Cara Membuat Kolam Terpal untuk Budidaya Ikan, Dijamin Mudah


851

Cara membuat kolam terpal adalah pengetahuan penting yang perlu diketahui sebelum memulai budidaya perikanan. Kolam terpal adalah jenis kolam yang paling sering digunakan oleh pembudidaya. Kenapa banyak yang memilih kolam terpal?

Padahal ada banyak jenis kolam lain dalam budidaya ikan. Keunggulan kolam terpal dibanding jenis kolam lainnya adalah proses pembuatannya yang murah, ikan tidak berbau lumpur, tidak mudah terkena banjir, dan kualitas air dapat dikontrol dengan baik sehingga ikan jarang terserang penyakit.

Berapa lama kolam terpal dapat bertahan? Kolam terpal dapat bertahan selama 3 tahun di luar ruangan dan 5 tahun di dalam ruangan. Dalam artikel ini, kami akan menjawab rasa penasaran mengenai kolam terpal, dari cara membuat kolam terpal, jenis-jenis kolam terpal, hingga jenis ikan yang dapat dibudidayakan di kolam terpal. Ayo kita simak!

5 Hal Penting Cara Membuat Kolam Terpal untuk Ikan

Sebelum membuat kolam terpal, ada beberapa hal penting yang perlu diketahui agar sukses dalam membuat kolam. Ini dia 5 kunci kesuksesan membuat kolam terpal.

1. Jenis Ikan

Pastikan ikan yang akan dibudidayakan cocok untuk hidup di kolam terpal. Ada beberapa jenis ikan yang tidak dapat hidup di kolam terpal, contohnya ikan yang harus hidup di kolam lumpur seperti belut.

See also  Penjelasan & Cara Mengolah Limbah Tambak Udang dengan Tepat

2. Ketinggian Kolam Terpal

Kolam terpal harus cukup tinggi untuk mencegah ikan melompat keluar kolam. Pastikan tinggi kolamnya cukup.

3. Kerangka Penyangga

Pastikan kolam yang dibuat memiliki kerangka penyangga yang kokoh. Jika kerangka penyangganya lemah, kolam dapat roboh karena tidak kuat menahan volume air.

4. Dasar Tanah Rata dan Tidak Tajam

Dasar tanah yang digunakan harus rata dan tidak ada batu atau benda tajam. Hal ini untuk menghindari kolam terpal bocor akibat tertusuk benda tersebut. Hindari juga menggunakan kerangka besi yang mudah berkarat. Lebih baik menggunakan belahan bambu yang kuat.

5. Punya Saluran Pembuangan Air

Kolam terpal harus memiliki saluran pembuangan air yang baik agar air bisa mengalir dengan lancar. Saluran pembuangan air digunakan untuk membersihkan air ketika kolam kotor. Kualitas air yang baik menjadi kunci dalam budidaya ikan.

Jenis Kolam Terpal untuk Budidaya Ikan

Ada 2 jenis kolam terpal untuk budidaya ikan, yaitu kolam terpal di atas permukaan tanah dan kolam terpal di dalam tanah.

1. Kolam Terpal di Atas Permukaan Tanah

Kelebihan kolam terpal di atas tanah adalah praktis dan mudah untuk dibuat. Jadi, tidak perlu kesulitan menggali tanah lagi. Kolam terpal jenis ini juga tidak mudah terkena banjir. Namun, kolam ini mudah jebol jika konstruksinya tidak kuat dan suhu kolam cenderung fluktuatif. Pastikan menggunakan material yang kuat untuk membuat kolam terpal di atas tanah.

2. Kolam Terpal di dalam Tanah

Kolam terpal di dalam tanah tidak mudah rusak dibandingkan kolam terpal di atas tanah. Suhu kolam juga lebih stabil karena panasnya distabilkan oleh tanah di sekelilingnya. Kekurangan jenis kolam ini adalah lebih mudah terkena banjir, sehingga ikan mudah keluar dari kolam. Pembuatan kolam terpal dalam tanah cukup sulit dibandingkan di atas tanah, terutama karena sistem pembuangan dan investasinya cukup besar.

See also  Tips Budidaya Bibit Lele Sangkuriang

Berapa Luas Kolam Terpal yang Ideal?

Menentukan luas kolam terpal yang ideal bergantung pada jumlah ikan yang akan dibudidayakan. Dari jumlah ikan tersebut, bisa mengkaji berapa padat tebar yang diinginkan dan berapa luas kolam terpal yang dibutuhkan. Secara umum, luas kolam terpal yang kecil berkisar antara 2x3x1 m, sedangkan kolam terpal berukuran besar memiliki ukuran 4x5x1 m.

7 Cara Membuat Kolam Terpal yang Tepat dan Mudah

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membuat kolam terpal dengan benar. Ini dia 7 cara pembuatan kolam terpal yang tepat.

1. Kolam Terpal di Atas Tanah

Peralatan yang harus disiapkan untuk membuat kolam terpal di atas permukaan tanah adalah terpal, bambu, kayu, ring logam, pipa, dan selang. Tahapan pembuatannya sebagai berikut:

  • Buat denah sesuai ukuran kolam. Misalnya, ukuran 2x4x1 atau 4x6x1 m.
  • Buat pondasi kolam yang kuat untuk menahan beban volume air yang besar. Gunakan rangka dari kayu atau bambu.
  • Buat saluran keluar masuk air pada kolam. Cara pembuatannya akan dijelaskan lebih detail pada bagian selanjutnya.
  • Pasang terpal ke dalam kerangka dengan kuat agar tidak mudah lepas.

2. Kolam Terpal di Bawah Tanah

Perlengkapan yang diperlukan untuk membuat kolam terpal di bawah tanah adalah cangkul, terpal, meteran, dan bambu. Tahapan pembuatannya sebagai berikut:

  • Buat denah kolam dengan ukuran yang diinginkan. Umumnya kolam terpal di bawah tanah memiliki ukuran 2x4x1 m dengan luas terpal 4×6 m.
  • Tancapkan pasak pada lahan sesuai ukuran kolam yang ingin dibuat. Cangkul area kolam untuk membuat lubang sesuai ukuran.
  • Buat saluran pembuangan air pada kolam terpal. Cara pembuatannya akan dijelaskan pada bagian selanjutnya.
  • Pasang terpal pada kolam yang sudah digali dengan kuat agar tidak lepas.
See also  Pakan Udang Windu: Jenis, Kandungan Nutrisi, dan Manfaat

3. Pembuatan Saluran Pembuangan Air

Saluran pembuangan air penting dalam budidaya di kolam air tawar. Saluran ini menjaga kualitas air yang digunakan. Bahan yang diperlukan adalah pipa PVC, sambungan pipa, sok penutup, amplas, gergaji besi, pisau, dan lem. Tahapan pembuatannya sebagai berikut:

  • Potong ujung pipa paralon menjadi dua bagian dengan ukuran 8-10 cm. Lilitkan amplas pada ujung paralon.
  • Masukkan ujung pipa yang telah dililit amplas ke dalam sok penyambung. Putar ujung pipa dalam sok penyambung agar lubang sok menjadi kasar. Lepaskan amplas dari ujung paralon.
  • Letakkan lembaran terpal di antara pipa PVC dan sok penyambung. Tekan dengan hati-hati agar terpal masuk dalam lubang sok. Pastikan tidak ada kebocoran dengan memukul perlahan untuk menjaga sambungan ketat.
  • Beri sayatan pada terpal untuk membuat lubang. Gosok tepian lubang secara melingkar agar halus.
  • Jika sudah memastikan tidak ada kebocoran, tambahkan perekat di sekitar sok penyambung luar dan tutup dengan sok penutup.

Jenis Ikan yang Bisa Dibudidayakan di Kolam Terpal

Setelah selesai membuat kolam terpal, langkah selanjutnya adalah memilih jenis ikan yang akan dibudidayakan. Tidak semua jenis ikan cocok untuk dibudidayakan di kolam terpal. Beberapa jenis ikan hidup di kolam lumpur sehingga kurang cocok untuk kolam terpal. Berikut jenis-jenis ikan yang dapat dibudidayakan di kolam terpal:

  1. Ikan Gurame
  2. Ikan Lele
  3. Ikan Patin
  4. Ikan Nila
  5. Ikan Bawal
  6. Ikan Gabus
  7. Ikan Mas

****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!