Cara Menghitung BEP Unit dengan Rumus Excel


834

Break Even Point (BEP) adalah salah satu konsep penting dalam analisis keuangan dan bisnis. Ini adalah titik di mana pendapatan dari penjualan suatu produk atau layanan sama dengan total biaya yang dikeluarkan untuk memproduksinya. Dalam bisnis, mencapai BEP adalah langkah penting karena setelah mencapai titik ini, setiap penjualan tambahan akan menghasilkan keuntungan bersih bagi perusahaan. Bagaimana cara menghitung BEP unit dengan Excel? Mari kita bahas langkah-langkahnya dengan lebih rinci.

Menghitung Total Cost

Langkah pertama dalam menghitung BEP unit adalah menghitung total cost atau total biaya yang diperlukan untuk memproduksi produk atau layanan tersebut. Ini mencakup biaya tetap (fixed cost), biaya tambahan (other cost), biaya variabel per unit (variable cost per unit), dan harga jual (selling price).

Rumus untuk menghitung total cost adalah sebagai berikut:

Total Cost = (Fixed Cost Other Cost) (Variable Cost per Unit * Selling Price)

  1. Fixed Cost (Biaya Tetap): Ini adalah biaya yang tetap atau tidak berubah terlepas dari jumlah unit yang diproduksi atau dijual. Contoh biaya tetap termasuk sewa ruang usaha, gaji tetap karyawan, dan biaya administrasi bulanan.
  2. Other Cost (Biaya Tambahan): Ini mencakup biaya-biaya tambahan yang mungkin timbul selama proses produksi atau penjualan. Misalnya, biaya periklanan tambahan atau biaya distribusi khusus.
  3. Variable Cost per Unit (Biaya Variabel per Unit): Ini adalah biaya yang berubah seiring dengan jumlah unit yang diproduksi atau dijual. Contoh biaya variabel termasuk bahan baku, tenaga kerja langsung, dan biaya produksi langsung lainnya.
  4. Selling Price (Harga Jual): Ini adalah harga per unit produk atau layanan yang dijual kepada pelanggan.
See also  Apa Itu Distributor? Berikut Pengertian, Fungsi, Jenis dan Kriterianya

Menghitung Nilai Penjualan

Selanjutnya, untuk menghitung nilai penjualan, Anda perlu mengalikan jumlah produk yang harus dijual (dalam unit) dengan harga jual (selling price). Rumusnya adalah sebagai berikut:

Nilai Penjualan = Jumlah Produk yang Harus Dijual (Unit) * Harga Jual (Selling Price)

Jumlah produk yang harus dijual ini akan ditentukan oleh berapa banyak produk yang harus dijual agar perusahaan mencapai BEP.

Menghitung BEP (Break Even Point) Dengan Exccel

Menghitung BEP (Break Even Point) Dengan Exccel

Setelah Anda menghitung total cost dan nilai penjualan, Anda dapat menghitung BEP dengan rumus berikut:

BEP (Break Even Point) = Nilai Penjualan (Sales Value) – Total Biaya (Total Cost)

BEP adalah titik di mana nilai penjualan sama dengan total biaya, yang berarti perusahaan tidak mengalami keuntungan atau kerugian bersih pada tingkat produksi atau penjualan tersebut.

Menghitung Jumlah Produk yang Harus Dijual Agar BEP

Sekarang, untuk menentukan jumlah produk yang harus dijual agar mencapai BEP, Anda dapat menggunakan fitur Excel yang disebut Goal Seek. Goal Seek memungkinkan Anda untuk menemukan nilai yang harus dimasukkan ke dalam sel tertentu untuk mencapai hasil yang diinginkan. Dalam hal ini, hasil yang diinginkan adalah BEP, yaitu nilai penjualan yang sama dengan total biaya.

Berikut langkah-langkah untuk menggunakan Goal Seek:

  1. Klik Goal Seek pada tab Data di Excel.
  2. Pada kotak dialog Goal Seek, lakukan langkah berikut:
    • Pilih lokasi sel yang berisi nilai BEP pada Set Cell.
    • Tulis angka 0 sebagai target BEP pada To Value.
    • Pilih lokasi sel yang berisi jumlah produk yang harus dijual agar BEP pada By Changing Cell.
  3. Klik OK, dan Goal Seek akan melakukan perhitungannya.

Hasilnya akan menunjukkan jumlah produk yang harus dijual agar perusahaan mencapai BEP. Dalam contoh di atas, jika menjual 200 produk setiap bulan, bisnis belum mencapai BEP. Namun, dengan menggunakan Goal Seek, Anda dapat menentukan bahwa bisnis harus menjual setidaknya 400 produk untuk mencapai BEP.

See also  7 Kesalahan HR Saat Melakukan Evaluasi Karyawan

Bagaimana Cara Membuat Chart BEP dengan Excel

Selain menghitung BEP, Anda juga dapat membuat chart BEP dengan menggunakan Microsoft Excel. Grafik BEP akan membantu Anda secara visual memahami titik di mana pendapatan sama dengan total biaya. Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat chart BEP:

Menyiapkan Data untuk Chart

Bagaimana Cara Membuat Chart BEP dengan Excel

Data yang diperlukan untuk membuat chart BEP meliputi:

  • Volume Penjualan (Sales Volume): Jumlah unit produk atau layanan yang dijual.
  • Biaya Tetap (Fixed Costs): Total biaya yang tetap atau tidak berubah.
  • Biaya Variabel (Variable Costs): Total biaya variabel yang berubah seiring dengan jumlah produk yang dijual.
  • Rerata Biaya Variabel (Average Variable Costs): Rata-rata biaya variabel per unit.
  • Harga Penjualan (Unit Sale Price): Harga per unit produk atau layanan.
  • Total Biaya (Total Costs): Total biaya yang mencakup biaya tetap dan biaya variabel.
  • Pendapatan (Revenue): Pendapatan dari penjualan.

Membuat Chart dengan Menu Insert => Chart

Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat chart BEP:

  1. Siapkan data-data di atas dalam bentuk tabel di Excel.
  2. Blok tabel yang mengandung data biaya (cost) dan pendapatan (revenue). Dalam contoh sebelumnya, blok tabel dari sel A11 hingga E20.
  3. Klik menu Insert dan pilih Insert Scatter (X, Y) or Bubble Chart pada grup Charts.
  4. Pilih jenis chart yang diinginkan. Microsoft Excel akan menampilkan chart BEP berdasarkan data yang Anda pilih.

Dengan chart BEP, Anda dapat dengan mudah melihat di mana garis pendapatan (revenue) dan garis total biaya (total costs) bertemu, yang merupakan titik BEP.

Menghitung Break Even Point

Untuk menambahkan BEP pada grafik BEP, Anda perlu menghitungnya terlebih dahulu. Ada dua jenis data BEP yang perlu dihitung, yaitu BEP volume penjualan dan BEP total penjualan dalam mata uang.

Menghitung BEP Volume Penjualan

BEP volume penjualan diperoleh dengan rumus berikut:

BEP Volume Penjualan = Biaya Tetap (Fixed Costs) / (Harga (Price) – Rerata Biaya Variabel (Average Variable Costs))

Dalam tabel di atas, rumusnya menjadi: =C3/(C5-C4)

Menghitung BEP Total Penjualan dalam Mata Uang

BEP total penjualan dalam mata uang diperoleh dengan rumus berikut:

See also  Apa Perbedaan Competence dengan Competency?

BEP Total Penjualan dalam Mata Uang = Biaya Tetap (Fixed Costs) / ((Harga (Price) – Rerata Biaya Variabel (Average Variable Costs)) / Harga (Price))

Dalam tabel di atas, rumusnya menjadi: =C3/((C5-C4)/C5)

Menambahkan Break Even Point pada Grafik

Setelah Anda menghitung BEP, langkah selanjutnya adalah menambahkannya pada grafik BEP. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Pilih range data yang berisi BEP volume penjualan atau BEP total penjualan dalam mata uang.
  2. Klik Select Data pada tab Design di Chart Tools.
  3. Lalu, klik kanan pada grafik dan pilih Select Data.
  4. Klik Add pada kotak dialog Select Data Source.
  5. Pilih nilai sel yang sesuai pada kotak dialog Edit Series.
  6. Klik kanan pada data yang telah ditambahkan dan pilih Format Data Series.
  7. Klik Marker pada tab Fill & Line, lalu pilih opsi Built-in pada Marker Options. Tentukan tipe dan ukuran yang tepat untuk titik BEP.

Hasilnya, grafik BEP akan menunjukkan dengan jelas di mana titik BEP terletak dalam hubungannya dengan volume penjualan atau total penjualan dalam mata uang.

Menambahkan Garis Break Even Point

Selain menampilkan BEP sebagai titik, Anda juga dapat menambahkan garis BEP pada grafik. Garis ini akan membantu Anda melihat dengan lebih jelas di mana BEP terletak. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Pilih range data untuk BEP volume penjualan atau BEP total penjualan dalam mata uang.
  2. Klik Add Chart Element pada tab Design di Chart Tools.
  3. Klik Error Bars, lalu More Error Bars Options.
  4. Klik tab Vertical Error Bar pada Error Bars Options.
  5. Pilih opsi Minus pada Direction, opsi No Cap pada End Style, dan ketik 100% pada Percentage Standard.
  6. Klik tab Fill & Line, lalu pilih warna dan ketebalan garis yang Anda suka di Solid Line.

Dengan menambahkan garis BEP, Anda dapat dengan mudah melihat di mana BEP terletak pada grafik dan bagaimana hubungannya dengan volume penjualan atau total penjualan dalam mata uang.

Demikianlah cara menghitung BEP unit dengan Excel beserta cara membuat grafiknya. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang sedang menjalankan bisnis atau ingin melakukan analisis keuangan yang lebih mendalam. Dengan memahami BEP, Anda dapat mengambil keputusan bisnis yang lebih cerdas dan efektif.

Referensi:

  1. wallstreetmojo.com
  2. officetooltips.com

****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!