Ini Dia Bisnis Waralaba yang Gampang Dilakukan


837

Ini Dia Bisnis Waralaba yang Mudah Dilakukan

Memulai usaha atau bisnis dapat dilakukan dengan berbagai skema. Salah satunya adalah melalui skema bisnis waralaba atau yang lebih dikenal dengan istilah franchise. Bisnis waralaba saat ini menjadi salah satu skema usaha yang semakin populer di Indonesia.

Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan bisnis waralaba? Menurut Asosiasi Franchise Indonesia, waralaba adalah suatu sistem distribusi barang atau jasa kepada pelanggan akhir dengan pemberian hak oleh pewaralaba atau franchisor kepada individu atau perusahaan untuk menjalankan bisnis dengan merek, nama, sistem, prosedur, dan cara yang telah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu.

Secara sederhana, bisnis waralaba adalah skema bisnis yang dijalankan oleh franchisee (pengguna lisensi waralaba) dengan menggunakan ide, sistem, dan konsep yang telah dibuat dan dibeli dari franchisor (pemilik lisensi waralaba).

Mengapa bisnis waralaba menjadi populer?

Hal ini karena bisnis waralaba merupakan skema bisnis yang relatif mudah dilakukan. Para pengguna lisensi waralaba tidak perlu repot dengan hal-hal seperti branding, produk, tempat usaha, dan kebutuhan bisnis lainnya. Semua hal tersebut akan disediakan oleh pemilik bisnis waralaba atau franchisor. Pewaralaba hanya perlu membayar biaya waralaba atau franchise fee kepada franchisor. Biasanya, franchise fee ini dibayarkan sekali di awal pembelian waralaba. Selain franchise fee, ada juga istilah royalty fee. Royalty fee adalah jumlah uang yang dibayarkan secara periodik oleh pewaralaba yang merupakan persentase dari omzet penjualan.

Lalu, apa saja jenis-jenis bisnis waralaba yang ada? Bisnis waralaba dapat ditemukan dalam bidang barang maupun jasa. Mulai dari bisnis kuliner yang populer hingga bisnis biro perjalanan dan travel.

See also  Restoran Fine Dining: Pengertian dan Keunggulannya

Untuk Anda yang tertarik mencoba peruntungan di bisnis waralaba, berikut ini adalah beberapa jenis franchise yang dapat Anda coba.

Kuliner

Kuliner adalah salah satu jenis bisnis waralaba yang paling populer. Kehadiran makanan dan minuman sebagai kebutuhan primer membuat industri kuliner tidak pernah mati. Contoh bisnis kuliner dalam skema waralaba yang paling mudah ditemui adalah makanan cepat saji atau fast food. Banyak usaha makanan cepat saji yang menjalankan bisnisnya dengan skema waralaba.
Namun, jika Anda memiliki dana terbatas, tidak perlu khawatir jika tertarik untuk terjun ke bisnis waralaba di bidang kuliner. Tidak hanya makanan cepat saji, saat ini ada banyak bisnis makanan dan minuman ringan yang menjalankan bisnisnya dengan skema waralaba.
Makanan dan minuman ringan saat ini memiliki pangsa pasar yang cukup besar. Dikemas dengan cara yang menarik dan kekinian, makanan dan minuman ini dikonsumsi terutama oleh anak muda. Terlebih lagi di era media sosial seperti sekarang ini. Contohnya adalah bubble tea, boba, kedai kopi, ayam geprek, kebab, dan cake serta donat.
Untuk memulai bisnis waralaba di bidang makanan dan minuman ringan, biasanya franchisor menawarkan paket waralaba dengan harga yang bervariasi. Di kelas ini, harga paket biasanya berkisar antara Rp 5.000.000 hingga Rp 15.000.000 tergantung pada fasilitas yang ditawarkan. Anda hanya perlu memilih paket yang sesuai dengan anggaran Anda.

Laundry

Selain kuliner, skema bisnis waralaba juga dapat ditemukan dalam bidang jasa. Salah satunya adalah bisnis binatu atau laundry pakaian kiloan. Usaha jenis ini juga memiliki potensi yang baik. Laundry kiloan, terutama di daerah perkotaan, memiliki permintaan yang tinggi. Kehidupan yang semakin sibuk dan tuntutan akan kecepatan membuat masyarakat perkotaan beralih menggunakan jasa laundry untuk mencuci pakaian mereka.
Tidak hanya pakaian, bisnis laundry juga merambah ke benda-benda rumah tangga lainnya seperti sepatu, tas, dan helm. Laundry sepatu umumnya menargetkan pasar anak muda dan remaja. Tren laundry sepatu ini cocok untuk Anda yang ingin memulai bisnis dengan modal terbatas.
Untuk bisnis waralaba laundry kiloan atau sepatu, modal awal yang diperlukan biasanya berkisar antara Rp 8.000.000 hingga Rp 12.000.000. Jumlah ini dapat bervariasi tergantung pada lokasi dan fasilitas yang ditawarkan oleh franchisor.

See also  Paket FirstMedia: Solusi Terbaik untuk Kebutuhan Hiburan dan Internetmu

Tour dan Travel

Di era media sosial seperti sekarang ini, traveling bukan lagi sekadar hobi. Berlibur ke destinasi menarik di dalam dan luar negeri telah menjadi kebutuhan yang dicari banyak orang. Terutama bagi mereka yang bosan dengan rutinitas sehari-hari. Oleh karena itu, bisnis waralaba tour dan travel juga merupakan pilihan yang menjanjikan. Jenis bisnis waralaba ini semakin banyak ditemui di Indonesia. Jenisnya beragam, mulai dari layanan wisata umum yang menyediakan tiket, pemandu wisata, hingga perjalanan wisata religi.
Modal awal yang diperlukan untuk memulai bisnis waralaba jenis ini biasanya berkisar antara Rp 10.000.000.

Layanan Paket dan Ekspedisi

Salah satu jenis bisnis waralaba lain yang dapat dipilih adalah layanan pengantaran paket dan ekspedisi. Di Indonesia, sudah banyak bisnis yang bergerak dalam bidang ini. Terlebih lagi, tren belanja online atau online shop semakin berkembang pesat. Hal ini tentu saja berdampak pada penggunaan layanan pengantaran paket.
Oleh karena itu, bisnis waralaba jenis ini patut dipertimbangkan jika Anda ingin memulai usaha waralaba. Modal awal untuk membeli franchise biasanya berkisar antara Rp 10.000.000 hingga Rp 15.000.000.

Sudah menentukan jenis bisnis waralaba yang ingin Anda pilih? Tunggu dulu. Sebelum memulai bisnis waralaba, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, pastikan Anda memilih dengan cermat jenis bisnis waralaba yang akan Anda jalankan. Karena tidak sedikit bisnis waralaba yang ternyata tidak berkualitas. Penting untuk memilih bisnis waralaba yang telah sesuai dengan prosedur dan memiliki aturan sistematis yang jelas. Pilihlah franchise yang sudah memiliki rekam jejak yang baik. Jangan tergoda dengan tawaran menarik dari pemilik waralaba. Selain itu, penting juga untuk melakukan survei lokasi sebelum memulai usaha waralaba.

See also  Perbedaan Pemasaran dan Penjualan yang Ada Dalam Dunia Bisnis

Kedua, sesuaikan dengan modal yang Anda miliki. Setiap orang memiliki modal yang berbeda-beda ketika membuka usaha. Oleh karena itu, lebih baik memilih bisnis waralaba yang sesuai dengan modal yang Anda miliki. Jangan terlalu memaksakan diri dengan memilih bisnis franchise yang membutuhkan modal besar jika Anda memiliki keterbatasan modal.

Jika Anda tidak memiliki modal awal untuk usaha, jangan khawatir. Saat ini banyak layanan perbankan yang menawarkan Kredit Tanpa Agunan atau KTA.

****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!