selain itu, plankton dan fitoplankton mengandung 21-37% protein yang dapat merangsang pertumbuhan ikan. Untuk menumbuhkan plankton dan fitoplankton di kolam, Anda cukup menaburkan pupuk khusus pada saat awal pembuatan kolam.
  • Sisa nasi memiliki harga yang relatif murah tetapi mengandung protein dan karbohidrat yang cukup untuk mempercepat pertumbuhan dan meningkatkan bobot ikan. Agar mencukupi nutrisi yang dibutuhkan ikan nila, sisa nasi dapat dicampur dengan dedak, sisa sayuran, dan ampas kelapa. Walaupun memiliki kandungan nutrisi yang baik, sisa nasi juga berisiko media pertumbuhan bakteri yang bisa menjadi racun bagi ikan nila.
  • Kutu air mengandung protein kompleks yang bisa meningkatkan bobot ikan. Jika dikonsumsi dengan rutin, kutu air akan membuat ikan nila lebih sehat dan lebih gemuk.
See also  Tips Cara Budidaya Ikan Bandeng, Cepat Panen & Untung Besar!

2. Pakan Anorganik

Pakan anorganik adalah pakan buatan pabrik yang nutrisinya sudah disesuaikan oleh ahli pakan untuk menunjang pertumbuhan ikan. Pakan anorganik dianggap lebih cepat membesarkan ikan karena mengandung bahan tambahan dan nutrisi yang lebih lengkap dibanding pakan buatan sendiri. Pakan anorganik juga bisa mempermudah Anda dalam berbudidaya karena pakan jenis ini praktis digunakan. Yuk, kenalan lebih dekat dengan pelet, salah satu jenis pakan anorganik yang baik bagi ikan nila!

Pelet sangat direkomendasikan untuk Anda yang ingin membudidayakan ikan nila. Selain karena ukuran dan variasinya yang beragam, Anda tidak perlu lagi repot meraciknya. Biasanya, semakin lengkap kandungan nutrisi yang terdapat di dalam pelet, semakin mahal juga harganya. Namun, kandungan nutrisi yang lebih lengkap itulah yang dapat mempercepat pertumbuhan ikan. Saat membeli pelet, Anda harus memastikan kondisi pelet yang baik. Pelet yang dalam kondisi bagus tidak akan hancur setelah ditebarkan ke air selama 10 menit. Pelet yang kondisinya masih bagus akan baik-baik saja jika disimpan selama 2 bulan.

Penebaran Pakan Ikan Nila

Setelah mengetahui jenis-jenis pakan yang baik untuk ikan nila serta cara memilihnya, saatnya Anda memperhatikan cara pemberian makanan yang tepat untuk ikan nila. Dalam sehari, ikan nila dapat diberi makan sebanyak 3 kali, yaitu pada pagi, siang, dan sore. Jumlah pakan yang cukup untuk ikan nila adalah sebanyak 3-4% dari bobot ikan. Anda juga disarankan untuk memberi tambahan asupan probiotik, vitamin C, antijamur, dan antibakteri. Hal ini berguna untuk meningkatkan vitalitas ikan dan memperkuat daya tahan tubuh ikan dari serangan penyakit.

****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!

See also  Jenis, Peluang, & Tips Lengkap Bisnis Ekspor Udang