Tingkatkan Kesuksesan Bisnis Dengan Mempelajari Cara Membuat Business Goals


866



Cara membuat business goals tidaklah sesulit yang dibayangkan, asalkan Anda mau mempelajari dan memahaminya. Business goals merupakan komponen penting dalam bisnis karena berisikan mengenai tujuan jangka pendek dan panjang. Sebagai pelaku usaha, Anda disarankan membuat business goals secara terperinci dan dilengkapi tenggat waktu. Business goals akan mendorong Anda lebih fokus dalam menyiasati strategi yang digunakan untuk mencapai target.

Apa yang Dimaksud Business Goals?

Sebelum membahas mengenai pengertian business goals, Anda harus mengetahui perbedaan goal dan target serta goals setting terlebih dahulu. Goal atau tujuan adalah hasil akhir yang ingin dicapai. Objective atau target adalah langkah spesifik dan terukur untuk mencapai goal tersebut.
Goals setting merupakan proses mengambil langkah untuk mencapai hasil yang sesuai keinginan. Adanya target akan membuat Anda lebih memahami kinerja yang diinginkan di dunia kerja. Orang yang memiliki goal setting akan termotivasi meraih kesuksesan sehingga hidupnya pun lebih berkualitas.
Business goals adalah target bisnis yang harus dicapai oleh individu atau perusahaan dalam jangka waktu tertentu. Biasanya, target bisnis dibagi menjadi tujuan jangka pendek dan panjang. Target bisnis dapat bersifat umum, tingkat tinggi, maupun berupa tindakan spesifik terukur. Ketika membangun bisnis, Anda harus berkonsentrasi terhadap tiga hierarki sasaran bisnis, yakni bertahan, mempertahankan, dan keuntungan.
Di tahap awal, Anda akan melakukan apa pun agar bisnis tetap eksis demi kelangsungan bisnis perusahaan. Setelahnya, Anda mempertahankan bisnis sembari melakukan evaluasi dan melihat gambaran yang lebih besar. Di puncak piramida, Anda baru bisa benar-benar berfokus pada keuntungan. Namun, tetap harus bijaksana dalam mengambil keputusan bisnis di masa depan.

See also  Berbagai Tipe Pendanaan Startup, Dari Konsepsi Hingga Go Public

Metode Merancang Business Goals

Terdapat beberapa metode yang kerap digunakan untuk merancang business goals, di antaranya:

1. KPI

Key Performance Indicator (KPI) adalah alat ukur yang menunjukkan efektivitas perusahaan untuk mencapai tujuan utama bisnis dan langkah atau solusi untuk menyikapi kondisi perusahaan. Singkatnya, KPI adalah rencana dan strategis yang terukur. KPI dibuat dengan menyertakan persentase kesuksesan target.
KPI dirancang untuk memudahkan Anda melihat perkembangan pencapaian bisnis sebelumnya. Apabila angka KPI belum tercapai, Anda bisa melakukan evaluasi untuk meningkatkan angka KPI di periode selanjutnya. Terdapat tujuh karakteristik KPI yang efektif, yakni sederhana, selaras, relevan, terukur, dapat dicapai, tepat waktu, dan terlihat.

2. OKR

Objectives Key Results (OKR) adalah kerangka kerja yang dirancang untuk mendorong perusahaan menetapkan, mengomunikasikan, serta memantau tujuan dan hasil organisasi secara luas. Kerangka kerja ini dimaksudkan agar perusahaan lebih transparan sehingga mampu menyelaraskan tujuan bisnis, tim, serta individu dengan cara hierarkis dan terukur. OKR terbagi menjadi dua komponen, yakni tujuan dan hasil utama.
Target OKR dibuat kualitatif sehingga Anda harus menjelaskan cara mencapai tujuan dalam waktu periode tertentu. OKR biasanya akan ditinjau dan dievaluasi secara berkala. Serupa dengan KPI, OKR juga memiliki sejumlah kunci untuk mencapai kesuksesan target. Kunci tersebut adalah fokus, selaras, dan transparan.

3. SMART

SMART merupakan metode pembuatan business goals yang memanfaatkan software ERP untuk mempermudah penerapannya. SMART berasal dari kata Specific (spesifik), Measurable (terukur), Attainable (dapat dicapai), Relevant (relevan), dan Time-bound (terikat waktu). Metode SMART akan membantu Anda merancang target yang spesifik, terukur, dan realitsis.
Kelima elemen tersebut efektif mendorong kemajuan bisnis Anda. Kesederhanaan SMART dalam merespon kebutuhan dan menganalisis respon secara transparan memudahkan pembuat keputusan memahami masalah yang tengah dihadapi. Penerapan metode SMART yang tepat akan membawa bisnis Anda berkembang pesat.

See also  Analisis Usaha: Pengertian, Cara, dan Tujuannya dalam Pengembangan Usaha

Cara Membuat Business Goals

Lantas bagaimana cara membuat business goals? Berikut tips yang bisa Anda coba.

  1. Tentukan Tujuan
    Tentukan tujuan yang hendak dicapai. Namun, perlu diingat bahwa untuk mencapai tujuan besar diperlukan target yang terperinci dan dilakukan secara bertahap. Target yang spesifik akan memudahkan Anda menetapkan langkah mencapainya. Pastikan juga bahwa target tersebut realistis untuk digapai.

Contoh: apabila Anda memiliki tujuan untuk memperbesar bisnis dengan penghasilan minimal Rp300 juta per bulan, Anda harus mendorong penjualan secara maksimal. Tetapkan target pemasukan harian Rp10 juta. Untuk mencapainya Anda bisa mengoptimalkan strategi marketing dengan memanfaatkan media sosial, pemberian diskon, ongkos kirim gratis, atau undian kejutan.

  1. Pilih Metode
    Pilihlah salah satu metode yang telah dibahas sebelumnya. Supaya lebih mudah, perhatikan bagan berikut.

KPI
KPI lebih terinci dan kompleks sehingga Anda harus menjelaskan target dan pengaruhnya terhadap kinerja. Selain menyertakan riwayat KPI periode sebelumnya, Anda harus menjelaskan operasional perusahaan dan memberikan catatan mengenai kemajuan perusahaan sebagai bahan evaluasi.
Contoh dalam perusahaan manufaktur, KPI yang dibuat setiap tim yang terlibat sebagai berikut.

  • Tim Produksi – Mengukur efisiensi produksi, waktu siklus produksi, menghitung rasio error produksi, dan rasio kualitas produk.
  • Tim Sales – Mengukur total penjualan, menghitung waktu yang dibutuhkan untuk menggaet konsumen baru, melakukan retensi pelanggan, dan menghitung dana promosi.
  • Tim Keuangan – Mengukur rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio profitabilitas, dan rasio turnover.
  • Tim Digital Marketing – Meningkatkan traffic halaman website dan engagement akun media sosial, serta menghitung rasio konversi dari konsumen melakukan klik hingga pembelian.

OKR

  • Metode OKR dapat Anda susun dalam bentuk to do list. Anda juga bisa mendiskusikan target yang harus dicapai bersama rekan setim.
  • Objective – Meningkatkan pendapatan perusahaan Rp1.2 miliar per tahun.
  • Key Results – Meningkatkan pendapatan bulan Rp100 juta per bulan, meningkatkan penjualan hingga 10%, dan memaksimalkan strategi marketing.
See also  Sales Force: Tim Penjualan yang Mampu Mengembangkan Bisnis Perusahaan

SMART
Metode SMART berfokus pada tujuan sehingga Anda harus memahami skala prioritas. Urutkan tugas apa yang perlu Anda kerjakan lebih dulu hingga selesai. Kelompokkan tujuan besar menjadi beberapa tujuan kecil sehingga lebih mudah dicapai.

  • Specific – Apa yang ingin dicapai? Mengapa? Siapa saja yang akan terlibat? Di mana dan bagaimana Anda mencapainya?
  • Measurable – Bagaimana Anda mengukur perkembangan tujuan yang dirancang? Bagaimana kamu mengetahui tujuan tersebut berhasil dicapai?
  • Attainable – Apakah tujuan dapat dicapai dengan sumber daya dan skill saat ini? Jika tidak, bagaimana Anda mendapatkan hal tersebut?
  • Relevant – Apakah tujuan ini sama dengan tujuan umum ataukah prioritas?
  • Tirmely – Kapan tujuan akan tercapai? Kapan target harus dicapai? Kapan tenggat waktunya?
  1. Komitmen
    Setelah membuat target yang spesifik, dibutuhkan komitmen yang kuat untuk mencapai target tersebut. Berbekal komitmen, Anda akan tetap berusaha sekalipun mengalami kesulitan. Alih-alih putus asa, Anda justru termotivasi untuk membuktikan kemampuan melewati rintangan tersebut.

Demikianlah cara membuat business goals yang akan memudahkan Anda menjalankan bisnis dan mencapai tujuan yang diharapkan. Gunakan platform for Business untuk kemudahan transaksi bisnis antarbank bebas biaya admin. Mau transfer ke banyak rekening? Lebih praktis pakai for Business!



****
Subscribe, follow @dramatizencom dan ikuti terus dramatizen.com untuk berbagai inspirasi terbaru dan agar hari harimu makin seru!